Pilarjateng.com, Demak – TNI-Polri evakuasi Mbah Sopiah (60 tahun), warga Desa Prampelan, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, yang rumahnya tergenang banjir selama 5 hari. Kondisi kesehatannya yang memburuk dan tidak dapat berjalan membuatnya membutuhkan bantuan untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Setelah menerima informasi tentang kondisi Mbah Sopiah, Bhabinkamtibmas Desa Prampelan, Polsek Sayung, Bripka Rahayu Widodo bersama Bhabinsa dan BPBD langsung melakukan evakuasi menggunakan getek.
“Kami melakukan evakuasi dengan peralatan seadanya, dan Alhamdulillah, evakuasi berjalan lancar. Mbah Sopiah dievakuasi karena sakit dan tidak bisa berjalan, sehingga harus dibantu orang lain,” ujar Rahayu Widodo, Jumat (7/2).
Menurutnya, evakuasi ini merupakan bagian dari kewajiban Polri untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat.
“Ini sudah menjadi bagian dari Polri untuk dalam memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat,” jelasnya.
Banjir yang melanda Kabupaten Demak disebabkan oleh curah hujan yang tinggi dan naiknya air rob. Banjir ini telah menggenangi beberapa wilayah, termasuk Kecamatan Sayung dan Desa Prampelan.
Rahayu Widodo berharap banjir segera surut dan masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa.
“Semoga banjir segera surut dan masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa,” pungkasnya.









