Bupati Kudus Dorong Kolaborasi Koperasi Desa Merah Putih untuk Perkuat Ekonomi Lokal

Avatar photo

- Reporter

Jumat, 7 November 2025 - 19:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris saat melaksanakan koordinasi Program KDMP yang digelar di Kantor Kementerian Koperasi, Jakarta Selatan, Jumat (7/11/2025).

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris saat melaksanakan koordinasi Program KDMP yang digelar di Kantor Kementerian Koperasi, Jakarta Selatan, Jumat (7/11/2025).


Pilarjateng.com, Jakarta – Pemerintah Kabupaten Kudus terus menunjukkan komitmen nyata dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP). Langkah strategis tersebut ditegaskan oleh Bupati Kudus Sam’ani Intakoris saat melaksanakan koordinasi Program KDMP yang digelar di Kantor Kementerian Koperasi, Jakarta Selatan, Jumat (7/11/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah, dan Sekretaris Kementerian Koperasi, Ahmad Zabadi beserta jajaran. Dari Kabupaten Kudus turut hadir Ketua DPRD Kudus, Masan, Anggora DPRD Kudus, Asisten Sekda, serta Kepala OPD terkait yang bersama-sama membahas arah kebijakan dan kolaborasi pengembangan koperasi desa ke depan.

Dalam sambutannya, Bupati Sam’ani menyampaikan bahwa Kabupaten Kudus memiliki 9 kecamatan dan 132 desa/kelurahan, dan seluruh Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih telah berbadan hukum. Dari jumlah tersebut, beberapa koperasi seperti di Kecamatan Jati, Dawe, dan Mejobo sudah mulai beroperasi aktif.

Baca Juga:  Tali Asih Pemprov Jateng untuk Penghafal Al-Qur’an

Sam’ani menegaskan, keberadaan KDMP di Kudus menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan wadah ekonomi produktif yang dikelola masyarakat secara mandiri.

“Kami mendorong seluruh ASN di lingkungan Pemkab Kudus untuk menjadi anggota Kopdes Merah Putih. Hal ini bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bentuk partisipasi aktif dalam memperkuat ekonomi desa,” ujar Bupati Sam’ani Intakoris.

Pihaknya menambahkan, Pemerintah Kabupaten Kudus tengah mengoptimalkan berbagai langkah strategis, seperti kolaborasi antara Bumdes, KMP, dan MBG, serta pemanfaatan bangunan sekolah hasil regrouping yang tidak lagi digunakan untuk dijadikan sekretariat atau gudang koperasi. Lebih lanjut, Bupati Sam’ani menegaskan bahwa Pemkab Kudus juga membuka ruang kolaborasi dengan sektor swasta. 

Baca Juga:  Pabrik Kemasan Kertas Asal Tiongkok Berinvestasi di Kendal

“Kami siap bersinergi dengan perusahaan besar seperti PT. Djarum dan PT. Pura yang telah memiliki koperasi karyawan. Dengan dukungan lintas sektor, kami optimistis pertumbuhan ekonomi Kudus akan semakin kuat dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Dalam arahannya, Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengapresiasi inisiatif dan progres KDMP di Kabupaten Kudus. Menurutnya, koperasi kini tidak lagi hanya dipandang sebagai lembaga ekonomi kecil di pedesaan, tetapi sebagai motor penggerak utama perekonomian lokal.

“Dulu koperasi hanya dipandang dari sisi kelembagaan. Namun sekarang, melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, masyarakat desa menjadi subjek ekonomi yang aktif. Koperasi berperan memperpendek rantai pasok, menekan harga, dan menggerakkan perputaran ekonomi di tingkat desa,” jelas Ferry.

Baca Juga:  Peringati Hardiknas 2026, Bupati Rembang Tekankan Pendidikan Karakter dan Kolaborasi

Sementara itu, Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah menekankan pentingnya penguatan kelembagaan dan kolaborasi lintas level pemerintahan. 

“Kami menyiapkan koperasi yang sudah ada agar bisa berintegrasi dengan Kopdes. Ini bukan hanya tentang mendirikan koperasi baru, tapi juga menguatkan yang telah berjalan. Tujuan utamanya menjaga swasembada pangan dan memutus rantai pasok agar masyarakat desa benar-benar merasakan manfaat ekonomi,” paparnya.

Melalui forum ini, terbangun kesepahaman bersama bahwa penguatan Koperasi Desa Merah Putih bukan sekadar program administratif, melainkan gerakan kolektif menuju kemandirian ekonomi berbasis desa.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Puluhan Pesepakbola Cilik Ikuti Festival FORSGI di Stadion Krida Rembang
Polres Demak Sita 324 Botol Miras dalam Razia di Tiga Kecamatan
Dua Jabatan Strategis di Polres Demak Berganti, Kapolres Dorong Kinerja Profesional
Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Kasus Narkoba di Demak
Solusi Bangun Indonesia Salurkan 21 Ekor Hewan Kurban untuk Masyarakat di Cilacap
Diduga Lakukan Penipuan, Satgas PASTI Hentikan Kegiatan Appeninc, VID dan Sensenowai
OJK Percepat Pertumbuhan Ekonomi Daerah Melalui Sinergi Lintas Sektor
Warga Kumendung Rembang Sembelih Sapi Kurban Bantuan Presiden Seberat 1 Ton Lebih

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:37 WIB

Puluhan Pesepakbola Cilik Ikuti Festival FORSGI di Stadion Krida Rembang

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:17 WIB

Polres Demak Sita 324 Botol Miras dalam Razia di Tiga Kecamatan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:55 WIB

Dua Jabatan Strategis di Polres Demak Berganti, Kapolres Dorong Kinerja Profesional

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:14 WIB

Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Kasus Narkoba di Demak

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:21 WIB

Solusi Bangun Indonesia Salurkan 21 Ekor Hewan Kurban untuk Masyarakat di Cilacap

Berita Terbaru