Jenazah Pendaki yang Jatuh ke Kawah Gunung Slamet Berhasil Dievakuasi

Avatar photo

- Reporter

Rabu, 19 Agustus 2026 - 06:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR Gabungan mengevakuasi Jenazah M. Fahri Maulana (16), pendaki yang jatuh ke kawah Gunung Slamet.

Tim SAR Gabungan mengevakuasi Jenazah M. Fahri Maulana (16), pendaki yang jatuh ke kawah Gunung Slamet.

Pilarjateng.com, Tegal – Jenazah M. Fahri Maulana (16), pendaki yang jatuh ke kawah Gunung Slamet akhirnya berhasil dibawa turun ke basecamp (BC) Permadi Guci. Jenazah remaja asal Sirampong Brebes tersebut tiba pada Rabu (19/8/26) dinihari tepatnya pukul 02.15 WIB di BC. Permadi.

“Alhamdulillah seluruh Proses evakuasi berjalan lancar, jenazah korban sudah tiba tadi di Basecamp Permadi pukul 02.15 dinihari. Selanjutnya jenazah akan dibawa ke Puskesmas Bumijawa Tegal untuk diperiksa lebih lanjut sebelum diserahkan ke pihak keluarga,” ungkap Budiono, Kepala Kantor SAR Semarang, Rabu (19/8).

Baca Juga:  Dindikpora Rembang Beri Pemahaman Hukum kepada Guru PJOK untuk Mitigasi Risiko Pembelajaran

“Tadi selama proses evakuasi turun, di jalan tidak ada hambatan. Cuaca cerah dan semua unsur tim SAR gabungan bersinergi dengan baik,” imbuhnya.

Proses evakuasi jenazah tersebut melibatkan hampir seratus personil dari berbagai unsur SAR. Diantaranya Basarnas, Koramil, Polsek, Basecamp-basecamp Pendakian sekitar Gunung Slamet, maupun potensi SAR yang berada di area Tegal, Pemalang bahkan Pekalongan dan juga warga sekitar.

“Kami ucapkan terimakasih banyak atas segala usaha dan kerjasama yang baik antar unsur dalam SAR gabungan dalam proses evakuasi ini, sehingga dalam waktu tak lama korban bisa dievakuasi dari kawah dan dibawa turun. Tetap waspada dan kami imbau kepada pendaki untuk lebih berhati-hati agar kejadian ini tidak terulang lagi,” pungkas Budiono.

Baca Juga:  Hadapi Dinamika Tugas, Polres Demak Uji Kebugaran Personel

Seperti diberitakan sebelumnya, M. Fahri Maulana, remaja asal Sirampong Brebes meninggal dunia saat mendaki gunung Slamet bersama 3 rekan lainnya. Mereka naik pada senin (17/8/26) malam dan mencapai puncak pada selasa (18/8/26) pagi hari. Setelah selesai muncak sekira pukul 09.00 WIB mereka memutuskan turun.

Baca Juga:  Sebanyak 62 Kios Pasar Desa Sedo Demak Terbakar, Kerugian Mencapai Rp 1,2 Miliar

Namun salah satu pendaki yakni Fahri memutuskan untuk turun belakangan dan masih asyik berada di bibir kawah. Naas, tanah yang dia pijak rapuh dan ambrol sehingga membuat korban jatuh ke kawah yang berkedalaman sekira 20 meter. Kejadian tersebut disaksikan pendaki lain dan segera dilaporkan ke pos Basecamp Bosapala Sawangan yang kemudian diteruskan ke Unit Siaga SAR Pemalang Kantor SAR Semarang untuk meminta pertolongan.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan
Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo
HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup
Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal
Pemkab Wonosobo Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga
OJK: Perbankan Tetap Optimis, Kinerja dan Risiko Terjaga di Triwulan III 2026
Waka BGN Ancam Tutup Permanen SPPG Tak Layak di Rembang
Pelajar di Demak Tewas Akibat Luka Tusuk, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 18:52 WIB

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan

Jumat, 11 September 2026 - 18:32 WIB

Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo

Jumat, 11 September 2026 - 16:40 WIB

HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup

Jumat, 11 September 2026 - 09:54 WIB

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Kamis, 10 September 2026 - 23:58 WIB

Pemkab Wonosobo Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga

Berita Terbaru

Tim Gabungan kembali menggelar operasi rokok ilegal di Kabupaten Wonosobo pada Kamis (10/9/2026).

Daerah

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:54 WIB