Pilarjateng.com, Semarang – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-123 Tahun Anggaran 2025 resmi dibuka di empat wilayah Kodim jajaran Kodam IV/Diponegoro, Rabu (19/2/2025).
Kegiatan ini bertujuan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di pedesaan.
TMMD di lingkungan Kodam IV/Diponegoro ini akan dilaksanakan mulai tanggal 19 Februari hingga 20 Maret 2025, dengan mengusung tema “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan di Wilayah”.
Di wilayah Kodim 0712/Tegal dilaksanakan di Desa Kesadikan, Kecamatan Tarub. Program ini mencakup pengaspalan jalan sepanjang 2.000 meter, rehabilitasi lima unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pemasangan pompa air di lima lokasi, pembangunan jalan baru sepanjang 400 meter, serta penanaman 200 pohon.
Selain menyasar pembangunan fisik, TMMD Reguler ke-123 di Wilayah Kodim Tegal juga memiliki sasaran non fisik berupa penyuluhan kepada masyarakat, mencakup penyuluhan tentang wawasan kebangsaan, bela negara, kesehatan, pertanian, serta peningkatan keterampilan masyarakat.
Sedangkan Kodim 0705/Magelang, fokus pada pembangunan jalan desa di lereng Gunung Merbabu, Kabupaten Magelang, dengan sasaran utaman pembangunan cor block jalan sepanjang 1.900 meter dan pembangunan talud sepanjang 368 meter. Dengan pembangunan ini, diharapkan akses jalan yang menyajikan panorama indah di lereng Gunung Merbabu dan Merapi dapat dilalui dengan lebih aman dan nyaman.
Sementara di Kabupaten Demak, TMMD dilaksanakan oleh Kodim 0716/Demak di Desa Bandungrejo, Kecamatan Karanganyar. Sasaran utama mencakup pengecoran jalan beton sejauh 642 meter, pembangunan empat titik gorong-gorong, pembuatan saluran air dan talud, serta peningkatan jembatan di dua titik.
Selain itu, sasaran tambahan meliputi rehab empat unit RTLH, pembuatan sumur bor, rehabilitasi lantai TK, pembuatan bak penyaringan air bersih, serta penanaman 300 batang pohon.
Adapun di Kodim 0724/Boyolali, TMMD Dilaksanakan di Desa Kalinanas, Kecamatan Wonosamudro, Kabupaten Boyolali. Di desa ini berbagai proyek pembangunan akan dilaksanakan guna meningkatkan aksesibilitas dan kesejahteraan masyarakat setempat.
TMMD Reguler ke-123 yang berlangsung mulai 19 Februari hingga 20 Maret 2025 ini mengusung tema “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan di Wilayah”. Ini menegaskan komitmen kolaboratif dan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan demi meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Kapendam IV/Diponegoro, Letkol Inf Andy Soelistyo, menyatakan bahwa pelaksanaan TMMD ini merupakan bentuk komitmen TNI dalam membantu pemerintah daerah dalam percepatan pembangunan di wilayah pedesaan.
“Kami berharap kegiatan TMMD ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat, baik dari segi infrastruktur maupun peningkatan kesejahteraan. Partisipasi aktif masyarakat sangat diharapkan agar hasil dari program ini dapat dirasakan dalam jangka panjang,” ungkapnya.









