Dua Korban Lahar Dingin Merapi Ditemukan Meninggal Dunia

Avatar photo

- Reporter

Rabu, 4 Maret 2026 - 18:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR gabungan sedang mengevakuasi jenazah korban lahar dingin Merapi, Rabu (4/3).

Tim SAR gabungan sedang mengevakuasi jenazah korban lahar dingin Merapi, Rabu (4/3).

Pilarjateng.com, Magelang – Perkembangan pencarian terhadap penambang pasir yang hanyut diterjang banjir lahar dingin gunung Merapi Kabupaten Magelang membuahkan hasil. Dua korban berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan dalam keadaan meninggal dunia, Rabu (4/3).

Menurut informasi dari Budiono, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang, kedua korban tersebut atas nama Heru Setyawan (25) warga Krinjing dan Arif Fuad Hasan (26) warga Ngargosoko Srumbung Kabupaten Magelang.

Baca Juga:  OJK Dorong Penguatan BPR Milik Pemda Melalui Kelompok Usaha Bersama

“Hingga siang ini tim SAR gabungan telah menemukan dan mengevakuasi 2 korban atas nama Fuad dan Heru dalam keadaan meninggal dunia. Ditemukan tersangkut di antara batu sungai,” terang Budiono.

“Korban pertama Fuad ditemukan pukul 6 pagi di jarak 2,1 KM dan korban kedua atas nama Heru, ditemukan dijarak 600 meter dari TKP pukul 07.37 WIB dan selanjutnya dibawa ke RSUD Muntilan,” imbuhnya.

Baca Juga:  Kepala Rutan Berganti, Pemkab Rembang Tegaskan Komitmen Lanjutkan Kolaborasi Pembinaan Warga Binaan

Dengan ditemukannya dua korban maka masih ada dua korban lagi yang dalam pencarian, yakni Maryuni dan Hasyim.

Seperti diberitakan sebelumnya, hujan deras yang terjadi di kawasan puncak Gunung Merapi mengakibatkan empat penambang pasir di desa Krinjing Srumbung Kabupateng Magelang tepatnya di aliran sungai Senowo hanyut diterjang lahar dingin saat melakukan aktivitas menambang.

Baca Juga:  Kepengurusan Baru Kwarcab Pramuka Wonosobo Perkuat Pembentukan Karakter Generasi Muda

Akibat kejadian yang begitu cepat dan juga arus lahar dingin yang sangat deras, Keempatnya tak mampu menyelamatkan diri dan hanyut terbawa lahar dingin.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PLN Jateng Siagakan Sistem Kelistrikan untuk Mendukung MTQ Nasional XXXI Tahun 2026
Polres Wonosobo Salurkan Bantuan dan Trauma Healing untuk Korban Kebakaran di Tieng
Pengajian Akbar Maulid Nabi di Al Khoiriyyah Semarang, Siswa-Siswi Tampilkan Ragam Seni dan Dakwah
Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata
Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan
Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo
HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup
Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 08:02 WIB

PLN Jateng Siagakan Sistem Kelistrikan untuk Mendukung MTQ Nasional XXXI Tahun 2026

Sabtu, 12 September 2026 - 18:22 WIB

Polres Wonosobo Salurkan Bantuan dan Trauma Healing untuk Korban Kebakaran di Tieng

Sabtu, 12 September 2026 - 16:07 WIB

Pengajian Akbar Maulid Nabi di Al Khoiriyyah Semarang, Siswa-Siswi Tampilkan Ragam Seni dan Dakwah

Sabtu, 12 September 2026 - 11:16 WIB

Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata

Jumat, 11 September 2026 - 18:52 WIB

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan

Berita Terbaru