Peringatan Hari Pekerja Migran Sedunia, Migrant CARE Luncurkan Produk Pengetahuan dan Publikasi

Avatar photo

- Reporter

Kamis, 19 Desember 2024 - 21:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Memperingati Hari Pekerja Migran Sedunia (International Migrant Day), Social Analysis and Research Institute (SARI) bekerja sama dengan Migrant CARE Jakarta menggelar acara bertajuk International Migrants Day 2024 di Hotel Kresna Wonosobo, Rabu (18/12/24).

Memperingati Hari Pekerja Migran Sedunia (International Migrant Day), Social Analysis and Research Institute (SARI) bekerja sama dengan Migrant CARE Jakarta menggelar acara bertajuk International Migrants Day 2024 di Hotel Kresna Wonosobo, Rabu (18/12/24).

Pilarjateng.com, Wonosobo – Dalam rangka memperingati Hari Pekerja Migran Sedunia (International Migrant Day), Social Analysis and Research Institute (SARI) bekerja sama dengan Migrant CARE Jakarta menggelar acara bertajuk International Migrants Day 2024 di Hotel Kresna Wonosobo, Rabu (18/12/24). Kegiatan yang dihadiri sebanyak 188 peserta migran tersebut juga didukung oleh Program Inklusi.

Hari Pekerja Migran Sedunia menjadi momentum untuk menegaskan kembali komitmen global terhadap perlindungan dan pemenuhan hak-hak pekerja migran. Pada tahun ini, peringatan semakin bermakna dengan transformasi kelembagaan menjadi Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, serta pengesahan UU No. 59 Tahun 2024 tentang RPJMN, yang menjadi pijakan tata kelola migrasi hingga tahun 2045.

Baca Juga:  BNNP Jateng dan Pemkab Blora Launching ULT P4GN, Langkah Nyata Menuju Blora Bersinar

Direktur Eksekutif Migrant CARE, Wahyu Susilo, dalam sambutannya, menyoroti pentingnya pengakuan terhadap kontribusi pekerja migran. Serta perlunya mengakhiri diskriminasi dan memastikan migrasi berbasis hak.

“Pekerja migran masih menghadapi diskriminasi, kekerasan, hingga perdagangan manusia. Kita perlu memperjuangkan migrasi yang aman, berbasis hak, daninklusif,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wahyu juga membacakan pernyataan sikap Migrant CARE, diikuti oleh Dewi Srikandi, perwakilan komunitas Desa Peduli Buruh Migran (Desbumi). Dewi menyampaikan aspirasi pekerja migran kepada pemerintah untuk meningkatkan perlindungan danpemberdayaan komunitas mereka.

“Dalam peringatan ini, kami perlu menyampaikan sikap kami yang secara khusus ditujukan kepada pemerintahdesa, pemerintah daerah, dan pemerintah pusat,” tegasnya.

Baca Juga:  Waka BGN Ancam Tutup Permanen SPPG Tak Layak di Rembang

“Melalui forum ini, kami berharap aspirasi kami sebagai pekerjamigran dapat diakui dan dipandang sebagai masukan yang bermakna,” imbuh Dewi Srikandi.

Acara ini juga menjadi ajang peluncuran sejumlah produk pengetahuan dan publikasi Migrant CARE 2024, termasuk Survey Akses Jaminan Sosial & Potensi Ekonomi Pekerja Migran, Laporan Masyarakat Sipil Indonesia untuk UN CMW, Newsletter Migrant CARE Edisi Pemilu dan Pilkada, Policy Brief Tata Kelola Pekerja Migran, serta Jurnal Perempuan Edisi Pemilu dan Pekerja Migran.

“Produk-produk ini bertujuan meningkatkan kesadaran publik terkait kondisi dan tantangan pekerja migran. Fianti, salah satu migran asal Kalimendong Wonosobo, menyampaikan apresiasinya,” jelas Dewi.

Baca Juga:  Ratusan Siswa SMA Negeri Lasem Tumbang, Diduga Usai Santap Menu MBG

“Dengan adanya produk dariMigrant CARE ini, sangat membantu para migran, salahsatunya dalam mendukung partisipasi dalam pemilu di luarnegeri,” ucapnya.

Diujung acara diisi dengan diskusi inisiatif desa dalam melindungi pekerja migran, menghadirkan narasumber dari berbagai desa. Diantaranya Sukoharjo (Wonosobo), Balung Lor (Jember), Kendalrejo (Banyuwangi), Jatijajar (Kebumen), Kalianyar(Indramayu), Lajut (Lombok Tengah), dan Baopana(Lembata).

“Acara ini diharapkan menjadi langkah nyata untuk mewujudkan tata kelola migrasi yang lebih baik, melindungi hak-hak pekerja migran, dan meningkatkan kesejahteraan mereka,” pungkas Dewi.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata
Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan
Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo
Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal
Pemkab Wonosobo Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga
OJK: Perbankan Tetap Optimis, Kinerja dan Risiko Terjaga di Triwulan III 2026
Waka BGN Ancam Tutup Permanen SPPG Tak Layak di Rembang
Pelajar di Demak Tewas Akibat Luka Tusuk, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 11:16 WIB

Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata

Jumat, 11 September 2026 - 18:52 WIB

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan

Jumat, 11 September 2026 - 18:32 WIB

Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo

Jumat, 11 September 2026 - 09:54 WIB

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Kamis, 10 September 2026 - 23:47 WIB

OJK: Perbankan Tetap Optimis, Kinerja dan Risiko Terjaga di Triwulan III 2026

Berita Terbaru

Tim Gabungan kembali menggelar operasi rokok ilegal di Kabupaten Wonosobo pada Kamis (10/9/2026).

Daerah

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:54 WIB