Bappenas Dorong Optimalisasi PAD untuk Perkuat Kemandirian Fiskal Daerah

Avatar photo

- Reporter

Senin, 20 April 2026 - 10:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Deputi Bidang Pembangunan Kewilayahan Kementerian PPN/Bappenas Medrilzam, mewakili Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, hadir sebagai narasumber dalam rangkaian Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) bagi Ketua DPRD seluruh Indonesia di Akademi Militer Magelang, Jumat (17/4).

Deputi Bidang Pembangunan Kewilayahan Kementerian PPN/Bappenas Medrilzam, mewakili Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, hadir sebagai narasumber dalam rangkaian Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) bagi Ketua DPRD seluruh Indonesia di Akademi Militer Magelang, Jumat (17/4).

Pilarjateng.com, Magelang – Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) menghadirkan Deputi Bidang Pembangunan Kewilayahan Kementerian PPN/Bappenas Medrilzam, mewakili Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas dalam rangkaian Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) bagi Ketua DPRD seluruh Indonesia di Akademi Militer Magelang pada Jumat (17/4).

Kehadiran Kementerian PPN/Bappenas menjadi bagian dari upaya Lemhannas RI dalam memperkuat pemahaman pimpinan DPRD terhadap arah pembangunan nasional, khususnya dalam kerangka perencanaan pembangunan jangka panjang menuju Indonesia Emas 2045.

Dalam paparannya, Medrilzam menekankan pentingnya keterpaduan antara perencanaan dan penganggaran sebagai fondasi utama pembangunan. Ia mengingatkan bahwa perencanaan pembangunan harus selaras dengan alokasi anggaran agar kebijakan yang dirumuskan dapat diimplementasikan secara efektif di daerah.

Baca Juga:  Berburu Biawak, Yusuf Afandi Hanyut di Sungai Lusi Grobogan

Selain itu, Medrilzam menyoroti pentingnya penguatan kapasitas fiskal daerah sebagai prasyarat untuk mendorong pembangunan yang berkelanjutan. Saat ini, struktur pendapatan daerah masih didominasi oleh transfer dari pemerintah pusat yang mencapai sekitar 83%, sehingga optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi semakin penting untuk diperkuat.

“Teman-teman sibuk dengan TKD tapi PAD-nya kelupaan. Potensinya PAD itu besar, kalau kita mau serius,” ujar Medrilzam.

Baca Juga:  Dua Atlet Dayung Tenggelam Saat Berlatih di Sungai Laes Pemalang

Lebih lanjut disampaikan bahwa penguatan fiskal daerah tidak hanya dilakukan melalui peningkatan kualitas belanja, tetapi juga melalui optimalisasi sumber-sumber pendapatan daerah serta pengembangan skema pembiayaan alternatif.

“Selain bicara spending, juga bicara bagaimana kita bisa meningkatkan revenue. Itu kunci sekarang terutama PAD,” tambahnya.

Medrilzam juga menekankan bahwa pembangunan nasional telah memiliki kerangka yang jelas melalui RPJPN 2025–2045 dan RPJMN 2025–2029 sebagai fondasi awal. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah agar perencanaan pembangunan dapat berjalan selaras dan saling mendukung.

Baca Juga:  Tidak Bisa Berenang, Seorang Remaja Tewas Tenggelam di Sungai Sengkarang Pekalongan

Berangkat dari hal tersebut, DPRD memiliki peran strategis dalam memastikan kualitas perencanaan dan penganggaran di daerah melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan.

Melalui KPPD yang berlangsung pada 15–19 April, Lemhannas RI terus mendorong penguatan kapasitas kepemimpinan pimpinan DPRD agar mampu memahami arah kebijakan pembangunan nasional serta mengoptimalkan perannya dalam mendukung kemandirian fiskal dan pembangunan daerah.

 

 

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Puluhan Pesepakbola Cilik Ikuti Festival FORSGI di Stadion Krida Rembang
Polres Demak Sita 324 Botol Miras dalam Razia di Tiga Kecamatan
Dua Jabatan Strategis di Polres Demak Berganti, Kapolres Dorong Kinerja Profesional
Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Kasus Narkoba di Demak
Solusi Bangun Indonesia Salurkan 21 Ekor Hewan Kurban untuk Masyarakat di Cilacap
Diduga Lakukan Penipuan, Satgas PASTI Hentikan Kegiatan Appeninc, VID dan Sensenowai
OJK Percepat Pertumbuhan Ekonomi Daerah Melalui Sinergi Lintas Sektor
Warga Kumendung Rembang Sembelih Sapi Kurban Bantuan Presiden Seberat 1 Ton Lebih

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:37 WIB

Puluhan Pesepakbola Cilik Ikuti Festival FORSGI di Stadion Krida Rembang

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:17 WIB

Polres Demak Sita 324 Botol Miras dalam Razia di Tiga Kecamatan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:55 WIB

Dua Jabatan Strategis di Polres Demak Berganti, Kapolres Dorong Kinerja Profesional

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:14 WIB

Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Kasus Narkoba di Demak

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:21 WIB

Solusi Bangun Indonesia Salurkan 21 Ekor Hewan Kurban untuk Masyarakat di Cilacap

Berita Terbaru