Polres Purbalingga Beri Penjelasan Kasus Dugaan Pembunuhan oleh ODGJ

Avatar photo

- Reporter

Kamis, 2 Oktober 2025 - 08:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Purbalingga, AKBP Achmad Akbar  didampingi Wakapolres, Kompol Agus Amjat, Kasat Reskrim, AKP Siswanto dan Kasi Humas, AKP Setyo Hadi saat jumpa pers di Aula Wicaksana Laghawa, Mapolres Purbalingga, Rabu (1/10/2025) siang.

Kapolres Purbalingga, AKBP Achmad Akbar didampingi Wakapolres, Kompol Agus Amjat, Kasat Reskrim, AKP Siswanto dan Kasi Humas, AKP Setyo Hadi saat jumpa pers di Aula Wicaksana Laghawa, Mapolres Purbalingga, Rabu (1/10/2025) siang.

Pilarjateng.com, Purbalingga – Polres Purbalingga memberikan penjelasan terkait kasus penganiayaan berat yang mengakibatkan meninggal dunia dilakukan oleh orang dengan gangguan kejiwaan (ODGJ) yang terjadi di wilayah Kabupaten Purbalingga. Penjelasan disampaikan oleh Kapolres Purbalingga, AKBP Achmad Akbar kepad wartwan di Aula Wicaksana Laghawa, Mapolres Purbalingga, Rabu (1/10/2025) siang.

“Kami perlu menyampaikan pernyataan sehubungan dengan terjadinya dua kali peristiwa penganiayaan berat yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Pada ke dua peristiwa, ada indikasi kondisi pelaku mengalami gangguan jiwa,” kata Kapolres didampingi Wakapolres, Kompol Agus Amjat, Kasat Reskrim, AKP Siswanto dan Kasi Humas, AKP Setyo Hadi.

Peristiwa pertama menurut Kapolres terjadi pada Hari Minggu (21/9/2025) di salah satu rumah warga Desa Majatengah, Kecamatan Kemangkon. Korban berinisial AP (48) seorang ayah yang dianiaya oleh anaknya hingga mengakibatkan meninggal dunia.

“Hasil pendalaman diketahui pelaku berinisial K umur 18 tahun. Setelah dilakukan proses sesuai kaidah, terhadap pelaku dilakukan proses observasi terhadap kondisi kejiwaan yang dialaminya di rumah sakit,” jelasnya.

Baca Juga:  Polres Demak Inisiasi Sumur Bor untuk Wilayah Terdampak Kekeringan

Disampaikan Kapolres, peristiwa seperti itu terulang kembali pada Rabu (1/10) dini hari, terjadi di Desa Baleraksa, Kecamatan Karangmoncol, Kabupaten Purbalingga. Korban ada empat orang, dua diantaranya meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka-luka.

Hasil olah TKP dan pendalaman, diketahui pelaku berinisial MA, umur 27 tahun, tinggal di sekitar tempat kejadian perkara. Sejumlah korban sebagian juga masih ada hubungan keluarga dengan pelaku.

“Dari hasil pendalaman, ternyata diketahui pelaku juga dalam status perawatan kejiwaan. Hal tersebut berdasarkan dokumen yang sudah diperiksa. Bahkan yang bersangkutan terindikasi mengalami gangguan jiwa berat dari keterangan rumah sakit yang melakukan perawatan,” ungkap Kapolres.

Kapolres menambahkan pihak kepolisian tetap melakukan langkah-langkah penyelidikan terhadap dua kasus tersebut sesuai dengan ketentuan yang ada di KUHP. Namun demikian, akan dilakukan kolaborasi dengan keterangan medis sehingga dapat memproses peristiwa ini secara komprehensif sehingga tidak terulang kembali.

Baca Juga:  Karnaval Kemerdekaan di Wonosobo Berlangsung Meriah, Satukan Semangat Pengabdian dan Pelestarian Lingkungan

“Kami masih mengumpulkan fakta berdasarkan olah TKP dan sumber lain yang sifatnya verbal maupun pengamatan sosial. Sehingga indikasi mengenai gangguan kejiwaan terhadap pelaku pada dua peristiwa ini, membutuhkan observasi lebih lanjut oleh tim medis yang lebih ahli,” jelas Kapolres.

Kapolres menekankan bahwa dua kejadian tersebut perlu mendapatkan perhatian dari kita semua. Ada beberapa aspek yang harus dilaksanakan secara bersama-sama untuk mencegah atau menyembuhkan apabila ada warga yang mengalami gejala sama seperti kedua pelaku.

“Upaya edukasi, pemberian empati dan dukungan untuk memperoleh pertolongan berupa upaya tindakan medis diperlukan. Dinas terkait bisa bersama-sama melakukan upaya, sehingga tidak ada lagi peristiwa serupa yang sampai mengakibatkan korban meninggal dunia,” pungkasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Purbalingga, AKP Siswanto menjelaskan dari hasil pemeriksaan yang telah dilakukan peristiwa terjadi di Desa Baleraksa RT 2 RW 9, Kecamatan Karangmoncol, Kabupaten Purbalingga diketahui pada Rabu (1/10/2025) sekira jam 06.30 WIB.

Baca Juga:  Nelayan Asal Indramayu Hilang Terbawa Arus di Perairan Lemah Abang Jepara

Dari keterangan sejumlah saksi pelaku melakukan aksinya menggunakan parang menyerang pertama kali korban SM (41). Selanjutnya mengejar korban kedua berinisial TL (31) yang kemudian membacoknya. Pelaku selanjutnya masuk ke rumah korban dan membacok CS (74) dan SS (70) hingga meninggal dunia.

“Warga sekitar yang mendengar kegaduhan takut keluar rumah, karena pelaku memang sering mengamuk dan membawa parang sehingga warga baru berani keluar saat pa

Lebih lanjut disampaikan bahwa setelah melakukan aksinya pelaku kemudian pergi dari TKP. Pagi harinya, dilakukan pencarian oleh warga dan petugas kepolisian hingga berhasil ditemukan di perkebunan.

“Pelaku diamankan tanpa perlawanan kemudian dibawa ke Polres Purbalingga untuk proses lebih lanjut termasuk pemeriksaan kejiwaan pelaku,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PLN Jateng Siagakan Sistem Kelistrikan untuk Mendukung MTQ Nasional XXXI Tahun 2026
Polres Wonosobo Salurkan Bantuan dan Trauma Healing untuk Korban Kebakaran di Tieng
Pengajian Akbar Maulid Nabi di Al Khoiriyyah Semarang, Siswa-Siswi Tampilkan Ragam Seni dan Dakwah
Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata
Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan
Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo
HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup
Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 08:02 WIB

PLN Jateng Siagakan Sistem Kelistrikan untuk Mendukung MTQ Nasional XXXI Tahun 2026

Sabtu, 12 September 2026 - 18:22 WIB

Polres Wonosobo Salurkan Bantuan dan Trauma Healing untuk Korban Kebakaran di Tieng

Sabtu, 12 September 2026 - 16:07 WIB

Pengajian Akbar Maulid Nabi di Al Khoiriyyah Semarang, Siswa-Siswi Tampilkan Ragam Seni dan Dakwah

Sabtu, 12 September 2026 - 11:16 WIB

Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata

Jumat, 11 September 2026 - 18:52 WIB

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan

Berita Terbaru