Jateng Kembali Kirim Bantuan Korban Gempa NTT, Prioritaskan Kebutuhan Dasar

Avatar photo

- Reporter

Selasa, 1 September 2026 - 03:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengiriman bantuan tahap kedua dari Pemprov Jateng untuk para korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pengiriman bantuan tahap kedua dari Pemprov Jateng untuk para korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pilarjateng.com, Semarang – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali menyalurkan bantuan untuk para korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Pada pengiriman tahap kedua ini, bantuan diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan pangan, sandang, serta kebutuhan dasar masyarakat terdampak.

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah, Bergas Catursasi Penanggungan mengatakan, penggalangan donasi kembali dilakukan atas arahan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. Hal itu menjadi bagian dari upaya masyarakat Jateng, untuk membantu warga NTT yang masih membutuhkan dukungan setelah bencana.

“Jumlah bantuan yang dibutuhkan oleh masyarakat NTT masih besar. Sebagaimana arahan Bapak Gubernur, agar bisa membantu semaksimal mungkin,” kata Bergas, di Semarang, Senin (31/8/2026).

Menurut dia, bantuan tahap kedua tersebut berasal dari sejumlah pemerintah kabupaten/kota di Jawa Tengah, yang menitipkan donasinya melalui Pemprov Jateng. Selain itu, bantuan juga datang dari berbagai komunitas dan lembaga.

Baca Juga:  Menteri Hukum Tutup Kongres XXIV INI, Tekankan Transformasi Digital dan Integritas Notaris

Diantaranya komunitas masyarakat Tionghoa di Jawa Tengah, Koperasi Telogorejo, Indonesia Power, serta sejumlah komunitas lainnya. Ada pula masyarakat yang memilih tidak mencantumkan identitas dalam donasinya.

Bantuan yang terkumpul didominasi kebutuhan sehari-hari. Untuk kebutuhan pangan, antara lain tersedia makanan siap saji, kornet, sarden, telur, biskuit, bubur bayi, hingga susu bayi.

Sementara untuk kebutuhan sandang dan kebutuhan dasar lainnya, bantuan yang disiapkan meliputi popok bayi dan dewasa, pakaian baru, sarung, daster, pakaian dalam, serta perlengkapan mandi seperti sabun dan sampo.

Bergas mengatakan, pemilihan jenis bantuan tersebut menyesuaikan kebutuhan riil masyarakat terdampak. Saat ditugaskan Gubernur Jateng Ahmad Luthfi untuk berkoordinasi dengan Gubernur NTT, pihaknya mendapat gambaran jika kebutuhan pangan, terutama lauk-pauk, menjadi salah satu kebutuhan penting.

Bantuan dari Jawa Tengah rencananya diberangkatkan menuju Jakarta pada Selasa (1/9/2026). Sekitar lima truk disiapkan untuk mengangkut seluruh bantuan menuju Pos Pendukung Logistik Nasional (Posduklognas), yang berlokasi di area Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta.

Baca Juga:  Polres Demak Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau

Dari Posduklognas, bantuan akan diteruskan menuju NTT melalui sistem distribusi logistik nasional. Mekanisme tersebut dipilih, agar bantuan dapat lebih cepat sampai ke wilayah terdampak, sekaligus memastikan penyalurannya terkoordinasi dengan baik.

Bergas menjelaskan, Pemprov Jateng tidak menetapkan sendiri kabupaten tujuan akhir bantuan. Distribusi nantinya menyesuaikan sistem yang telah disiapkan posko nasional di NTT.

Sejumlah wilayah di Pulau Flores yang terdampak cukup besar antara lain Manggarai, Nagekeo, dan Manggarai Timur. Namun, distribusi akan disesuaikan dengan kebutuhan di seluruh wilayah terdampak.

“Di lokasi posko nasional di sana sudah menyediakan truk-truk distribusi, yang siap dikirim ke semua daerah yang ada di Kepulauan Flores di NTT,” jelasnya.

Baca Juga:  Tim SAR Evakuasi Nenek Tercebur Sumur di Pemalang, Korban Meninggal Dunia

Bergas belum memastikan apakah penggalangan donasi akan kembali dilakukan setelah tahap kedua. Pemprov Jateng masih akan melihat perkembangan kebutuhan masyarakat di NTT.

“Semoga saja ini bisa selesai. Harapan kita masyarakat NTT bisa pulih kembali, bisa semangat kembali,” ucap Bergas.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengatakan, dukungan bantuan dari Jawa Tengah tidak berhenti pada pengiriman tahap pertama. Dia telah meminta Sekretaris Daerah dan Wakil Gubernur Jawa Tengah berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/ kota, untuk menyiapkan bantuan lanjutan.

“Pak Sekda dan Pak Wagub koordinasi dengan bupati dan wali kota lainnya untuk kita merencanakan tahap kedua,” katanya beberapa waktu lalu.

Pada gelaran Jateng Bersholawat pada Minggu (23/8/2026) malam, Ahmad Luthfi juga mengajak ribuan orang untuk memanjatkan doa bersama bagi korban bencana NTT.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HLN ke-81, PLN Perkuat Peran Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa
Satlantas Polres Demak Sosialisasikan Operasi Patuh Candi 2026
Razia Rokok Ilegal di Rembang, Petugas Sita 19.360 Batang dari Dua Toko
Karhutla Gunung Lawu Tersisa Satu Titik Api, Gubernur Jateng Minta Relawan Tetap Siaga
Tekan Kemiskinan Sebesar 0,22%, Wonosobo Raih Mandaya Awards 2026
Antisipasi Penyalahgunaan Narkotika, Polres Demak Gelar Tes Urine di Tempat Hiburan Malam
OJK Perkuat Stabilitas dan Integritas Pasar Modal Melalui Tiga Langkah Stategis
Cek Kesiapan Personel, Polres Wonosobo Gelar Apel Operasi Patuh Candi 2026

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:17 WIB

HLN ke-81, PLN Perkuat Peran Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Satlantas Polres Demak Sosialisasikan Operasi Patuh Candi 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:53 WIB

Razia Rokok Ilegal di Rembang, Petugas Sita 19.360 Batang dari Dua Toko

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Karhutla Gunung Lawu Tersisa Satu Titik Api, Gubernur Jateng Minta Relawan Tetap Siaga

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Tekan Kemiskinan Sebesar 0,22%, Wonosobo Raih Mandaya Awards 2026

Berita Terbaru