Wonosobo Targetkan Zero Petasan di Ramadan 1447 H

Avatar photo

- Reporter

Selasa, 24 Februari 2026 - 13:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat saat diwawancarai wartawan usai Rapat Koordinasi Lintas Sektoral di Pendopo Selatan, Senin (23/2/2026).

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat saat diwawancarai wartawan usai Rapat Koordinasi Lintas Sektoral di Pendopo Selatan, Senin (23/2/2026).

Pilarjateng.com, Wonosobo – Pemerintah Kabupaten Wonosobo berkomitmen wujudkan “Zero Petasan” selama Ramadan hingga Idulfitri 1447 H. Hal tersebut, ditegaskan Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat usai Rapat Koordinasi Lintas Sektoral di Pendopo Selatan, Senin (23/2/2026).


“Penggunaan petasan telah memakan beberapa korban dan tidak boleh lagi dianggap sebagai tradisi tahunan. Kita sudah ada kejadian di beberapa wilayah, termasuk Kertek yang mengakibatkan Korbannya harus dirawat di rumah sakit. Untuk itu saya ingin Ramadan dan Idulfitri tahun ini zero dari petasan,” tegasnya.

Baca Juga:  Tekan Kemiskinan Sebesar 0,22%, Wonosobo Raih Mandaya Awards 2026

Afif menjelaskan, maraknya pembelian bahan peledak secara daring menjadi tantangan baru. Banyak kasus terjadi karena perakitan petasan secara mandiri di rumah.

“Mercon itu membahayakan diri sendiri dan orang lain. Lebih baik uangnya digunakan untuk kebutuhan yang lebih bermanfaat menjelang Lebaran,” imbuhnya.

Kapolres Wonosobo, AKBP M. Kasim Akbar Bantilan, menyampaikan, hingga awal Ramadan telah terjadi tiga insiden petasan, dengan dua korban anak-anak di bawah umur yang harus menjalani perawatan medis.

Baca Juga:  Atasi Ancaman Abrasi di Sayung, Pemprov Jateng Bangun Hybrid Sea Wall

“Karena dianggap tradisi, euforia merakit dan meledakkan petasan terus terjadi. Padahal ini sangat berbahaya. Kami akan melaksanakan operasi secara kontinyu di seluruh wilayah,” ucap Kapolres.

Selain petasan, kepolisian juga akan menindak peredaran minuman keras ilegal, kenakalan remaja seperti perang sarung, serta balon udara liar yang dapat mengganggu keselamatan penerbangan.

Baca Juga:  Antisipasi Peredaran Narkoba, Satresnarkoba Polres Demak Razia Tempat Hiburan Malam

Pemkab dan Polres membuka kanal pengaduan masyarakat melalui Call Center 112 serta kanal aduan resmi pemerintah daerah. Masyarakat diimbau aktif melaporkan jika mengetahui adanya aktivitas yang berpotensi membahayakan.

Melalui edukasi masif, operasi terpadu, dan partisipasi aktif masyarakat, Pemkab Wonosobo optimistis target Zero Petasan dapat terwujud demi menjaga keselamatan danke khusyukan Ramadan.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Demak Rotasi Empat Pejabat, Kapolres Tekankan Penguatan Kamtibmas
Tekan Pelanggaran Lalu Lintas, Polres Demak Edukasi Pengemudi Ojol Tentang Keselamatan Berkendara
HLN ke-81, PLN Perkuat Peran Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa
Satlantas Polres Demak Sosialisasikan Operasi Patuh Candi 2026
Razia Rokok Ilegal di Rembang, Petugas Sita 19.360 Batang dari Dua Toko
Karhutla Gunung Lawu Tersisa Satu Titik Api, Gubernur Jateng Minta Relawan Tetap Siaga
Tekan Kemiskinan Sebesar 0,22%, Wonosobo Raih Mandaya Awards 2026
Antisipasi Penyalahgunaan Narkotika, Polres Demak Gelar Tes Urine di Tempat Hiburan Malam

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Polres Demak Rotasi Empat Pejabat, Kapolres Tekankan Penguatan Kamtibmas

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Tekan Pelanggaran Lalu Lintas, Polres Demak Edukasi Pengemudi Ojol Tentang Keselamatan Berkendara

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:17 WIB

HLN ke-81, PLN Perkuat Peran Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Satlantas Polres Demak Sosialisasikan Operasi Patuh Candi 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:53 WIB

Razia Rokok Ilegal di Rembang, Petugas Sita 19.360 Batang dari Dua Toko

Berita Terbaru