Bangkitkan Sektor Tembakau, UPH dan KorporasiTembakau Pertama di Wonosobo Diresmikan

Avatar photo

- Reporter

Kamis, 5 Desember 2024 - 13:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distabun) Jawa Tengah meluncurkan Unit Pengolahan Hasil (UPH) dan korporasi tembakau pertama di Kabupaten Wonosobo, di Desa Tieng, Kejajar, Rabu (4/12/2024).

Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distabun) Jawa Tengah meluncurkan Unit Pengolahan Hasil (UPH) dan korporasi tembakau pertama di Kabupaten Wonosobo, di Desa Tieng, Kejajar, Rabu (4/12/2024).

Pilarjateng.com, Wonosobo – Sebagai bentuk dukungan pemerintah dalam meningkatkan nilai tambah hasil pertanian khususnya tembakau, Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distabun) Jawa Tengah meluncurkan Unit Pengolahan Hasil (UPH) dan korporasi tembakau pertama di Kabupaten Wonosobo, di Desa Tieng, Kejajar, Rabu (4/12/2024).

Wakil Bupati Wonosobo, Muhammad Albar, dalam kesempatan tersebut menyampaikan, kehadiran UPH dapat membantu petani mengurangi ketergantungan pada komoditas lain, seperti kentang, yang harganya cenderungfluktuatif. Sehingga berdampak pada upaya memperkuatperekonomian masyarakat Desa Tieng.

“UPH tembakau ini menjadi peluang bagi petani untukberinovasi dan meningkatkan kualitas produksi tembakau. Tembakau swanting dari Desa Tieng sudah terkenal sejaklama, dan sekarang saatnya bangkit untuk menyejahterakanpara petani,” ujarnya usai peresmian gedung Unit Pengolahan Hasil (UPH) Tembakau, Peresmian Kios Tembakau Swating dan Pembinaan Penyuluhan Pertanian.

Baca Juga:  Dua Bocah yang Dilaporkan Tenggelam di Irigasi Singomerto Banjarnegara Ditemukan Meninggal Dunia

Menurutnya, dengan adanya dukungan modal dari Bank Jateng serta infrastruktur yang memadai, Distabun Jatengyakin inisiatif ini akan meningkatkan kesejahteraanmasyarakat Desa Tieng. Melalui CV Dieng Arga Majudiharapkan menjadi tonggak baru dalam meningkatkan kesejahteraan petani tembakau, khususnya di Desa Tiengdan sekitarnya.

Sementara itu, Kepala Distabun Jawa Tengah Supriyanto menjelaskan, pembangunan UPH tembakau merupakanbagian dari program peningkatan pemberdayaan petani tembakau yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai HasilTembakau (DBHCHT) Propinsi Jawa Tengah. Seperti alatrigen untuk proses pemanggangan dan pengeringantembakau guna mendukung kualitas hasil panen petani.

Baca Juga:  Polda Jateng Pastikan Personel Mahir dan Taat Gunakan Senjata Api

“Kami melihat potensi besar di Desa Tieng, terutamasemangat masyarakatnya, baik pemerintah desa maupunkelompok tani. Oleh karena itu, kami mendirikan UPH tembakau ini untuk mendukung mereka,” ujar Supriyanto.

Selain fasilitas UPH, Distabun Jateng juga memperkenalkan konsep korporasi petani tembakau, yang mempersatukan para petani dalam satu kelompok untuk menciptakan ekosistem pertanian yang lebih kuat. Distabun bekerja samadengan PT Lampion Agrikultura Indonesia memberikanedukasi kepada petani mengenai praktik pertanian terbaik(Good Handling Practices/GHP) hingga strategi pemasaran.

Baca Juga:  Sekda Jateng Tegaskan Pentingnya Kualitas Pengasuhan dan Pendidikan Anak

“Para petani akan terus kami dampingi. Mulai dari proses penanganan hasil panen hingga pemasaran produk, semua akan kami dukung agar produk tembakau Desa Tieng bisa bersaing di pasar nasional,” kata Supriyanto.

“Langkah ini juga mencakup dukungan dalam pengurusancukai rokok untuk tembakau Desa Tieng agar produknyabisa dipasarkan lebih luas,” tambahnya.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Rembang Luncurkan Elektronifikasi Transaksi Pemda Melalui Pembayaran Elektronik
Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang
Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat
Sekda Jateng Tegaskan Pentingnya Kualitas Pengasuhan dan Pendidikan Anak
Pisowanan Agung, Merawat Warisan Leluhur Menyatukan Langkah Menuju Wonosobo Loh Jinawi
Jateng dan Fujian Tiongkok Teken Dua Kesepakatan Strategis
Razia Gabungan di Sulang, Petugas Sita 25.200 Batang Rokok Ilegal
Tingkatkan Minat Baca Masyarakat, Pemkab Rembang Gelar Festival Literasi

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 21:44 WIB

Pemkab Rembang Luncurkan Elektronifikasi Transaksi Pemda Melalui Pembayaran Elektronik

Senin, 27 Juli 2026 - 21:25 WIB

Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang

Sabtu, 25 Juli 2026 - 23:02 WIB

Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:51 WIB

Sekda Jateng Tegaskan Pentingnya Kualitas Pengasuhan dan Pendidikan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:29 WIB

Pisowanan Agung, Merawat Warisan Leluhur Menyatukan Langkah Menuju Wonosobo Loh Jinawi

Berita Terbaru

Bupati Rembang, Harno menjadi pembina upacara peringatan Hari Jadi ke-285 Kabupaten Rembang di Alun-Alun Rembang, Senin (27/7).

Daerah

Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang

Senin, 27 Jul 2026 - 21:25 WIB

Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, mengingatkan masyarakat agCegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obatar lebih cerdas dalam memilih obat.

Daerah

Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat

Sabtu, 25 Jul 2026 - 23:02 WIB