Pendaki yang Terjatuh di Kawah Gunung Slamet Ditemukan Meninggal Dunia

Avatar photo

- Reporter

Rabu, 19 Agustus 2026 - 02:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim assesment atau tim aju usai mengevakuasi pendaki Gunung Slamet yang jatuh ke danau.

Tim assesment atau tim aju usai mengevakuasi pendaki Gunung Slamet yang jatuh ke danau.

Pilarjateng.com, Tegal – Tim assesment atau tim aju berhasil
mengevakuasi pendaki Gunung Slamet asal Sirampong, Brebes, M. Fahri Maulana (16). Saat ditemukan, korban dalam kondisi meninggal dunia.

“Korban berdasarkan Info dari tim aju yang telah tiba di puncak pukul 6 sore tadi dipastikan telah meninggal dunia,” ujar Budiono, Kepala Kantor SAR Semarang, Selasa (18/8) malam.

“Mengingat situasi masih cukup terang, tim segera melakukan evakuasi dan alhamdulillah tidak ada satu jam korban sudah berhasil dikeluarkan dari dasar kawah,” lanjutnya.

Baca Juga:  Atletik Rembang Sumbang Medali Perunggu di Popda Jateng 2026

Budiono juga menjelaskan bahwa saat ini tim SAR gabungan telah membawa turun korban menuju Pos pendakian jalur Guci tepatnya dibawa ke Basecamp (BC) Permadi Guci.

Dipilihnya melalui BC. Permadi Guci Tegal bukan melalui BC. Basopala Sawangam yang merupakan jalur awal korban mendaki, karena akses yang lebih mudah. Diperkirakan perjalanan turun menuju BC Permadi memakan waktu tujuh hingga delapan jam.

Baca Juga:  Hadapi Dinamika Tugas, Polres Demak Uji Kebugaran Personel

“Mari kita do’akan bersama semoga tim diberikan kelancaran dan kemudahan dalam proses evakuasi sehingga selamat sampai basecamp Permadi,” ucap Budiono.

Seperti diberitakan sebelumnya, M. Fahri Maulana mendaki gunung Slamet bersama 3 rekan lainnya, naik pada senin (17/8/26) malam dan mencapai puncak pada selasa (18/8/26) pagi hari. Setelah sampai di puncak sekira pukul 09.00 WIB mereka memutuskan turun.

Baca Juga:  Solusi Bangun Indonesia Salurkan 400 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Cilacap

Namun salah satu pendaki yakni Fahri memutuskan untuk turun belakangan dan masih asyik berada di bibir kawah. Naas, tanah yang dia pijak rapuh dan ambrol sehingga membuat korban jatuh ke dalam kawah. Kejadian ini disaksikan pendaki lain dan segera dilaporkan ke pos Basecamp Bosapala Sawangan yang kemudian diteruskan ke Unit Siaga SAR Pemalang Kantor SAR Semarang untuk meminta pertolongan.

 

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan
Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo
HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup
Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal
Pemkab Wonosobo Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga
OJK: Perbankan Tetap Optimis, Kinerja dan Risiko Terjaga di Triwulan III 2026
Waka BGN Ancam Tutup Permanen SPPG Tak Layak di Rembang
Pelajar di Demak Tewas Akibat Luka Tusuk, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 18:52 WIB

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan

Jumat, 11 September 2026 - 18:32 WIB

Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo

Jumat, 11 September 2026 - 16:40 WIB

HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup

Jumat, 11 September 2026 - 09:54 WIB

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Kamis, 10 September 2026 - 23:58 WIB

Pemkab Wonosobo Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga

Berita Terbaru

Tim Gabungan kembali menggelar operasi rokok ilegal di Kabupaten Wonosobo pada Kamis (10/9/2026).

Daerah

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:54 WIB