Kepala Rutan Berganti, Pemkab Rembang Tegaskan Komitmen Lanjutkan Kolaborasi Pembinaan Warga Binaan

Avatar photo

- Reporter

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Serah terima jabatan dan pisah sambut Kepala Rutan Kelas IIB Rembang digelar di Aula Rutan Kelas IIB Rembang, Jumat (21/8/2026).

Serah terima jabatan dan pisah sambut Kepala Rutan Kelas IIB Rembang digelar di Aula Rutan Kelas IIB Rembang, Jumat (21/8/2026).

Pilarjateng.com, Rembang – Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Rembang berganti. Tisep Oven Harry mendapat amanah baru sebagai Kepala Rutan Kelas IIB Tarutung, Tapanuli Utara, Sumatra Utara. Sementara itu, jabatan Kepala Rutan Kelas IIB Rembang selanjutnya diemban Tomy Yulianto yang sebelumnya menjabat Kepala Rutan Kelas IIB Bengkulu.

Serah terima jabatan dan pisah sambut Kepala Rutan Kelas IIB Rembang digelar di Aula Rutan Kelas IIB Rembang, Jumat (21/8/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Rembang Teguh Gunawarman yang mewakili Bupati Rembang H. Harno, sejumlah pimpinan OPD, perwakilan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah, Kepala UPT se-Karesidenan Pati, Forkopimda, mitra kerja, Dharma Wanita, jajaran pegawai Rutan Rembang, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutan perpisahannya, Tisep Oven Harry menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran Rutan Rembang yang selama kurang lebih 10 bulan telah mendukung pelaksanaan pelayanan dan pembinaan warga binaan.

Menurutnya, berbagai capaian selama masa kepemimpinannya tidak terlepas dari kerja sama seluruh pegawai serta dukungan warga binaan.

“Tidak akan cukup kalimat saya untuk menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pegawai Rutan Kelas IIB Rembang yang sudah mendukung dan bekerja sama atas pencapaian visi dan misi kami ketika pertama kali datang ke Rutan Kelas IIB Rembang,” ujarnya.

Baca Juga:  Rotasi Pejabat Polres Wonosobo, Kapolres Minta Kinerja Satuan Ditingkatkan

Tisep mengatakan, keterbatasan sumber daya tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti melakukan perbaikan. Karena itu, selama bertugas di Rembang pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat program pembinaan bagi warga binaan.

Menurutnya, pembinaan warga binaan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Rutan tidak dapat bekerja sendiri karena warga binaan membutuhkan bekal keterampilan, kesehatan, administrasi kependudukan, hingga kesiapan untuk kembali ke tengah masyarakat.

“Senior-senior kami menyebutnya warga binaan itu harus dikeroyok. Membinanya harus keroyokan, karena kalau sendiri pasti ada celah-celah yang terlewat ataupun tidak tersentuh,” katanya.

Selama bertugas di Rembang, Rutan telah membangun kolaborasi dengan sejumlah perangkat daerah, di antaranya Dinas Tenaga Kerja melalui Balai Latihan Kerja (BLK), Dinas Perdagangan dan Koperasi, Dinas Kesehatan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, serta Dinas Pertanian dan Perkebunan.

Kerja sama tersebut diwujudkan melalui berbagai dukungan pelayanan maupun program pembinaan untuk meningkatkan kapasitas dan kemandirian warga binaan.

Baca Juga:  Resmob Polres Demak Amankan 3 Terduga Pelaku Pengeroyokan Remaja hingga Tewas

Sementara itu, Kepala Rutan Kelas IIB Rembang yang baru, Tomy Yulianto, meminta dukungan dan bimbingan dari seluruh pihak dalam menjalankan amanah barunya.

Tomy menegaskan bahwa pelaksanaan tugas pemasyarakatan membutuhkan sinergi dan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta UPT di wilayah Karesidenan Pati.

“Saya pribadi tidak mungkin bekerja sendiri, harus keroyokan. Oleh karena itu, mohon bantuan, mohon bimbingan, mohon arahan juga pada seluruh Forkopimda, seluruh UPT di sekitar Karesidenan Pati ini untuk bisa mengemban tugas dan amanah baru saya ini di Rutan Kelas IIB Rembang,” ujarnya.

Ia menegaskan kolaborasi dan koordinasi akan menjadi bagian penting dalam menjalankan tugas di Rutan Rembang, termasuk melanjutkan dan memantapkan berbagai program pembinaan sesuai arahan pimpinan.

“Mulai dari hari ini, kita selalu berkolaborasi, berkoordinasi, dan memantapkan apa-apa yang menjadi nawacita dari pimpinan kita dan apa yang menjadi arahan dari pimpinan kita,” katanya.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Rembang, Teguh Gunawarman, menyampaikan apresiasi kepada Tisep Oven Harry atas dedikasi, loyalitas, serta kerja sama yang telah terjalin selama bertugas di Kabupaten Rembang.

Baca Juga:  Eduwisata Mangrove Demangkarta Dorong Pemberdayaan Warga Cilacap, Solusi Bangun Indonesia Raih Pengakuan ESG Platinum

Kepada Kepala Rutan yang baru, Teguh menegaskan Pemerintah Kabupaten Rembang siap melanjutkan sinergi dan kolaborasi yang selama ini telah berjalan.

Ia menyebut, kerja sama antara Pemkab Rembang dan Rutan salah satunya diwujudkan melalui program peningkatan keterampilan warga binaan. Saat masih menjabat Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja, Teguh turut terlibat dalam pelaksanaan pelatihan otomotif bagi warga binaan.

Menurutnya, program semacam itu penting untuk memberikan bekal kepada warga binaan agar memiliki keterampilan dan kesiapan ketika kembali ke masyarakat.

“Kami pernah memberikan pelatihan otomotif bagi warga binaan, Pak Tisep juga meneruskan hal itu. Ke depan kita bisa berkolaborasi atau saling sharing untuk meningkatkan kapasitas, karakter dan motivasi baru bagi warga binaan, sehingga setelah bebas, mereka sudah memiliki rencana, mau menjahit atau yang lainnya,” pungkasnya.

Pemkab Rembang berharap sinergi dengan Rutan Kelas IIB Rembang dapat terus diperkuat, khususnya dalam mendukung pembinaan, peningkatan keterampilan, serta kesiapan warga binaan untuk kembali berperan secara positif di tengah masyarakat.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Antisipasi Penyalahgunaan Narkotika, Polres Demak Gelar Tes Urine di Tempat Hiburan Malam
OJK Perkuat Stabilitas dan Integritas Pasar Modal Melalui Tiga Langkah Stategis
Cek Kesiapan Personel, Polres Wonosobo Gelar Apel Operasi Patuh Candi 2026
Tekan Angka Kecelakaan, Polres Demak Gelar Operasi Patuh Candi
OJK Jatuhkan Denda RP2,52 Triliun Terhadap Pelaku Pelanggaran Pasar Modal
Wakapolres Demak Pimpin Jumat Keliling, Perkuat Kedekatan Polisi dengan Masyarakat
Menteri Hukum Tutup Kongres XXIV INI, Tekankan Transformasi Digital dan Integritas Notaris
Pasti Ada Solusi Episode 22 Digelar di Semarang, Menkum: Kementerian Hukum Hadir sebagai Pelayan Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Antisipasi Penyalahgunaan Narkotika, Polres Demak Gelar Tes Urine di Tempat Hiburan Malam

Selasa, 27 Oktober 2026 - 01:02 WIB

OJK Perkuat Stabilitas dan Integritas Pasar Modal Melalui Tiga Langkah Stategis

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:41 WIB

Cek Kesiapan Personel, Polres Wonosobo Gelar Apel Operasi Patuh Candi 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Tekan Angka Kecelakaan, Polres Demak Gelar Operasi Patuh Candi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:24 WIB

OJK Jatuhkan Denda RP2,52 Triliun Terhadap Pelaku Pelanggaran Pasar Modal

Berita Terbaru