Pilarjateng.com, Rembang – Tim Persatuan Sepakbola Indonesia Rembang (PSIR) U-17 memastikan langkah ke babak delapan besar Piala Soeratin U-17 2026 setelah menundukkan Wisesa FC dengan skor 2-1. Pertandingan babak 16 besar tersebut berlangsung di Stadion Gelora Soekarno Mojoagung Safin, Kabupaten Pati, Minggu (2/8/2026).
Sejak peluit awal dibunyikan, anak asuh Erik Ardiles tampil dominan dengan terus menekan pertahanan lawan. Sejumlah peluang diciptakan melalui Risnu, Nino, dan Frista yang silih berganti mengancam gawang Wisesa FC.
Usaha PSIR akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-37. Frista sukses memanfaatkan peluang menjadi gol dan membawa PSIR unggul 1-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Wisesa FC mulai meningkatkan intensitas serangan. Pada menit ke-75, Rahman berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui skema serangan balik yang efektif.
PSIR kembali memimpin pada menit ke-82 setelah wasit menghadiahkan tendangan penalti. Eksekusi awal Risnu sempat diblok kiper lawan, namun bola muntah berhasil disambarnya kembali menjadi gol. Skor berubah menjadi 2-1 untuk keunggulan PSIR.
Hingga pertandingan berakhir tidak ada tambahan gol dari kedua tim. Kemenangan tersebut memastikan tim yang dimanajeri Rasno melaju ke babak delapan besar Piala Soeratin U-17 Tahun 2026.
Pelatih PSIR U-17, Erik Ardiles, mengaku bersyukur atas hasil yang diraih anak asuhnya. Ia menyampaikan terima kasih kepada manajemen PSIR, Manajer Rasno, serta para orang tua pemain yang terus memberikan dukungan selama kompetisi.
Menurut Erik, laga babak 16 besar berlangsung dengan tekanan yang cukup besar. Namun, mental bertanding dan semangat juang para pemain mampu menjadi kunci keberhasilan meraih kemenangan.
“Memang kebanyakan tim-tim yang bertemu dengan kami menerapkan strategi bertahan dan mengandalkan serangan balik. Mungkin teknik permainan kami sudah mulai dibaca. Kami sering berlatih menambah jumlah pemain saat transisi menyerang maupun bertahan, mungkin itu menjadi salah satu solusi,” ujarnya.
Sementara itu, Asisten Pelatih Wisesa FC, Jefra Kusuma, mengapresiasi perjuangan para pemainnya meski harus mengakui keunggulan PSIR. Ia menilai anak asuhnya telah memberikan penampilan terbaik sepanjang pertandingan.
“Saya salut dengan anak-anak yang telah bekerja keras. Tapi dalam sepak bola pasti ada menang dan kalah. Ini akan menjadi evaluasi kami agar tahun depan bisa lebih baik. PSIR bermain sangat bagus, terutama pemain bernomor punggung tujuh. Saya juga senang bertemu PSIR karena kami bisa banyak belajar dari pertandingan ini,” ungkapnya.









