Pilarjateng.com, Semarang – Dalam upaya menekan penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja, BNNP Jawa Tengah menggelar Skrining dan Intervensi Lapangan di wilayah Kecamatan Gayamsari, Semarang, Rabu (11/12/24).
Kegiatan yang diikuti 26 remaja tersebut berlangsung di SMK Pelita Nusantara 1, melibatkan berbagai tenaga ahli di bidang hukum, kesehatan, dan psikologi, dipimpin oleh Konselor Adiksi Ahli Madya, Sholikun bersama tim pelaksana dari BNNP Jawa Tengah.
Dalam kegiatan tersebut para peserta mendapatkan arahan terkait bahaya penyalahgunaan narkoba dari perspektif hukum dan kesehatan.
“Kami ingin memastikan bahwa remaja memahami risiko yang terkait dengan penyalahgunaan narkoba, baik dari sisi kesehatan fisik maupun psikologis, serta dampaknya dalam konteks hukum,” ujar Sholikun, dalam sesi pembukaan mewakili Kepala BNNP Jawa Tengah Brigjen. Pol. Dr. H. Agus Rohmat.
Setelah sosialisasi, para peserta menjalani pemeriksaan tingkat risiko penyalahgunaan narkoba menggunakan instrumen Alcohol, Smoking, and Substance Involvement Screening Test (ASSIST). Skrining ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat risiko masing-masing individu terhadap penyalahgunaan zat adiktif.
Hasil pemeriksaan kemudian disampaikan langsung kepada peserta sebagai dasar untuk memberikan intervensi lebih lanjut.
“Pendekatan seperti ini penting untuk memastikan bahwa setiap remaja mendapatkan penanganan yang tepat sesuai kebutuhan mereka,” ungkap Patricia Meta P, M.Psi., Psikolog.
Intervensi langsung diberikan kepada peserta dengan risiko ringan, sementara remaja dengan risiko lebih tinggi diarahkan untuk mendapatkan penanganan lanjutan.
Terpisah Kepala BNNP Jawa Tengah Brigjen. Pol. Dr. H. Agus Rohmat menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi langkah preventif, tetapi juga membuka ruang dialog antara tenaga ahli dan remaja mengenai tantangan yang mereka hadapi sehari-hari.
“Diharapkan, kegiatan seperti ini dapat berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang bebas dari penyalahgunaan narkoba, khususnya di Kecamatan Gayamsari,” ungkapnya.









