Pilarjateng.com, Wonosobo — Pemerintah Kabupaten Wonosobo bersama Kodim 0707/Wonosobo resmi menutup kegiatanTNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 di Desa Grugu, Kecamatan Kaliwiro, Kamis (21/5/2026). Program lintas sektoral tersebut menjadi wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, Polri, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan wilayah pedesaan.
Upacara penutupan berlangsung di Lapangan Desa Grugudan dihadiri Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat, Dandim0707/Wonosobo Letkol Inf Yoyok Suyitno, jajaran Forkopimda, perangkat daerah, TNI-Polri, pemerintah desa, serta masyarakat setempat.
Dalam kegiatan tersebut sekaligus dilakukan peresmian hasil pembangunan TMMD, berupa pengerasan jalan danrehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang telah dikerjakan secara gotong royong selama pelaksanaan program berlangsung.
Dandim 0707/Wonosobo, Letkol Inf Yoyok Suyitno menyampaikan, bahwa TMMD merupakan bentuk pengabdian nyata TNI kepada masyarakat melalui pembangunan yang langsung menyentuh kebutuhan warga.
“Semoga apa yang telah dikerjakan bersama masyarakat ini bisa membawa manfaat bagi warga. Ini merupakan karya nyata sekaligus wujud pengabdian TNI kepada rakyat,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan TMMD tidak terlepas dari dukungan seluruh pihak, baik pemerintah daerah, aparat terkait, maupun masyarakat yang turut terlibataktif dalam setiap tahapan pembangunan. Semangat gotong royong dan kebersamaan menjadi kekuatan utama dalam menyelesaikan seluruh sasaran kegiatan tepat waktu.
Dalam kesempatan tersebut, Dandim juga membacakan amanat Pangdam IV/Diponegoro, Mayor Jenderal TNI Achiruddin. Dalam amanatnya disampaikan bahwa TMMD Tahun 2026 dengan tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri Dari Desa”, menekankan pentingnya pembangunan desa sebagai fondasi pembangunan nasional.
Selama pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun2026 di Desa Grugu, sejumlah sasaran fisik berhasil diselesaikan, di antaranya pengerasan jalan desa guna meningkatkan aksesibilitas warga, rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pembangunan serta perbaikan saluran air dan infrastruktur pendukung lainnya yang dibutuhkan masyarakat.
Selain pembangunan fisik, TMMD juga melaksanakan berbagai kegiatan nonfisik berupa penyuluhan, sosialisasi, dan pembekalan kepada masyarakat. Materi yang diberikan meliputi wawasan kebangsaan, kesehatan, ketahanan pangan, hingga peningkatan kapasitas masyarakat dengan melibatkan berbagai instansi terkait.
TMMD juga turut mendukung program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) melalui pembangunan sarana air bersih, jambanisasi atau MCK, pembersihan lingkungan, penghijauan dan penanaman pohon, serta rehabilitasi RTLH sebagai upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.
Sementara itu, Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat menyampaikan apresiasinya atas kontribusi aktif dala mmembantu percepatan pembangunan di wilayah Kabupaten Wonosobo. Menurutnya, pemerintah Kabupaten Wonosobo bersa mamasyarakat akan menjaga dan merawat seluruh hasil pembangunan yang telah diwujudkan melalui program TMMD agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
- Melalui TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 di DesaGrugu, Pemerintah Kabupaten Wonosobo berharap pembangunan wilayah pedesaan terus meningkat guna mendukung aksesibilitas, memperkuat ketahanan wilayah, meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat, serta mendorong kesejahteraan warga secara berkelanjutan.









