BNN Jateng Siapkan Layanan Rehabilitasi Unggulan

Avatar photo

- Reporter

Jumat, 14 November 2025 - 03:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah, Brigjen Pol Dr. H. Agus Rohmat (tengah) bersama peserta Workshop Peningkatan Kemampuan Layanan Petugas Rehabilitasi Menuju Layanan Unggulan, yang diselenggarakan di Hotel Griya Persada Bandungan, Kabupaten Semarang, Kamis (13/11).

Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah, Brigjen Pol Dr. H. Agus Rohmat (tengah) bersama peserta Workshop Peningkatan Kemampuan Layanan Petugas Rehabilitasi Menuju Layanan Unggulan, yang diselenggarakan di Hotel Griya Persada Bandungan, Kabupaten Semarang, Kamis (13/11).

Pilarjateng.com, Bandungan – Dalam rangka memperkuat kualitas pelayanan publik dan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang berorientasi pada kemanusiaan, Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Tengah (BNNP Jateng) menyelenggarakan Workshop Peningkatan Kemampuan Layanan Petugas Rehabilitasi Menuju Layanan Unggulan, bertempat di Hotel Griya Persada Bandungan, Kabupaten Semarang, Kamis (13/11).

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Asta Cita Presiden Prabowo–Gibran, terutama dalam upaya mewujudkan sumber daya manusia unggul, memperkuat layanan kesehatan dan kesejahteraan sosial, serta reformasi pelayanan publik yang profesional dan berintegritas. Selain itu, kegiatan ini juga sejalan dengan program 100 Hari Kerja Kepala BNN RI, yang menitikberatkan pada penguatan kapasitas personel dan transformasi pelayanan rehabilitasi berbasis empati, profesionalisme, dan nilai kemanusiaan.

Workshop yang diikuti 30 peserta dari BNNP dan BNNK se-Jawa Tengah ini tidak hanya menjadi forum peningkatan kapasitas teknis, tetapi juga wahana memperkuat semangat sinergi antarunit kerja di lingkungan BNN. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan budaya kerja kolaboratif, kreatif, dan berorientasi hasil, sejalan dengan semangat reformasi birokrasi dan War on Drugs for Humanity yang digaungkan oleh Kepala BNN RI.

Dalam sambutannya, Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah, Brigjen Pol Dr. H. Agus Rohmat, menegaskan bahwa saat ini lembaga rehabilitasi milik BNN harus siap menghadapi realitas baru yaitu kompetisi layanan yang semakin ketat.

Baca Juga:  Pimpin Sertijab Kasat Lantas dan Kapolsek Mranggen, Kapolres Demak Tekankan Pelayanan Publik

“Klinik BNNP dan BNNK kini berada dalam iklim persaingan yang ketat dengan rumah sakit, klinik swasta, dan lembaga rehabilitasi sosial. Setelah keluarnya Keputusan Menteri Sosial RI Nomor 257/HUK/2025, jumlah IPWL di Jawa Tengah yang semula 15 kini hanya tersisa 9. Ini menjadi peringatan bahwa hanya lembaga dengan layanan terbaiklah yang akan bertahan,” ucap Agus Rohmat.

Beliau menambahkan, kondisi tersebut menjadi momentum bagi BNN untuk tidak hanya berfokus pada aspek medis, tetapi juga membangun reputasi layanan berbasis empati, profesionalitas, dan akuntabilitas publik. Menurutnya, menghadirkan service excellence bukan semata memenuhi standar, melainkan memberikan pengalaman layanan yang melampaui harapan masyarakat.

“Service excellence adalah komitmen moral kita. Bukan sekadar cepat dan ramah, tapi bagaimana kita menghadirkan pelayanan yang tulus, penuh perhatian, dan bertanggung jawab. Layanan yang tidak hanya menyembuhkan tubuh, tapi juga menguatkan jiwa,” ucapnya.

Lebih lanjut, Brigjen Pol Agus Rohmat menjelaskan bahwa layanan unggulan dapat diukur melalui sepuluh pilar utama, yakni responsif, ramah, personalisasi, komunikatif, profesional, tanggap, kualitas produk, aksesibilitas, ketersediaan, dan kepercayaan. Menurutnya, kesepuluh aspek tersebut menjadi tolok ukur utama dalam meningkatkan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM), yang secara berkala diukur berdasarkan penilaian langsung dari klien yang menerima layanan rehabilitasi.

Baca Juga:  BMKG Gelar Sekolah Lapang di Lasem, Perkuat Kesiapsiagaan Gempa di Rembang

“Angka IKM bukan sekadar data, melainkan cerminan kepercayaan masyarakat. Ketika masyarakat merasa puas, berarti kehadiran kita dirasakan nyata,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Tim Bidang Rehabilitasi BNNP Jateng, Sholikhun, menyoroti pentingnya peran petugas rehabilitasi sebagai ujung tombak dalam proses pemulihan penyalahguna NAPZA. Menurutnya, rehabilitasi bukan hanya program kesehatan, tetapi juga gerakan sosial kemanusiaan yang membutuhkan kepekaan, pemahaman psikologis, dan kemampuan interpersonal yang kuat.

“Fokus kami adalah bagaimana klien dapat mencapai kondisi clean dan mampu mempertahankan keberlanjutan pemulihan. Itu hanya bisa tercapai bila petugas memiliki kemampuan teknis, empati yang tinggi, dan ketahanan emosional,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa peningkatan kapasitas tidak berhenti pada pelatihan formal. Keterampilan petugas juga harus terus diasah melalui improvisasi lapangan, supervisi berjenjang, serta kolaborasi lintas sektor, agar pelayanan rehabilitasi menjadi lebih adaptif terhadap dinamika sosial masyarakat.

“Harapan saya seluruh petugas rehabilitasi yang hadir pada acara ini, dapat mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh sampai dengan akhir dan goalnya adalah menjadi pribadi yang memberikan quality service yang terbaik tulus dari dalam hati,” terangnya

Baca Juga:  Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

Salah satu narasumber, Indra Dwi Purnomo, menyampaikan materi strategis yaitu Strategi Personal Self-Care dan Ketahanan Emosional Petugas untuk Mencapai Layanan Bintang Lima serta Seni Komunikasi Terapeutik dan Empati dalam Layanan Rehabilitasi.

Dalam paparannya, Indra menekankan pentingnya keseimbangan mental dan emosional bagi petugas rehabilitasi.

“Mereka bekerja di garis depan menghadapi individu dengan kondisi psikologis kompleks, sehingga kemampuan menjaga keseimbangan diri dan menerapkan komunikasi terapeutik menjadi kunci utama keberhasilan layanan,” tegas.

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi BNN Provinsi Jawa Tengah untuk meneguhkan arah transformasi layanan rehabilitasi yang berfokus pada kemanusiaan. Melalui peningkatan kapasitas petugas, penguatan empati, dan profesionalisme dalam pelayanan, BNN Jateng berkomitmen membangun sistem rehabilitasi yang tidak hanya menyembuhkan, tetapi juga memberdayakan.

Upaya ini menegaskan bahwa perang melawan narkoba tidak dapat dijalankan sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, lembaga pendidikan, dunia kerja, komunitas, dan masyarakat sipil. Sinergi tersebut diharapkan mampu menciptakan ekosistem pemulihan yang lebih sehat, adaptif, dan berkelanjutan. Dengan semangat pelayanan yang tulus dan berorientasi pada kemanusiaan, BNN Jateng terus bergerak menjaga masa depan generasi bangsa menuju Indonesia yang bersih, tangguh, dan bersinar.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Demak Rotasi Empat Pejabat, Kapolres Tekankan Penguatan Kamtibmas
Tekan Pelanggaran Lalu Lintas, Polres Demak Edukasi Pengemudi Ojol Tentang Keselamatan Berkendara
HLN ke-81, PLN Perkuat Peran Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa
Satlantas Polres Demak Sosialisasikan Operasi Patuh Candi 2026
Razia Rokok Ilegal di Rembang, Petugas Sita 19.360 Batang dari Dua Toko
Karhutla Gunung Lawu Tersisa Satu Titik Api, Gubernur Jateng Minta Relawan Tetap Siaga
Tekan Kemiskinan Sebesar 0,22%, Wonosobo Raih Mandaya Awards 2026
Antisipasi Penyalahgunaan Narkotika, Polres Demak Gelar Tes Urine di Tempat Hiburan Malam

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Polres Demak Rotasi Empat Pejabat, Kapolres Tekankan Penguatan Kamtibmas

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Tekan Pelanggaran Lalu Lintas, Polres Demak Edukasi Pengemudi Ojol Tentang Keselamatan Berkendara

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:17 WIB

HLN ke-81, PLN Perkuat Peran Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Satlantas Polres Demak Sosialisasikan Operasi Patuh Candi 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:53 WIB

Razia Rokok Ilegal di Rembang, Petugas Sita 19.360 Batang dari Dua Toko

Berita Terbaru