DLH Rembang Evaluasi Pengerahan ASN Sapu Jalan, Kini Terapkan Strategi Baru

Avatar photo

- Reporter

Selasa, 8 September 2026 - 14:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tenaga Kebersihan Kabupaten Rembang.

Tenaga Kebersihan Kabupaten Rembang.

Pilarjateng.com, Rembang – Kebijakan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rembang mengerahkan aparatur sipil negara (ASN) untuk menyapu jalan-jalan protokol di wilayah Kota Rembang, mulai 1 September 2026 akhirnya dievaluasi.
Kebijakan tersebut sebelumnya ditempuh menyusul berakhirnya kontrak 61 pegawai outsourcing pramu kebersihan DLH Rembang pada 31 Agustus 2026.

Namun, pengerahan lebih dari 60 ASN untuk membantu menjaga kebersihan jalan protokol pada praktiknya berdampak pada pembagian fokus kerja pegawai. Pelaksanaan tugas lapangan membuat sebagian pelayanan dan tugas administrasi di kantor menjadi kurang optimal. Kondisi tersebut kemudian menjadi bahan evaluasi DLH Rembang.

“Memang ada beberapa pekerjaan, terutama pelayanan dan administrasi, itu terganggu,” ujar kepala DLH Rembang, Ika Himawan, Selasa (8/9).

Baca Juga:  P4N Lemhannas RI Kaji Ketahanan Energi Wonosobo

Setelah dilakukan evaluasi, DLH kemudian menempuh strategi baru. Salah satunya dengan menarik kembali sebagian pegawai yang sebelumnya dikerahkan untuk menyapu jalan protokol.

Dalam skema terbaru, tujuh pegawai PPPK yang sebelumnya pernah bertugas sebagai pramu kebersihan dikembalikan ke lapangan untuk membantu pekerjaan penyapuan.

“Dulu ada tujuh PPPK yang aslinya pramu kebersihan. Setelah diangkat, akhirnya masuk kantor. Sekarang kita kembalikan ke lapangan untuk menyapu lagi,” jelas Ika.

Meski demikian, tujuh pegawai tersebut untuk sementara hanya bertugas pada pagi hari. Kebijakan itu masih akan dievaluasi berdasarkan kinerja dan kebutuhan di lapangan.

Baca Juga:  Satpol PP Rembang dan Bea Cukai Sita 1.716 Batang Rokok Ilegal di Tiga Lokasi

“Karena keterbatasan SDM, nanti hanya pagi saja. Biasanya dulu ada shift pagi sampai sore, sekarang hanya pagi. Tujuh ini tidak masalah, tapi nanti kita evaluasi lagi,” katanya.

Sementara itu, cakupan penugasan kebersihan juga dibagi berdasarkan wilayah. Untuk ruas mulai Karanggeneng hingga Jalan Cokroaminoto, kemudian kawasan selatan Alun-Alun Rembang hingga Galonan Selatan atau perbatasan selatan, penanganan kebersihannya turut mendapat dukungan.

“Yang ke selatan, Alun-Alun sampai Galonan Selatan, perbatasan selatan, sudah dibantu untuk kebersihan pasar,” ungkapnya.

Sebelumnya, sebanyak 61 pegawai outsourcing pramu kebersihan di DLH Rembang resmi tidak lagi bekerja setelah kontrak mereka berakhir pada 31 Agustus 2026. Mereka diberhentikan sementara karena belum ada ketersediaan anggaran untuk menggaji mereka dari APBD Induk. Kendati demikian, alokasi anggaran gaji para tenaga outsourcing tersebut sebenarnya sudah mendapatkan persetujuan, namun penyerapannya harus menunggu pengesahan APBD Perubahan 2026.

Baca Juga:  Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan

Kondisi tersebut membuat DLH harus mencari strategi taktis untuk memastikan kebersihan kawasan perkotaan tetap terjaga. Langkah awal ditempuh dengan mengerahkan ASN pada 1 September 2026, yang kemudian disempurnakan per Selasa, 8 September 2026 ini dengan menerjunkan kembali pegawai PPPK yang dulunya memang bekerja sebagai pramu kebersihan.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan
Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo
HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup
Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal
Pemkab Wonosobo Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga
OJK: Perbankan Tetap Optimis, Kinerja dan Risiko Terjaga di Triwulan III 2026
Waka BGN Ancam Tutup Permanen SPPG Tak Layak di Rembang
Pelajar di Demak Tewas Akibat Luka Tusuk, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 18:52 WIB

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan

Jumat, 11 September 2026 - 18:32 WIB

Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo

Jumat, 11 September 2026 - 16:40 WIB

HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup

Jumat, 11 September 2026 - 09:54 WIB

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Kamis, 10 September 2026 - 23:58 WIB

Pemkab Wonosobo Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga

Berita Terbaru

Tim Gabungan kembali menggelar operasi rokok ilegal di Kabupaten Wonosobo pada Kamis (10/9/2026).

Daerah

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:54 WIB