Solusi Bangun Indonesia Salurkan 400 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Cilacap

Avatar photo

- Reporter

Minggu, 23 Agustus 2026 - 05:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Solusi Bangun Indonesia Tbk Pabrik Cilacap bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap menyiapkan 80 tangki atau 400.000 liter air bersih untuk warga terdampak kekeringan di Cilacap.

PT Solusi Bangun Indonesia Tbk Pabrik Cilacap bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap menyiapkan 80 tangki atau 400.000 liter air bersih untuk warga terdampak kekeringan di Cilacap.

Pilarjateng.com, Cilacap P– Kekeringan berkepanjangan menyebabkan sejumlah wilayah di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, mengalami keterbatasan akses air bersih. Merespons kondisi tersebut, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk Pabrik Cilacap bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap menyiapkan 80 tangki atau 400.000 liter air bersih untuk warga terdampak.

Hingga saat ini, Solusi Bangun Indonesia telah menyalurkan 30 tangki atau 150.000 liter air bersih ke sejumlah titik di Cilacap bagian barat. Jika setiap warga menerima 20 liter, total bantuan tersebut setara dengan kebutuhan air bagi sekitar 20.000 warga.

Community Relations & General Affairs Manager Pabrik Cilacap, Dewi Hestyani, mengatakan distribusi dilakukan secara bertahap berdasarkan koordinasi dengan BPBD Kabupaten Cilacap agar bantuan menjangkau wilayah yang membutuhkan.

“Kami telah menyalurkan 30 tangki atau 150.000 liter air bersih dari total 80 tangki yang disiapkan. Distribusi dilakukan secara bertahap sesuai koordinasi dengan BPBD agar bantuan dapat menjangkau masyarakat yang terdampak dan membutuhkan pasokan air bersih,” ujar Dewi dalam keterangan pers, Sabtu (22/8).

Baca Juga:  Pemkab Wonosobo Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga

Berdasarkan koordinasi dengan BPBD, bantuan diarahkan ke sejumlah wilayah terdampak kekeringan, antara lain Kecamatan Jeruklegi, Kampung Laut, Wanareja, Kawunganten, Cimanggu, dan Dayeuhluhur. Salah satu titik penyaluran berada di Desa Bojong, Kecamatan Kawunganten, yang mulai mengalami keterbatasan sumber air untuk kebutuhan sehari-hari.

Mewakili Pemerintah Kabupaten Cilacap, Taryo, dari BPBD Kabupaten Cilacap mengapresiasi dukungan Solusi Bangun Indonesia dalam penanganan dampak kekeringan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Solusi Bangun Indonesia Tbk Pabrik Cilacap yang telah berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Cilacap membantu masyarakat yang memerlukan air bersih. Bantuan ini sangat berarti bagi warga yang sedang mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air,” ujar Taryo.

Baca Juga:  Polres Demak Bekali Pelajar dengan Literasi AI untuk Tangkal Hoaks

Setiap pengiriman menggunakan tangki berkapasitas 5.000 liter. Selain armada dari Perusahaan, distribusi juga didukung tangki air milik BPBD sehingga penyaluran dapat menjangkau lebih banyak wilayah sesuai kebutuhan di lapangan.

Kepala Desa Bojong, Siman, turut mengapresiasi bantuan tersebut. “Alhamdulillah, hari ini kami mendapatkan kiriman dua truk tangki air bersih. Semoga semuanya berjalan lancar dan akan dikirimi kembali sesuai alokasi dari BPBD,” ujarnya.

Dewi Hestyani mengatakan Solusi Bangun Indonesia akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait untuk mendukung penanganan kekeringan sesuai kebutuhan masyarakat.

“Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga selama periode kekeringan sekaligus meringankan beban masyarakat yang menghadapi keterbatasan akses air bersih. Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait agar dukungan yang diberikan tepat sesuai kebutuhan di lapangan,” ucap Dewi Hestyani.

Baca Juga:  Jenazah Pendaki yang Jatuh ke Kawah Gunung Slamet Berhasil Dievakuasi

Dukungan tersebut merupakan bagian dari Solusi Bangun Indonesia untuk tumbuh bersama masyarakat dan memberikan manfaat nyata bagi lingkungan di sekitar wilayah operasional perusahaan.

PT Solusi Bangun Indonesia Tbk adalah sebuah perseroan terbuka yang mayoritas sahamnya (83,52%) dimiliki dan dikelola oleh PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG. Perseroan menjalankan usaha yang terintegrasi dari semen, beton siap pakai dengan merek dagang Dynamix, Semen Kujang dan Semen Andalas, serta agregat dan layanan pengelolaan limbah ramah lingkungan. Perusahaan mengoperasikan empat pabrik semen terintegrasi masing-masing di Narogong (Jawa Barat), Cilacap (Jawa Tengah), Tuban (Jawa Timur), dan Lhoknga (Aceh – yang dioperasikan oleh anak usaha yaitu PT Solusi Bangun Andalas), dengan total kapasitas 14,86 juta ton semen per tahun, dan mempekerjakan 1.750 orang.

 

 

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan
Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo
HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup
Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal
Pemkab Wonosobo Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga
OJK: Perbankan Tetap Optimis, Kinerja dan Risiko Terjaga di Triwulan III 2026
Waka BGN Ancam Tutup Permanen SPPG Tak Layak di Rembang
Pelajar di Demak Tewas Akibat Luka Tusuk, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 18:52 WIB

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan

Jumat, 11 September 2026 - 18:32 WIB

Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo

Jumat, 11 September 2026 - 16:40 WIB

HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup

Jumat, 11 September 2026 - 09:54 WIB

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Kamis, 10 September 2026 - 23:58 WIB

Pemkab Wonosobo Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga

Berita Terbaru

Tim Gabungan kembali menggelar operasi rokok ilegal di Kabupaten Wonosobo pada Kamis (10/9/2026).

Daerah

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:54 WIB