Pemkab Rembang Usulkan Empat Proyek Strategis ke BBWS Pemali Juana, Termasuk Embung Kaliombo

Avatar photo

- Reporter

Senin, 28 April 2025 - 20:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim DPUTARU Rembang, saat kunjungan ke kantor BBWS Pemali Juana di Semarang, Jumat (25/4/2025).

Tim DPUTARU Rembang, saat kunjungan ke kantor BBWS Pemali Juana di Semarang, Jumat (25/4/2025).

Pilarjateng.com, Rembang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur sumber daya air. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPU TARU), Pemkab telah berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana terkait empat program prioritas, salah satunya pembangunan embung Kaliombo.

Kepala DPUTARU Rembang, Maryosa, menyampaikan bahwa kunjungan ke kantor BBWS Pemali Juana di Semarang, Jumat (25/4/2025) lalu, merupakan tindak lanjut dari langkah Bupati Harno bersama Anggota Komisi V DPR RI, Harmusa Oktaviani, dalam memperjuangkan pembangunan daerah.

Baca Juga:  Bupati Rembang Ajak Masyarakat Perkuat Budaya Menabung dan Kembangkan Usaha

“Ini bagian dari upaya kita mewujudkan pembangunan strategis di Rembang. Ada empat usulan utama dari Bidang Sumber Daya Air,” ujar Maryosa, Selasa (28/4/2025).

Program pertama yang diusulkan ke pemerintah pusat adalah pembangunan Embung Kaliombo. Menurut Maryosa, pembebasan lahan untuk proyek tersebut telah rampung, proses review Detail Engineering Design (DED) nantinya dilakukan oleh BBWS Pemali Juana.

Baca Juga:  24 Pejabat Administrator dan Pengawas di Lingkungan Pemkab Demak Dilantik

“Perkiraan anggarannya sekitar Rp30 miliar. Namun kepastiannya nanti setelah DED selesai direview, kemungkinan dua hingga tiga bulan selesai,” jelasnya.

Program kedua adalah pembangunan long storage di Sungai Kalipang, Kecamatan Sarang. Infrastruktur ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air baku dan pengairan sawah di wilayah tersebut.

“Kita estimasikan sekitar Rp20 miliar. Harapannya bisa terealisasi tahun ini atau paling lambat tahun depan,” kata Maryosa.

Baca Juga:  Menteri Hukum Tutup Kongres XXIV INI, Tekankan Transformasi Digital dan Integritas Notaris

Usulan ketiga berkaitan dengan pembangunan saluran irigasi untuk memaksimalkan fungsi Embung Randugunting di Blora. Saluran tersebut akan mengalirkan air ke Bendungan Kedung Sapen di wilayah Sumber, Rembang.

Sementara usulan keempat adalah pembangunan tanggul pantai di kawasan pesisir utara Rembang, seperti Sarang, Sluke, dan Tanjungsari. Meski beberapa dokumen DED sudah tersedia, kajian ulang tetap dilakukan.

“Untuk Tanjungsari, tahun ini ada anggaran dari APBD khusus untuk perencanaannya, DED,” tutup Maryosa.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satlantas Polres Demak Sosialisasikan Operasi Patuh Candi 2026
Razia Rokok Ilegal di Rembang, Petugas Sita 19.360 Batang dari Dua Toko
Karhutla Gunung Lawu Tersisa Satu Titik Api, Gubernur Jateng Minta Relawan Tetap Siaga
Tekan Kemiskinan Sebesar 0,22%, Wonosobo Raih Mandaya Awards 2026
Antisipasi Penyalahgunaan Narkotika, Polres Demak Gelar Tes Urine di Tempat Hiburan Malam
OJK Perkuat Stabilitas dan Integritas Pasar Modal Melalui Tiga Langkah Stategis
Cek Kesiapan Personel, Polres Wonosobo Gelar Apel Operasi Patuh Candi 2026
Tekan Angka Kecelakaan, Polres Demak Gelar Operasi Patuh Candi

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Satlantas Polres Demak Sosialisasikan Operasi Patuh Candi 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:53 WIB

Razia Rokok Ilegal di Rembang, Petugas Sita 19.360 Batang dari Dua Toko

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Karhutla Gunung Lawu Tersisa Satu Titik Api, Gubernur Jateng Minta Relawan Tetap Siaga

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Tekan Kemiskinan Sebesar 0,22%, Wonosobo Raih Mandaya Awards 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Antisipasi Penyalahgunaan Narkotika, Polres Demak Gelar Tes Urine di Tempat Hiburan Malam

Berita Terbaru