Pemkab Wonosobo Gelar Kuliah Umum HerTech Perempuan Berdaya AI

Avatar photo

- Reporter

Jumat, 19 Desember 2025 - 00:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuliah Umum Literasi Digital HerTech, Perempuan Berdaya AI bagi mahasiswa Universitas Sains Al-Qur’an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo, Rabu (17/12/2025).

Kuliah Umum Literasi Digital HerTech, Perempuan Berdaya AI bagi mahasiswa Universitas Sains Al-Qur’an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo, Rabu (17/12/2025).

Pilarjateng.com, Wonosobo – Kuliah Umum Literasi Digital HerTech, Perempuan Berdaya AI bagi mahasiswa Universitas Sains Al-Qur’an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo, Rabu (17/12/2025), menjadibagian dari rangkaian Pelatihan HerTech AI, kolaborasi Pemkab Wonosobo dengan ICT Watch. Sebagai upayamendorong pemberdayaan masyarakat berbasis teknologi, khususnya kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI).

Kegiatan yang bersifat inklusif dan terbuka bagi seluruh mahasiswa dan mahasiswi ini, juga sebagai upayamembangun pemahaman digital yang setara, kolaboratif, dan berkeadilan antara perempuan dan laki-laki dalam menghadapi dinamika transformasi digital.

Selain kuliah umum, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Wonosobo dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis serta Fakultas Komunikasi dan Sosial Politik UNSIQ, sebagai bentuk penguatan sinergi dalam bidang literasi digital, pengembangan sumber daya manusia, serta pemanfaatan teknologi informasi di lingkungan akademik.

Baca Juga:  Sinergi TNI-Polri Hangatkan Hari Bhayangkara Ke-80 di Mapolres Demak

Rektor UNSIQ Jawa Tengah di Wonosobo, Dr. H. Z. Sukawi, M.A, menyambut baik pelaksanaan Kuliah Umum HerTech serta kolaborasi yang terjalin antara Pemerintah Kabupaten Wonosobo, ICT Watch, dan UNSIQ.

Ia menilai kegiatan ini sejalan dengan peran strategis perguruan tinggi dalam menyiapkan generasi muda yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, memiliki kecakapan digital yang mumpuni, serta mampu memanfaatkan AI secara bertanggung jawab untuk kepentingan akademik, pengembangan diri, dan kesiapan memasuki dunia kerja.

“Mahasiswa tidak cukup hanya menjadi pengguna teknologi. Mereka harus kritis dalam menyikapi informasi digital, adaptif terhadap perubahan, serta memiliki pemahaman etika agar pemanfaatan teknologi, termasuk AI, tetap berlandaskan nilai-nilai moral dan kemaslahatan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Wonosobo, Kristhiana Dhewi, menegaskan bahwa pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan besar dalam hampir seluruh aspek kehidupan.

Baca Juga:  Tindak Lanjuti Putusan MK, OJK Tetapkan Kebijakan Pembayaran Manfaat Pensiunan

“Transformasi digital menghadirkan peluang sekaligus tantangan. Karena itu, literasi digital menjadi kebutuhan bersama, baik bagi perempuan maupun laki-laki. Mahasiswa perlu dibekali pemahaman agar mampu memanfaatkan teknologi, termasuk AI, secara aman, etis, dan produktif,” ungkapnya.

Kristhiana Dhewi juga mengapresiasi antusiasme dan respons positif UNSIQ, khususnya dari Fakultas Komunikasi dan Sosial Politik serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis, yang telah menunjukkan komitmen kuat untuk bekerja sama dalam memberikan pemahaman literasi digital kepada mahasiswa.

“Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalammembangun generasi muda yang tidak hanya cakap digital, tetapi juga bijak dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi,” tambahnya.

Lebih lanjut disampaikan, Diskominfo Wonosobo berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan ICT Watch, lembaga masyarakat sipil yang telah lama mendorong literasi digital di Indonesia melalui gerakan Internet Sehat, serta menjadi mitra pemerintah pusat, termasuk Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi).

Baca Juga:  BNNP Jateng dan Forkopimda Demak Deklarasikan GASPOL ANANDA BERSINAR

Diskominfo Wonosobo bersama ICT Watch menyelenggarakan Pelatihan HerTech, Perempuan Berdaya AI dengan target total 1.050 peserta, yang berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari perempuan pelaku UMKM, ASN, komunitas pemuda, hingga mahasiswa.

Metode pelatihan dilaksanakan secara kombinasi daring dan luring, dengan 500 mahasiswa dan mahasiswi UNSIQsebagai bagian dari rangkaian awal pelaksanaan pada Rabu, 17 Desember 2025.

Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa dapat menjadi agen literasi digital di lingkungan masing-masing, serta mampu memanfaatkan AI secara bijak untuk mendukung pembelajaran, mendorong inovasi, dan meningkatkan kesiapan menghadapi dunia kerja di era digital.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tugu Identitas Rembang Segera Dibangun, Jadi Penanda Gerbang Kabupaten
Demang Ngantor Deso, Dekatkan Pelayanan Publik Kepada Warga Jragung
Sosialisasi Program JKN Meriahkan Hari Jadi ke-285 Kabupaten Rembang
Polres Wonosobo Raih Predikat WBK dan Pelayanan Prima dari Kapolda Jateng
Polres Wonosobo Tangani Penemuan Warga Meninggal Dunia di Watumalang
10 PNS Pemprov Jateng Raih Beasiswa S2 dan S3 Skema “Cost Sharing” Bappenas
Diduga Jalankan Investasi Bodong, Satgas PASTI Hentikan Kegiatan Snatboost
Pemkab Rembang Luncurkan Elektronifikasi Transaksi Pemda Melalui Pembayaran Elektronik

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 11:09 WIB

Tugu Identitas Rembang Segera Dibangun, Jadi Penanda Gerbang Kabupaten

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:02 WIB

Demang Ngantor Deso, Dekatkan Pelayanan Publik Kepada Warga Jragung

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:02 WIB

Sosialisasi Program JKN Meriahkan Hari Jadi ke-285 Kabupaten Rembang

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:34 WIB

Polres Wonosobo Raih Predikat WBK dan Pelayanan Prima dari Kapolda Jateng

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:11 WIB

Polres Wonosobo Tangani Penemuan Warga Meninggal Dunia di Watumalang

Berita Terbaru