Umbi Kimpul

Avatar photo

- Reporter

Kamis, 17 September 2026 - 16:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Umbi Kimpul.

Umbi Kimpul.

Pilarjateng.com – Secara botani, kimpul termasuk keluarga Araceae atau kelompok talas-talasan. Tanaman ini memiliki daun besar dengan tangkai yang panjang, sementara bagian bawah tanahnya menghasilkan umbi yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber karbohidrat.

Menariknya, tanaman Xanthosoma diketahui berasal dari kawasan tropis Amerika, terutama Amerika Tengah dan Selatan. Dari sana, tanaman ini menyebar ke berbagai wilayah tropis dan berkembang sebagai bahan pangan yang cukup penting. Sebuah kajian menyebut cocoyam dari kelompok ini dikonsumsi oleh lebih dari 400 juta orang di dunia, meskipun potensinya masih dianggap belum sepenuhnya dimanfaatkan.

Di Indonesia sendiri, kimpul cocok dengan lingkungan tropis. Penelitian IPB mengenai talas Belitung menunjukkan bahwa tanaman ini dapat dibudidayakan dan hasilnya dipengaruhi oleh pengaturan jarak tanam serta pemupukan.

Baca Juga:  Waka BGN Ancam Tutup Permanen SPPG Tak Layak di Rembang

Karena itulah, popularitas kimpul sebenarnya membuka cerita yang lebih besar. Yang sedang viral bukan sekadar bahan masakan, melainkan salah satu contoh bagaimana pangan lokal bisa kembali dilihat dengan cara baru.

Umbi kimpul memiliki kandungan karbohidrat yang membuatnya berpotensi menjadi sumber energi sekaligus alternatif dari bahan pangan pokok yang lebih umum. Literatur mengenai Xanthosoma sagittifolium juga mencatat keberadaan protein, sejumlah vitamin, mineral, serta potensi kandungan serat pada bagian tanaman tertentu.

Potensi tersebut membuat kimpul menarik untuk dikembangkan menjadi berbagai produk pangan. Bukan hanya direbus atau dikukus, umbi ini dapat diolah menjadi tepung, keripik, perkedel, kroket, lemet, kolak, hingga makanan modern yang selama ini identik dengan kentang.

Baca Juga:  Hadiri Ngaji Kebangsaan, Kapolri Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Kebersamaan

Di sinilah daya tariknya mulai terasa. Dengan pengolahan yang tepat, bahan pangan yang sebelumnya dianggap “makanan jadul” bisa masuk ke meja makan generasi baru tanpa harus kehilangan identitas lokalnya.

Di balik popularitas kimpul, ada hal penting yang perlu diperhatikan. Umbi ini mengandung oksalat dan kristal kalsium oksalat. Jika tidak diolah dengan benar, kandungan tersebut bisa menyebabkan gatal atau iritasi pada mulut dan tenggorokan.

Kimpul sebaiknya tidak dimakan mentah. Umbi ini perlu dikupas, dibersihkan, lalu direbus, dikukus, direndam, atau dikeringkan. Proses tersebut dapat membantu mengurangi kadar oksalat. Kimpul juga harus dimasak hingga matang sebelum dikonsumsi.

Baca Juga:  OJK Terbitkan Dua POJK Mengenai Bursa Mineral dan Komoditas Strategis

Popularitas kimpul bukan hanya soal tren. Hal ini menunjukkan bahwa pangan lokal juga bisa menarik perhatian masyarakat.

Kimpul dapat diolah menjadi berbagai menu modern, seperti mashed kimpul dan lasagna. Cara ini membuat masyarakat kembali mengenal bahan pangan yang mungkin sudah lama tumbuh di sekitar mereka.

Tren kimpul juga bisa meningkatkan minat generasi muda terhadap pangan lokal. Bahan makanan yang dianggap biasa dapat kembali populer dengan olahan dan penyajian yang lebih menarik.

Kimpul membuktikan bahwa pangan lama tidak selalu ketinggalan zaman. Dengan cara pengolahan dan penyajian yang tepat, umbi sederhana ini bisa kembali dikenal sebagai bagian dari kekayaan pangan lokal.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim SAR Evakuasi Nenek Tercebur Sumur di Pemalang, Korban Meninggal Dunia
Polres Wonosobo Ungkap Kasus Sabu, Amankan Seorang Pria di Kalijajar
OJK Jateng Dorong Penguatan Kualitas Kredit BPR/S Melalui Peningkatan Efektivitas Eksekusi Strategi
Polres Demak Ajak Pelajar Perkuat Karakter melalui Nilai Pancasila
Polres Demak Sosialisasikan SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara, Pendaftaran Gratis hingga 28 Oktober 2026
Bupati Wonosobo: Stabilitas Keamanan Fondasi Utama Pertumbuhan Ekonomi
Ketua DPRD Rembang Tegaskan KUA-PPAS 2027 Sah
HUT TNI Ke-81, Kapolres Demak Sambangi Dandim 0716

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:33 WIB

Tim SAR Evakuasi Nenek Tercebur Sumur di Pemalang, Korban Meninggal Dunia

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:52 WIB

Polres Wonosobo Ungkap Kasus Sabu, Amankan Seorang Pria di Kalijajar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:59 WIB

OJK Jateng Dorong Penguatan Kualitas Kredit BPR/S Melalui Peningkatan Efektivitas Eksekusi Strategi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Polres Demak Ajak Pelajar Perkuat Karakter melalui Nilai Pancasila

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:33 WIB

Polres Demak Sosialisasikan SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara, Pendaftaran Gratis hingga 28 Oktober 2026

Berita Terbaru