Tekan Risiko Kecelakaan, Polres Demak Gelar Operasi Keselamatan Candi 2026

Avatar photo

- Reporter

Senin, 2 Februari 2026 - 12:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Personel gabungan TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta pelajar SMA Negeri 1 Demak, mengikuti Apel Pasukan Operasi Keselamatan Candi 2026 di Lapangan Wicaksana Laghawa, Senin (2/2/2026).

Personel gabungan TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta pelajar SMA Negeri 1 Demak, mengikuti Apel Pasukan Operasi Keselamatan Candi 2026 di Lapangan Wicaksana Laghawa, Senin (2/2/2026).

Pilarjateng.com, Demak – Kepolisian Resor Demak, Jawa Tengah menggelar Apel Pasukan Operasi Keselamatan Candi 2026 di Lapangan Wicaksana Laghawa, Senin (2/2/2026). Apel ini menandai dimulainya operasi kepolisian yang bertujuan menciptakan kondisi lalu lintas yang aman dan tertib menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Apel pasukan diikuti oleh personel gabungan TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta pelajar SMA Negeri 1 Demak. Keterlibatan lintas sektor tersebut mencerminkan upaya kolaboratif dalam meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas.

Operasi Keselamatan Candi 2026 mengusung tema “Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang aman, nyaman, dan selamat untuk pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026.” Operasi ini merupakan bagian dari langkah cipta kondisi guna mempersiapkan situasi lalu lintas yang kondusif sebelum memasuki periode arus mudik dan balik Lebaran.

Apel pasukan dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Demak dan pejabat utama Polres Demak. Wakapolres Demak, Kompol Hendrie Suryo Liquisasono, bertindak sebagai pimpinan apel dan membacakan amanat Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol. Dr. Ribut Hari Wibowo.

Baca Juga:  Sebanyak 96 Tukang Ikuti Pelatihan dan Sertifikasi Jago Bangunan di Polines

Dalam amanatnya, Kapolda Jawa Tengah menyoroti dinamika persoalan lalu lintas yang terus berkembang seiring meningkatnya jumlah kendaraan bermotor dan pertumbuhan penduduk. Perkembangan teknologi digital, termasuk kehadiran layanan transportasi berbasis aplikasi, turut membawa perubahan signifikan terhadap pola mobilitas masyarakat.

“Permasalahan lalu lintas saat ini berkembang secara dinamis. Jumlah kendaraan terus bertambah, populasi meningkat, dan kemajuan teknologi transportasi menuntut kita untuk menyesuaikan pola pengelolaan lalu lintas secara lebih adaptif,” ujar Kapolda dalam amanat yang dibacakan Kompol Hendrie.

Kapolda menegaskan, kondisi tersebut menuntut jajaran Polri, khususnya satuan lalu lintas, untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kemampuan dalam menghadapi tantangan ke depan. Pendekatan Presisi, yang menekankan aspek prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan, dinilai menjadi landasan utama dalam pelaksanaan tugas.

Baca Juga:  OJK: Perbankan Tetap Optimis, Kinerja dan Risiko Terjaga di Triwulan III 2026

“Polantas harus mampu mengantisipasi dampak modernisasi transportasi dengan tetap mengedepankan pendekatan Presisi, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan secara adil, profesional, dan berorientasi pada keselamatan,” lanjutnya.

Operasi Keselamatan Candi 2026 akan berlangsung selama 14 hari, mulai 2 hingga 15 Februari 2026. Sebanyak 3.592 personel dikerahkan dalam operasi ini, terdiri dari 279 personel Satgas Polda Jawa Tengah dan 3.313 personel dari satuan wilayah jajaran.

Operasi ini mengedepankan langkah preemtif dan preventif yang disertai penegakan hukum secara selektif terhadap pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.

Data kepolisian mencatat, sepanjang tahun 2025 terdapat 522.589 pelanggaran lalu lintas. Angka tersebut menurun sekitar 25 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 692.374 pelanggaran.

Meski menunjukkan tren penurunan, Kapolda menilai upaya peningkatan kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas masih perlu dilakukan secara konsisten.

Dalam operasi ini, penindakan pelanggaran lalu lintas dilakukan melalui sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) baik statis maupun mobile, disertai pemberian teguran secara langsung di lapangan. Sasaran operasi difokuskan pada pelanggaran kasat mata dan berisiko tinggi, seperti tidak menggunakan helm SNI, melawan arus, penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis, serta penggunaan telepon seluler saat berkendara.

Baca Juga:  PLN Jateng Siagakan Sistem Kelistrikan untuk Mendukung MTQ Nasional XXXI Tahun 2026

Kapolda juga menekankan pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme personel selama operasi berlangsung. Ia mengingatkan agar seluruh anggota menghindari tindakan kontraproduktif yang dapat mencoreng citra Polri.

Melalui Operasi Keselamatan Candi 2026, Kapolda berharap dapat terbangun budaya tertib berlalu lintas di Jawa Tengah, sehingga tercipta kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas yang berkelanjutan, khususnya menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026.

“Kedepankan langkah preemtif dan preventif yang edukatif dan humanis. Jaga integritas, hindari penyimpangan, dan bangun kepercayaan publik melalui pelayanan yang profesional,” tegasnya.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PLN Jateng Siagakan Sistem Kelistrikan untuk Mendukung MTQ Nasional XXXI Tahun 2026
Polres Wonosobo Salurkan Bantuan dan Trauma Healing untuk Korban Kebakaran di Tieng
Pengajian Akbar Maulid Nabi di Al Khoiriyyah Semarang, Siswa-Siswi Tampilkan Ragam Seni dan Dakwah
Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata
Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan
Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo
HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup
Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 08:02 WIB

PLN Jateng Siagakan Sistem Kelistrikan untuk Mendukung MTQ Nasional XXXI Tahun 2026

Sabtu, 12 September 2026 - 18:22 WIB

Polres Wonosobo Salurkan Bantuan dan Trauma Healing untuk Korban Kebakaran di Tieng

Sabtu, 12 September 2026 - 16:07 WIB

Pengajian Akbar Maulid Nabi di Al Khoiriyyah Semarang, Siswa-Siswi Tampilkan Ragam Seni dan Dakwah

Sabtu, 12 September 2026 - 11:16 WIB

Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata

Jumat, 11 September 2026 - 18:52 WIB

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan

Berita Terbaru