Stabilitas Keamanan Menjadi Prioritas Utama Jogo Demak Ramadhan 1447 H

Avatar photo

- Reporter

Senin, 23 Februari 2026 - 21:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Demak, AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra, menghadiri Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Forkopimda Kabupaten Demak bersama perangkat daerah, Forkopimcam, tokoh agama, dan tokoh masyarakat di Gedung Grhadika Bina Praja Demak, Senin (23/2/2026).

Kapolres Demak, AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra, menghadiri Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Forkopimda Kabupaten Demak bersama perangkat daerah, Forkopimcam, tokoh agama, dan tokoh masyarakat di Gedung Grhadika Bina Praja Demak, Senin (23/2/2026).

Pilarjateng.com, Demak – Komitmen pemberantasan penyakit masyarakat dan penguatan stabilitas keamanan selama Ramadhan hingga Idul Fitri 1447 H menjadi penekanan utama dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Forkopimda Kabupaten Demak bersama perangkat daerah, Forkopimcam, tokoh agama, dan tokoh masyarakat di Gedung Grhadika Bina Praja Demak, Senin (23/2/2026).

Kapolres Demak, AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra menegaskan, jajaran Polres Demak siap mengambil langkah tegas dan terukur dalam menjaga kondusivitas wilayah, terutama dari ancaman penyakit masyarakat yang dinilai masih menjadi tantangan serius.

Menurut AKBP Samel, Kabupaten Demak yang dikenal sebagai Kota Wali memiliki identitas religius dan historis yang harus dijaga bersama. Namun demikian, dinamika sosial seperti perjudian, termasuk judi daring, peredaran minuman keras, penyalahgunaan narkoba, prostitusi, hingga aksi premanisme masih menjadi ancaman nyata.

Baca Juga:  BLK Rembang Buka Pelatihan Gratis Empat Kejuruan, Pendaftaran hingga 14 Oktober

“Penyakit masyarakat ini bukan hanya persoalan pelanggaran hukum, tetapi juga pemicu dekadensi moral dan akar dari berbagai tindak pidana lainnya. Jika dibiarkan, akan merusak masa depan generasi penerus di Kabupaten Demak,” ujar AKBP Samel.

Ia menegaskan, Polres Demak berkomitmen melakukan tindakan represif secara profesional dan terukur terhadap segala bentuk penyakit masyarakat. Namun, penegakan hukum di hilir, kata dia, tidak akan efektif tanpa langkah preventif dan pendekatan dari hulu.

Karena itu, Kapolres mendorong optimalisasi peran alim ulama, tokoh agama, dan tokoh masyarakat dalam memberikan pencerahan moral dan edukasi keagamaan. Pendekatan kultural dan spiritual dinilai menjadi benteng utama dalam memperkuat daya tahan sosial masyarakat.

Di sisi lain, Lapolres menginstruksikan seluruh Kapolsek jajaran untuk memperkuat sinergi tiga pilar Kamtibmas bersama camat dan danramil, serta memberdayakan Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan Kepala Desa guna melakukan deteksi dini terhadap potensi kerawanan di wilayah masing-masing.

Baca Juga:  Polres Demak Sosialisasikan SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara, Pendaftaran Gratis hingga 28 Oktober 2026

Polres Demak juga menyatakan dukungan penuh terhadap Pemerintah Kabupaten Demak, khususnya Satpol PP, dalam penegakan peraturan daerah terkait ketertiban umum, termasuk penertiban tempat hiburan ilegal dan peredaran minuman keras.

“Penanggulangan penyakit masyarakat adalah tanggung jawab bersama. Dibutuhkan komitmen yang kuat dan implementasi nyata di lapangan, bukan sekadar komitmen di atas kertas,” tegas AKBP Samel.

Dalam kegiatan tersebut, seluruh unsur Forkopimda dan pemangku kepentingan juga melakukan penandatanganan Deklarasi Jogo Demak Ramadhan 1447 H sebagai bentuk komitmen bersama menjaga situasi Kamtibmas tetap aman dan kondusif selama bulan suci hingga perayaan Idul Fitri.

Baca Juga:  Jaga Tata Kelola dan Transparansi, Solusi Bangun Indonesia Raih Penghargaan di IICD Corporate Governance Award 2026

Sementara itu, Bupati Demak,  Eisti’anah menegaskan bahwa peningkatan aktivitas masyarakat selama Ramadhan memerlukan kesiapan lintas sektor secara menyeluruh.

“Ramadhan hingga Idul Fitri selalu diiringi peningkatan mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi. Karena itu, koordinasi lintas sektoral harus diperkuat agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dan merayakan Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan tertib,” ujar Eisti’anah.

Ia juga meminta seluruh instansi terkait memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok, kesiapan jalur transportasi dan infrastruktur, layanan kesehatan yang siaga 24 jam, serta pengawasan ketat terhadap pusat perbelanjaan dan destinasi wisata.

“Sinergi adalah kunci. Kita harus bergerak bersama, menyusun langkah yang komprehensif, cepat, dan tepat sasaran demi terwujudnya Demak yang semakin bermartabat, maju, dan sejahtera,” ungkap Bupati.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Demak Rotasi Empat Pejabat, Kapolres Tekankan Penguatan Kamtibmas
Tekan Pelanggaran Lalu Lintas, Polres Demak Edukasi Pengemudi Ojol Tentang Keselamatan Berkendara
HLN ke-81, PLN Perkuat Peran Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa
Satlantas Polres Demak Sosialisasikan Operasi Patuh Candi 2026
Razia Rokok Ilegal di Rembang, Petugas Sita 19.360 Batang dari Dua Toko
Karhutla Gunung Lawu Tersisa Satu Titik Api, Gubernur Jateng Minta Relawan Tetap Siaga
Tekan Kemiskinan Sebesar 0,22%, Wonosobo Raih Mandaya Awards 2026
Antisipasi Penyalahgunaan Narkotika, Polres Demak Gelar Tes Urine di Tempat Hiburan Malam

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Polres Demak Rotasi Empat Pejabat, Kapolres Tekankan Penguatan Kamtibmas

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Tekan Pelanggaran Lalu Lintas, Polres Demak Edukasi Pengemudi Ojol Tentang Keselamatan Berkendara

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:17 WIB

HLN ke-81, PLN Perkuat Peran Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Satlantas Polres Demak Sosialisasikan Operasi Patuh Candi 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:53 WIB

Razia Rokok Ilegal di Rembang, Petugas Sita 19.360 Batang dari Dua Toko

Berita Terbaru