Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

Avatar photo

- Reporter

Rabu, 30 September 2026 - 07:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno diwawancarai wartawan, usai membuka Monitoring dan Evaluasi Active Case Finding (ACF) TBC Provinsi Jawa Tengah, di Anaya Azana Villa & Resort Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Senin (28/9/2026).

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno diwawancarai wartawan, usai membuka Monitoring dan Evaluasi Active Case Finding (ACF) TBC Provinsi Jawa Tengah, di Anaya Azana Villa & Resort Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Senin (28/9/2026).

Pilarjateng.com, Karanganyar – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno mengapresiasi dukungan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dalam percepatan penanggulangan penyakit tuberkulosis (TBC) di wilayahnya.

Dukungan tersebut salah satunya berupa penyediaan alat diagnostik TBC, untuk 884 puskesmas di Jawa Tengah.

Hal tersebut disampaikan Sumarno, saat acara Pembukaan Monitoring dan Evaluasi Active Case Finding (ACF) TBC Provinsi Jawa Tengah, di Anaya Azana Villa & Resort Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Senin (28/9/2026).

Sumarno mengatakan, dukungan alat screening TBC dari Kemenkes, menjadi modal penting bagi Jawa Tengah untuk mempercepat penemuan kasus. Selain penyediaan alat, penanganan TBC juga akan diperkuat melalui kolaborasi dengan kader di tingkat desa.

Baca Juga:  PLN Jateng Siagakan Sistem Kelistrikan untuk Mendukung MTQ Nasional XXXI Tahun 2026

“Di masing-masing desa nanti juga ada kader berdasarkan kasus. Operasional dari Kementerian Kesehatan,” ujar Sumarno.

Menurut dia, kolaborasi tersebut menjadi kekuatan untuk mempercepat penemuan kasus TBC. Namun, upaya tersebut tidak cukup hanya dengan menemukan dan mengobati pasien yang sudah terjangkit. Penelusuran terhadap orang yang memiliki kontak erat dengan pasien TBC, juga harus menjadi perhatian.

Karena itu, menurut Sumarno, penelusuran kontak erat perlu dilakukan secara lebih aktif. Kesadaran masyarakat untuk memeriksakan diri juga menjadi bagian penting dalam upaya tersebut.

Sementara itu, Wakil Menteri Kesehatan, Benjamin Paulus Octavianus mengatakan, monitoring dan evaluasi tersebut dilakukan untuk melihat perkembangan program pemberantasan TBC, sekaligus mengidentifikasi kekurangan yang masih perlu diperbaiki.

Baca Juga:  Rintisan GI Tourism Dieng, Dorong Produk Khas Wonosobo Naik Kelas

“Kita memonitor selama beberapa bulan ini, apa yang telah dikerjakan dan melihat perkembangannya. Kita melihat apa yang masih kurang dan kita saling mengisi,” kata Benjamin.

Dia menjelaskan, upaya penanggulangan TBC saat ini tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga memperkuat aspek pencegahan. Salah satunya dengan melakukan pemeriksaan terhadap masyarakat yang memiliki kontak erat dengan pasien TBC.

Pemeriksaan tersebut dapat dilakukan melalui Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan pemeriksaan menggunakan X-ray. Langkah itu diharapkan dapat menemukan kasus lebih awal, sehingga masyarakat yang membutuhkan obat pencegahan dapat segera ditangani, sementara pasien yang sakit dapat memperoleh pengobatan.

Baca Juga:  Polres Demak Bekali Pelajar SMAN 2 Mranggen Keterampilan Bijak Gunakan AI

“Untuk pengobatan sudah bagus. Kita sekarang mengejar di pencegahan. Masyarakat yang kontak erat dilakukan CKG dengan X-ray,” jelasnya.

Benjamin menambahkan, khusus Jawa Tengah, seluruh puskesmas akan mendapatkan alat diagnostik TBC. Total terdapat 884 puskesmas di Jawa Tengah yang akan menerima alat tersebut mulai bulan depan.

Dukungan peralatan tersebut diharapkan semakin memperkuat upaya active case finding, sekaligus mempercepat penemuan dan penanganan TBC hingga tingkat pelayanan kesehatan dasar.

Acara tersebut juga menghadirkan Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus, Dinas Kesehatan dari sejumlah provinsi antara lain Provinsi DIY, Jawa Timur, dan Jawa Barat. Pada kesempatan itu juga dicanangkan Desa/Kelurahan Siaga TB di Jawa Tengah.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim SAR Evakuasi Nenek Tercebur Sumur di Pemalang, Korban Meninggal Dunia
Polres Wonosobo Ungkap Kasus Sabu, Amankan Seorang Pria di Kalijajar
OJK Jateng Dorong Penguatan Kualitas Kredit BPR/S Melalui Peningkatan Efektivitas Eksekusi Strategi
Polres Demak Ajak Pelajar Perkuat Karakter melalui Nilai Pancasila
Polres Demak Sosialisasikan SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara, Pendaftaran Gratis hingga 28 Oktober 2026
Bupati Wonosobo: Stabilitas Keamanan Fondasi Utama Pertumbuhan Ekonomi
Ketua DPRD Rembang Tegaskan KUA-PPAS 2027 Sah
HUT TNI Ke-81, Kapolres Demak Sambangi Dandim 0716

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:33 WIB

Tim SAR Evakuasi Nenek Tercebur Sumur di Pemalang, Korban Meninggal Dunia

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:52 WIB

Polres Wonosobo Ungkap Kasus Sabu, Amankan Seorang Pria di Kalijajar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:59 WIB

OJK Jateng Dorong Penguatan Kualitas Kredit BPR/S Melalui Peningkatan Efektivitas Eksekusi Strategi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Polres Demak Ajak Pelajar Perkuat Karakter melalui Nilai Pancasila

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:33 WIB

Polres Demak Sosialisasikan SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara, Pendaftaran Gratis hingga 28 Oktober 2026

Berita Terbaru