Hari Disabilitas Internasional 2025, Wonosobo Berkomitmen Wujudkan Akzes Setara untuk Semua

Avatar photo

- Reporter

Rabu, 3 Desember 2025 - 19:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Camat Garung, Priyo Cahyono memberikan sambutan di acara Peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2025 tingkat Kabupaten Wonosobo, di Aula Kantor Kecamatan Garung, Rabu (3/12/2025).

Camat Garung, Priyo Cahyono memberikan sambutan di acara Peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2025 tingkat Kabupaten Wonosobo, di Aula Kantor Kecamatan Garung, Rabu (3/12/2025).

Pilarjateng.com, Wonosobo – Peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2025 tingkat Kabupaten Wonosobo digelar dengan penuh makna di Aula Kantor Kecamatan Garung, Rabu (3/12/2025). Tidak sekadar seremoni, kegiatan ini menjadi ruang refleksi sekaligus komitmen bersama untuk memperkuat layanan publik yang inklusif dan memastikan penyandang disabilitas memperoleh akses yang setara di berbagai sektor.

Camat Garung, Priyo Cahyono, dalam sambutannya menegaskan bahwa momentum peringatan HDI harus mampu memperluas cara pandang masyarakat terhadap keberadaan penyandang disabilitas. Menurutnya, para penyandang disabilitas menghadapi perjalanan hidup yang penuh tantangan dan membutuhkan dukungan berkelanjutan untuk memperoleh akses yang sama dalam pendidikan, layanan kesehatan, pekerjaan, hingga pelayanan publik.

“Kami berkomitmen untuk terus memperkuat pelayanan publik yang ramah disabilitas serta membuka ruang partisipasi yang lebih luas. Peringatan ini bukan hanya acara seremonial, tetapi pengingat agar semangat perjuangan saudara kita penyandang disabilitas terus diberi ruang dan dukungan,” ujarnya.

Baca Juga:  Sebanyak 62 Kios Pasar Desa Sedo Demak Terbakar, Kerugian Mencapai Rp 1,2 Miliar

Priyo juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor pemerintah, organisasi, komunitas, dan masyarakat umum untuk membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya lingkungan yang aman, nyaman, serta inklusif bagi semua.

Ketua Ikatan Disabilitas Wonosobo (IDW), Syaifurrohman, menyampaikan apresiasinya terhadap pemerintah daerah atas regulasi yang telah mengakomodasi hak penyandang disabilitas, seperti UU Nomor 8 Tahun 2016 dan Perda Kabupaten Wonosobo Nomor 1 Tahun 2015.

Menurutnya, regulasi tersebut menjadi dasar penting dalam pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas, termasuk akses terhadap fasilitas publik yang ramah bagi semua.

Baca Juga:  Pendaki yang Terjatuh di Kawah Gunung Slamet Ditemukan Meninggal Dunia

“Fasilitas publik harus didesain agar dapat digunakan semua kalangan. Penyandang disabilitas datang dari berbagai latar belakang dari kecelakaan, penyakit, hingga faktor usia. Mereka membutuhkan ruang yang aman dan inklusif,” tegasnya.

Ia menambahkan, pemberdayaan penyandang disabilitas bukanlah melalui bantuan instan seperti sembako atau bantuan uang tunai. Pemberdayaan seharusnya dilakukan melalui pelatihan, pendidikan, dan peningkatan keterampilan agar penyandang disabilitas dapat mandiri dan berdaya. Ia mencatat terdapat hampir seribu anak berkebutuhan khusus di sekolah formal serta lebih dari 4000 penyandang disabilitas yang tercatat pada bidang sosial.

“Kami berharap perhatian pemerintah diberikan melalui pendekatan humanis menyapa, mendengar, memahami kebutuhan mereka agar mereka dapat tumbuh mandiri dan percaya diri,” imbuhnya.

Baca Juga:  Apel Pembinaan Pegawai, Bupati Wonosobo Apresiasi Kinerja ASN dan Serahkan Sejumlah Penghargaan

 Pada kesempatan yang sama, juga dilakukan pengukuhan Layanan Inklusif Disabilitas (LIDI) Penanggulangan Bencana, sebuah program strategis untuk memastikan partisipasi aktif dan perlindungan penyandang disabilitas dalam seluruh siklus manajemen bencana.

Pengukuhan LIDI dilakukan oleh Kepala BPBD Kabupaten Wonosobo sebagai wujud komitmen pemerintah daerah dalam mengarusutamakan inklusi dalam kebijakan dan penanganan kebencanaan.

Peringatan HDI 2025 di Wonosobo menjadi penegasan bahwa inklusi bukan hanya slogan, melainkan prinsip yang harus diwujudkan dalam pelayanan publik sehari-hari. Pemerintah Kabupaten Wonosobo menyatakan siap terus memperkuat sinergi untuk menghadirkan lingkungan yang adil, ramah, dan setara bagi seluruh masyarakat tanpa kecuali.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PLN Jateng Siagakan Sistem Kelistrikan untuk Mendukung MTQ Nasional XXXI Tahun 2026
Polres Wonosobo Salurkan Bantuan dan Trauma Healing untuk Korban Kebakaran di Tieng
Pengajian Akbar Maulid Nabi di Al Khoiriyyah Semarang, Siswa-Siswi Tampilkan Ragam Seni dan Dakwah
Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata
Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan
Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo
HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup
Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 08:02 WIB

PLN Jateng Siagakan Sistem Kelistrikan untuk Mendukung MTQ Nasional XXXI Tahun 2026

Sabtu, 12 September 2026 - 18:22 WIB

Polres Wonosobo Salurkan Bantuan dan Trauma Healing untuk Korban Kebakaran di Tieng

Sabtu, 12 September 2026 - 16:07 WIB

Pengajian Akbar Maulid Nabi di Al Khoiriyyah Semarang, Siswa-Siswi Tampilkan Ragam Seni dan Dakwah

Sabtu, 12 September 2026 - 11:16 WIB

Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata

Jumat, 11 September 2026 - 18:52 WIB

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan

Berita Terbaru