Pilarjateng.com, Banjarnegara – Pencarian terhadap dua anak yang diduga tenggelam di saluran irigasi Singomerto, Banjarnegara akhirnya membuahkan hasil. Korban pertama atas nama M. Fadli Al Fayad ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, Kamis (16/7) pukul 09.35 WIB dan lima jam kemudian tepatnya pukul 15.00 WIB korban kedua atas nama Zafran juga berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
“Alhamdulillah kedua anak yang hilang tenggelam berhasil tim SAR gabungan temukan namun sudah dalam keadaan meninggal dunia. Keduanya langsung dibawa tim ke RSUD Banjarnegara untuk pemeriksaan penyebab Kematian korban,” ungkap Budiono Kepala Kantor SAR Semarang.
“Korban pertama ditemukan pukul 09.35 WIB di jarak 1,7 KM dan korban kedua pukul 15.00 WIB berjarak 3,5 KM dari lokasi terakhir mereka terlihat,” imbuhnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Kantor SAR Semarang melalui Pos SAR Wonosobo memberangkatkan satu tim rescue untuk melaksanakan operasi pencarian terhadap dua anak yang dilaporkan tenggelam di Irigasi Singomerto, Desa Kalibenda, Kecamatan Sigaluh, Kabupaten Banjarnegara, pada rabu (15/7) sore sekira pukul 17.00 WIB.
Mereka diketahui sedang bermain di area sekitar daerah irigasi tersebut pada sore sekira pukul 16.30 WIB. Namun tiga puluh menit kemudian mereka berdua tidak tampak lagi di saluran irigasi yang berkedalaman sekitar 1,5 hingga 2 meter tersebut. Warga sempat melakukan pencarian namun hingga malam tidak membuahkan hasil hingga akhirnya dilaporkan ke tim SAR gabungan untuk dilakukan pencarian.
Pencarian yang melibatkan puluhan personil tim SAR gabungan dilakukan dengan cara penyisiran dan juga penyelaman di titik-titik tertentu. Setelah seharian dilakukan pencarian akhirnya kedua korban berhasil ditemukan.
“Kami mengucapkan turut berdukacita kepada keluarga korban atas musibah yang terjadi ini dan kami berharap semoga kejadian seperti ini tidak terjadi lagi. Terimakasih juga atas kerjasama tim SAR gabungan sehingga kedua korban bisa segera ditemukan,” pungkas Budiono.









