Tim SAR Evakuasi Tiga Nelayan di Pantai Beringin Jepara

Avatar photo

- Reporter

Rabu, 8 Januari 2025 - 22:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR Evakuasi Tiga Nelayan di Pantai Beringin Jepara.

Tim SAR Evakuasi Tiga Nelayan di Pantai Beringin Jepara.

Pilarjateng.com, Jepara – Sebuah kapal penangkap ikan jenis Sopek asal Beringin, Jepara dilaporkan mati mesin di sekira satu mil dari pantai Beringin Jepara. Kapal Sopek yang diawaki tiga orang nelayan yakni Sukmari (44), Rofek (35), dan Jamal (37) asal Kabupaten Tegal tersebut diketahui mulai melaut pada Selasa (7/1/24) pukul 19.00 WIB.

Berdasarkan informasi dari Budiono, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang, pada pagi harinya (rabu -red) pukul 06.30 WIB saat hendak kembali ke dermaga, mesin kapal Sopek itu mendadak mati sehingga ketiga nelayan itu kebingungan karena tidak ada yang menguasai permesinan.

Baca Juga:  Polres Wonosobo Ungkap Kasus Sabu, Amankan Seorang Pria di Kalijajar

“Mesin perahu mati dan tidak ada yang bisa menghidupkannya,  sehingga mereka terombang-ambing di lautan dan akhirnya meminta bantuan,” terang Budiono.

Perahu Sopek tersebut diduga mati mesin karena kemasukan air akibat ombak besar. Sukmari yang tidak bisa berbuat apa-apa tersebut akhirnya menghubungi pemilik kapal yang juga merupakan saudara dari Sukmari.

Baca Juga:  OJK dan Pemprov Jateng Perkuat Akses Pembiayaan Hijau Bagi Industri Kecil dan Menengah

Atas informasi tersebut Budiono kemudian menerjunkan satu tim rescue dari Pos SAR Jepara untuk melakukan evakuasi. Evakuasi diperlukan karena meskipun hanya berjarak satu mill dari pantai, tetapi kondisi para ABK tersebu sudah lemas dan tidak ada kekuatan untuk mendayung perahu itu ke pantai karena harus melawan ombak besar.

Akhirnya dengan menggunakan perahu karet, tim Pos SAR Jepara berhasil mencapai perahu Sopek dan mengevakuasi ketiga nelayan tersebut. Sementara perahu Sopek itu ditangani oleh teknisi mesin yang sebelumnya juga turut serta dalam perahu karet.

Baca Juga:  Atasi Ancaman Abrasi di Sayung, Pemprov Jateng Bangun Hybrid Sea Wall

“Proses penjemputan kurang lebih 3 jam dengan kondisi ketiga nelayan  tersebut lemas karena kelelahan setelah melaut semalaman. Ketiganya kami evakuasi ke pantai Beringin, sedangkan perahunya dibawa teknisi ke dermaga beringin,” imbuh Budiono.

“Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya nelayan, untuk lebih waspada terhadap kondisi cuaca sebelum melaut guna menghindari insiden serupa,” tutup Budiono.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HLN ke-81, PLN Perkuat Peran Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa
Satlantas Polres Demak Sosialisasikan Operasi Patuh Candi 2026
Razia Rokok Ilegal di Rembang, Petugas Sita 19.360 Batang dari Dua Toko
Karhutla Gunung Lawu Tersisa Satu Titik Api, Gubernur Jateng Minta Relawan Tetap Siaga
Tekan Kemiskinan Sebesar 0,22%, Wonosobo Raih Mandaya Awards 2026
Antisipasi Penyalahgunaan Narkotika, Polres Demak Gelar Tes Urine di Tempat Hiburan Malam
OJK Perkuat Stabilitas dan Integritas Pasar Modal Melalui Tiga Langkah Stategis
Cek Kesiapan Personel, Polres Wonosobo Gelar Apel Operasi Patuh Candi 2026

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:17 WIB

HLN ke-81, PLN Perkuat Peran Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Satlantas Polres Demak Sosialisasikan Operasi Patuh Candi 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:53 WIB

Razia Rokok Ilegal di Rembang, Petugas Sita 19.360 Batang dari Dua Toko

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Karhutla Gunung Lawu Tersisa Satu Titik Api, Gubernur Jateng Minta Relawan Tetap Siaga

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Tekan Kemiskinan Sebesar 0,22%, Wonosobo Raih Mandaya Awards 2026

Berita Terbaru