OJK: Penyaluran Kredit Perbankan Kembali Mencatat Akselerasi pada Juni 2026

Avatar photo

- Reporter

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, memaparkan kinerja Perbankan
dalam Konferensi Pers Hasil RDKB Juli 2026 di Jakarta, Selasa (4/8).

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, memaparkan kinerja Perbankan dalam Konferensi Pers Hasil RDKB Juli 2026 di Jakarta, Selasa (4/8).

Pilarjateng.com, Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kredit tumbuh 12,67% secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp 9.081 triliun pada Juni 2026, meningkat dibandingkan pertumbuhan pada Mei 2026 yang sebesar 11,51% yoy.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae mengatakan, penguatan tersebut menunjukkan fungsi intermediasi perbankan tetap terjaga di tengah profil risiko industri yang masih terkendali.

“Kinerja intermediasi perbankan melanjutkan tren penguatan dengan profil risiko yang terjaga. Pertumbuhan kredit pada Juni 2026 kembali terakselerasi menjadi 12,67% yoy menjadi sebesar Rp 9.081 triliun,” ujar Dian dalam Konferensi Pers Hasil Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) Juli 2026 di Jakarta, Selasa (4/8).

Baca Juga:  Pemkab Wonosobo Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga

Berdasarkan jenis penggunaan, Kredit Investasi masih menjadi motor utama pertumbuhan dengan kenaikan 24,9% yoy. Sementara Kredit Modal Kerja tumbuh 8,94% yoy dan Kredit Konsumsi meningkat 5,75% yoy.

Dari sisi debitur, kredit korporasi mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 20,45% yoy. Adapun kredit UMKM melanjutkan tren perbaikan dengan tumbuh 1,05% yoy, lebih tinggi dibandingkan Mei 2026 yang sebesar 0,60% yoy. Sementara berdasarkan kelompok bank, kredit bank BUMN mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 16,54% yoy.

Di segmen pembiayaan digital, baki debet kredit buy now pay later (BNPL) perbankan mencapai Rp 30,7 triliun atau tumbuh 33,54% yoy. Meski laju pertumbuhannya melambat dibandingkan Mei yang mencapai 37,72% yoy, jumlah rekening BNPL terus meningkat menjadi 32,77 juta.

Baca Juga:  Tim SAR Berhasil Evakuasi Pecinta Reptil yang Jatuh ke Jurang Lawe Benowo

Di sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 10,21% yoy menjadi Rp 10.282 triliun. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh kenaikan tabungan sebesar 12,16% yoy, giro 9,95% yoy, dan deposito 8,25% yoy.

Pertumbuhan kredit yang lebih tinggi dibandingkan DPK membuat rasio likuiditas perbankan menurun. Namun, OJK menilai kondisi likuiditas masih sangat memadai. Rasio Alat Likuid terhadap Non-Core Deposit (AL/NCD) tercatat 101,92% dan Alat Likuid terhadap Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) sebesar 23,08%, masih jauh di atas ambang batas masing-masing 50% dan 10%. Sementara Liquidity Coverage Ratio (LCR) berada di level 182,75%.

Baca Juga:  Sebanyak 96 Tukang Ikuti Pelatihan dan Sertifikasi Jago Bangunan di Polines

Pada saat yang sama, kualitas aset perbankan terus membaik. Rasio kredit bermasalah (NPL) gross turun menjadi 2,09% dari 2,17% pada Mei 2026, sedangkan NPL net membaik menjadi 0,82%. Loan at Risk (LaR) juga turun ke level 8,47% dari sebelumnya 8,72%.

Profitabilitas industri ikut meningkat dengan return on assets (ROA) mencapai 2,47%, naik dari 2,45% pada bulan sebelumnya. Adapun permodalan perbankan tetap solid dengan rasio kecukupan modal (CAR) sebesar 23,70%, yang dinilai memadai untuk menopang ekspansi kredit sekaligus menyerap potensi risiko.

 

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Wonosobo Salurkan Bantuan dan Trauma Healing untuk Korban Kebakaran di Tieng
Pengajian Akbar Maulid Nabi di Al Khoiriyyah Semarang, Siswa-Siswi Tampilkan Ragam Seni dan Dakwah
Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata
Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan
Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo
Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal
Pemkab Wonosobo Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga
OJK: Perbankan Tetap Optimis, Kinerja dan Risiko Terjaga di Triwulan III 2026

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 18:22 WIB

Polres Wonosobo Salurkan Bantuan dan Trauma Healing untuk Korban Kebakaran di Tieng

Sabtu, 12 September 2026 - 16:07 WIB

Pengajian Akbar Maulid Nabi di Al Khoiriyyah Semarang, Siswa-Siswi Tampilkan Ragam Seni dan Dakwah

Sabtu, 12 September 2026 - 11:16 WIB

Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata

Jumat, 11 September 2026 - 18:52 WIB

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan

Jumat, 11 September 2026 - 18:32 WIB

Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo

Berita Terbaru