Pemkot Pekalongan Gelar Pekan Batik Nusantara 2024

Avatar photo

- Reporter

Minggu, 8 Desember 2024 - 13:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembukaan PBN Tahun 2024, di Gapura Nusantara Alun-Alun Kota Pekalongan, Rabu (4/12/2024).

Pembukaan PBN Tahun 2024, di Gapura Nusantara Alun-Alun Kota Pekalongan, Rabu (4/12/2024).

Pilarjateng.com, Kota Pekalongan –  Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah kembali menyelenggarakan Pekan Batik Nusantara (PBN) 2024 di kawasan Gapura Nusantara Alun-Alun Kota Pekalongan, mulai 4-8 Desember 2024.

Kegiatan tersebut dimeriahkan oleh 108 stand UMKM dari berbagai sektor seperti batik, makanan dan minuman, produk kerajinan dan stand buku.

Walikota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid mengungkapkan, Kota Pekalongan sudah menjadi icon ebagai Kota Batik dan saat ini sudah Satu Dekade dinobatkan sebagai The World’s City of Batik oleh UNESCO. Menurutnya hal ini tentu menjadi capaian prestasi yang membanggakan bagi Kota Pekalongan, terutama batik yang mampu menggerakkan perekonomian masyarakat setempat.

Baca Juga:  Ratusan Pelajar Demak Unjuk Strategi di Turnamen Free Fire Kapolres Cup 2026

“Alhamdulillah ekonomi batik di Kota Pekalongan masih berjalan, walaupun dengan situasi dan kondisi yang semakin berkembang,” terang Mas Aaf (panggilan akrab Walikota Pekalongan) dalam pembukaan PBN Tahun 2024, di Gapura Nusantara Alun-Alun Kota Pekalongan, Rabu (4/12/2024).

Baca Juga:  Berburu Biawak, Yusuf Afandi Hanyut di Sungai Lusi Grobogan

“Tantangan bukan hanya persaingan masuknya produk-produk luar negeri tetapi juga bagaimana Kota Pekalongan mempertahankan eksistensi dan mengelola limbah yang dihasilkan dari batik itu sendiri agar tidak mencemari lingkungan,” imbuhnya.

Mas Aaf juga menyampailan, tidak hanya pengelolaan limbah batik saja, PR Kota Pekalongan adalah regenerasi pembatik, dimana harapannya anak-anak muda Kota Pekalongan tidak hanya mencintai batik, tetapi juga bisa tertarik menjadi seorang pembatik.

Baca Juga:  Kapolres Demak: Kondusivitas May Day Bukti Kedewasaan Masyarakat

Pemkot Pekalongan sudah melakukan sejumlah upaya dalam menumbuhkan regenerasi pembatik ini diantaranya mengadakan lomba membatik untuk pelajar sekolah dari beragam jenjang pendidikan.

“Harapan kami, anak-anak muda ini bisa meneruskan dan minat menjadi pelaku usaha batik maupun pengusaha batik yang memiliki banyak inovasi dan mengenalkan batik secara meluas dalam rangka meningkatkan perekonomian Kota Pekalongan,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Jabatan Strategis di Polres Demak Berganti, Kapolres Dorong Kinerja Profesional
Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Kasus Narkoba di Demak
Solusi Bangun Indonesia Salurkan 21 Ekor Hewan Kurban untuk Masyarakat di Cilacap
Warga Kumendung Rembang Sembelih Sapi Kurban Bantuan Presiden Seberat 1 Ton Lebih
Idul Adha 1447 H, Polres Demak Salurkan Daging Kurban kepada Masyarakat
Polres Demak Amankan Pasar Rakyat dan Tradisi Grebeg Besar
Demi Biaya Pernikahan, Pasangan Kekasih di Demak Nekat Mencuri Sepeda Motor
Perang Obor, Tradisi yang Terus Menyala di Jepara

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:55 WIB

Dua Jabatan Strategis di Polres Demak Berganti, Kapolres Dorong Kinerja Profesional

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:14 WIB

Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Kasus Narkoba di Demak

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:21 WIB

Solusi Bangun Indonesia Salurkan 21 Ekor Hewan Kurban untuk Masyarakat di Cilacap

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:12 WIB

Idul Adha 1447 H, Polres Demak Salurkan Daging Kurban kepada Masyarakat

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:42 WIB

Polres Demak Amankan Pasar Rakyat dan Tradisi Grebeg Besar

Berita Terbaru