Operasi SAR Pencarian Korban Bencana Petungkriyono Resmi Ditutup

Avatar photo

- Reporter

Senin, 27 Januari 2025 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kantor Basarnas Semarang, Budiono selaku SAR Mission Coordinator (SMC) didampingi Dandim 0710 Pekalongan, Letkol Inf Rizky Aditya selaku Incident Command (IC) Tanggap darurat, Senin (27/1/2025) menutup Operasi SAR pencarian korban banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di desa Kasimpar kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan.

Kepala Kantor Basarnas Semarang, Budiono selaku SAR Mission Coordinator (SMC) didampingi Dandim 0710 Pekalongan, Letkol Inf Rizky Aditya selaku Incident Command (IC) Tanggap darurat, Senin (27/1/2025) menutup Operasi SAR pencarian korban banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di desa Kasimpar kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan.

Pilarjateng.com, Pekalongan – Operasi SAR pencarian korban banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di desa Kasimpar kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan yang terjadi pada Senin, 20 Januari 2025, hari ini  Senin (27/1/2025) secara resmi ditutup. Penutupan dilakukan oleh Kepala Kantor Basarnas Semarang, Budiono selaku SAR Mission Coordinator (SMC) didampingi Dandim 0710 Pekalongan, Letkol Inf Rizky Aditya selaku Incident Command (IC) Tanggap darurat.

Dalam sambutannya, Budiono mengatakan bahwa sesuai dengan prosedur bahwa pelaksanaan operasi SAR banjir bandang dan tanah longsor di Petungkriyono berlangsung selama 7 hari atau bisa lebih cepat apabila korban sudah ditemukan semuanya.

“Hingga hari sabtu (26/1/25) seluruh korban longsor sudah berhasil dievakuasi dan diidentifikasi oleh tim SAR gabungan sesuai dengan laporan kehilangan yang masuk. Sedangkan satu korban terakhir atas nama Teguh Imanto, warga Kayupuring, ternyata bukan korban dari kejadian tanah longsor di desa Kasimpar, melainkan korban kejadian terseret arus sungai Welo yang meluap di atas jembatan Sepingit atau Tinalum dimana saat meluap itu korban melintas dan terseret arus,” beber Budiono.

Baca Juga:  Dua Atlet Dayung Tenggelam Saat Berlatih di Sungai Laes Pemalang

Budiono menambahkan bahwa pihaknya sebenarnya sudah melakukan pencarian di sungai Welo, dari bawah kafe Allo hingga ke objek wisata Black Canyon yang berada tak jauh setelah jembatan Sepingit. Pencarian  dilakukan sejak Rabu karena sudah ada dua korban longsor yang ditemukan di lokasi sungai tersebut.

Baca Juga:  TMMD, Wujud Nyata Sinergi TNI-Polri, Pemda dan Masyarakat dalam Membangun Desa

“Kami mengevakuasi 2 jenazah dari dekat jembatan Sepingit atas laporan warga. Kemudian kami mengirim satu SRU untuk penyisiran disana siapa tau bisa menemukan korban lagi, namun hingga Jumat tidak ada lagi tanda-tanda keberadaan korban longsor,” imbuhnya.

Dengan ditemukannya seluruh korban longsor di desa Kasimpar, maka sudah selesai pelaksanaan operasi SAR. Namun, untuk korban terakhir tetap akan dilakukan pemantauan dan apabila korban berhasil ditemukan, maka Basarnas siap untuk melakukan evakuasi.

Pihak keluarga korban atas nama Teguh Imanto juga menyatakan pihaknya mengikhlaskan atas apa yang terjadi terhadap anggota keluarganya.

“Istri saudara Teguh menyatakan kepada kami bahwa keluarga telah ikhlas dan tidak keberatan apabila operasi pencarian dihentikan. Namun kami dari Basarnas akan terus melakukan pemantauan dan melakukan koordinasi dengan pihak terkait apabila ada informasi penemuan kami siap mengevakuasinya sesuai dengan permintaan keluarga,” ucap Budiono.

Baca Juga:  Pabrik Kemasan Kertas Asal Tiongkok Berinvestasi di Kendal

“Maka dengan ditemukannya seluruh korban tanah longsor di desa Kasimpar, maka pada hari ini, senin, 27 Januari 2025 pada pukul 09.30 WIB operasi SAR ini resmi kami tutup. Namun untuk masa tanggap darurat, proses rehabilitasi masyarakat terdampak masih akan berlangsung hingga tujuh hari kedepan,” tambah Budiono.

“Terimakasih juga untuk semua pihak tim SAR gabungan baik dari TNI, Polri, BPBD, serta seluruh Potensi SAR yang telah bekerja keras hingga seluruh korban berhasil ditemukan,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Puluhan Pesepakbola Cilik Ikuti Festival FORSGI di Stadion Krida Rembang
Polres Demak Sita 324 Botol Miras dalam Razia di Tiga Kecamatan
Dua Jabatan Strategis di Polres Demak Berganti, Kapolres Dorong Kinerja Profesional
Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Kasus Narkoba di Demak
Solusi Bangun Indonesia Salurkan 21 Ekor Hewan Kurban untuk Masyarakat di Cilacap
OJK Percepat Pertumbuhan Ekonomi Daerah Melalui Sinergi Lintas Sektor
Warga Kumendung Rembang Sembelih Sapi Kurban Bantuan Presiden Seberat 1 Ton Lebih
Idul Adha 1447 H, Polres Demak Salurkan Daging Kurban kepada Masyarakat

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:37 WIB

Puluhan Pesepakbola Cilik Ikuti Festival FORSGI di Stadion Krida Rembang

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:17 WIB

Polres Demak Sita 324 Botol Miras dalam Razia di Tiga Kecamatan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:55 WIB

Dua Jabatan Strategis di Polres Demak Berganti, Kapolres Dorong Kinerja Profesional

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:14 WIB

Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Kasus Narkoba di Demak

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:21 WIB

Solusi Bangun Indonesia Salurkan 21 Ekor Hewan Kurban untuk Masyarakat di Cilacap

Berita Terbaru