Tahun 2025, Penanganan TBC di Rembang Lampaui Target

Avatar photo

- Reporter

Kamis, 1 Januari 2026 - 15:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dr. Ali Syofii (Kepala Dinas Kesehatan kab. Rembang).

dr. Ali Syofii (Kepala Dinas Kesehatan kab. Rembang).

Pilarjateng.com, Rembang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang mencatat capaian positif dalam penanganan penyakit Tuberkulosis (TBC). Hingga 30 Desember 2025, kinerja penemuan dan pengobatan penderita TBC di Kabupaten Rembang telah melampaui target yang ditetapkan.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang, hingga akhir Desember 2025 tercatat sebanyak 1.479 penderita TBC telah ditemukan dan mendapatkan pengobatan. Angka tersebut melampaui target 90 persen atau setara dengan 1.445 penderita TBC yang harus ditemukan dan diobati pada tahun 2025.

Baca Juga:  PLN Journalist Awards 2026 Kembali Digelar, Usung Tema Energi Mandiri, Indonesia Berdaya

Dengan capaian tersebut, persentase penanganan TBC di Rembang mencapai 92,15 persen.

“Ini termasuk prestasi di tingkat Jawa Tengah. Dengan menemukan dan mengobati penderita TBC, maka pemerintah bisa mempercepat upaya memutus mata rantai penyakit tersebut,” jelas Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Rembang, dr. Ali Syofii, Selasa (30/12/2025).

Menurut Ali, penanganan TBC dilakukan secara komprehensif melalui pemberian obat antituberkulosis, pemantauan rutin kepatuhan pengobatan, vaksinasi BCG, serta penerapan pola hidup bersih dan sehat, serta membuat kondisi tempat tinggal memiliki sanitasi dan sirkulasi udara yang baik. Penanganan yang tepat dan cepat dinilai sangat penting untuk menyembuhkan TBC sekaligus mencegah penularan di masyarakat.

Baca Juga:  OJK Setujui Penggabungan Dua BPR di Magelang

“Keberasilan penanganan TBC ini berkerja sama lintas sektor, termasuk organisasi masyarakat yang menggerakkan kader desa untuk melakukan survei lapangan, serta inovasi seperti pengantaran sampel dahak oleh kader (Ojek Dahak) dan pengingat minum obat melalui pesan singkat,” jelasnya.

Baca Juga:  Wakapolres Demak Pimpin Jumat Keliling, Perkuat Kedekatan Polisi dengan Masyarakat

Selain itu, puskesmas di Kabupaten Rembang juga mengoptimalkan pemanfaatan Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) untuk mendukung penanganan TBC. Upaya yang dilakukan antara lain skrining aktif di perusahaan dan komunitas, pelaksanaan mini lokakarya lintas sektor setiap tiga bulan, investigasi kontak serumah, serta pelacakan kasus mangkir pengobatan.

Melalui berbagai upaya tersebut, Pemkab Rembang berharap capaian penanganan TBC dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan, sekaligus mendukung target nasional eliminasi TBC secara bertahap dan berkelanjutan.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Demak Rotasi Empat Pejabat, Kapolres Tekankan Penguatan Kamtibmas
Tekan Pelanggaran Lalu Lintas, Polres Demak Edukasi Pengemudi Ojol Tentang Keselamatan Berkendara
HLN ke-81, PLN Perkuat Peran Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa
Satlantas Polres Demak Sosialisasikan Operasi Patuh Candi 2026
Razia Rokok Ilegal di Rembang, Petugas Sita 19.360 Batang dari Dua Toko
Karhutla Gunung Lawu Tersisa Satu Titik Api, Gubernur Jateng Minta Relawan Tetap Siaga
Tekan Kemiskinan Sebesar 0,22%, Wonosobo Raih Mandaya Awards 2026
Antisipasi Penyalahgunaan Narkotika, Polres Demak Gelar Tes Urine di Tempat Hiburan Malam

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Polres Demak Rotasi Empat Pejabat, Kapolres Tekankan Penguatan Kamtibmas

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Tekan Pelanggaran Lalu Lintas, Polres Demak Edukasi Pengemudi Ojol Tentang Keselamatan Berkendara

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:17 WIB

HLN ke-81, PLN Perkuat Peran Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Satlantas Polres Demak Sosialisasikan Operasi Patuh Candi 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:53 WIB

Razia Rokok Ilegal di Rembang, Petugas Sita 19.360 Batang dari Dua Toko

Berita Terbaru