Dua Petani Meninggal Dunia Tertimbun Tanah Longsor di Pemalang

Avatar photo

- Reporter

Jumat, 30 Januari 2026 - 17:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pilarjateng.com, Pemalang – Wilayah Desa Bongas, Kecamatan Watukumpul, Pemalang tepatnya di area Perhutani, Minggu (25/1/25) sekira pukul 06.00 WIB diterjang longsor dari lereng Gunung Slamet. Akibatnya, Aksinudin (40) dan Hamim (60), dua orang petani asal daerah setempat yang sedang berada di area tersebut dilaporkan tertimbun material longsor.

Setelah menerima informasi adanya kejadian tersebut, Basarnas Kantor SAR Semarang melalui Unit Siaga SAR Pemalang memberangkatkan satu tim dan bergabung dengan tim SAR lainnya untuk melakukan pencarian.

Baca Juga:  Polres Demak Amankan 470 Botol Miras Siap Edar

Pada hari senin (26/1/25), usaha tim SAR Gabungan belum membuahkan hasil, namun di hari kedua pencarian, tim SAR gabungan berhasil menemukan korban atas nama Aksinudin, dalam keadaan meninggal dunia.

“Korban pertama atas nama Aksinudin ditemukan tim pada pukul 08.30 WIB dalam kondisi MD dan langsung dibawa ke rumah duka. Masih ada satu lagi atas nama Pak Hamim yang dicari oleh tim,” ungkap Budiono, Kepala Kantor SAR Semarang.

Baca Juga:  Polres Wonosobo Bekuk Empat Tersangka Pencurian dengan Kekerasan di SPBU Selokromo

Masih berdasarkan informasi dari Budiono, pencarian pun berlanjut di tengah hujan yang terkadang turun, lokasi licin, kabut tebal dan juga dingin yang cukup menusuk badan. Tim terus berjibaku berpacu dengan waktu dan juga kekhawatiran atas terjadinya longsor susulan.

Akhirnya setelah enam hari pencarian, tepatnya Jumat (30/1/26) siang, tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban terakhir atas nama Hamim. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia tertimbun material longsoran di lerengan bukit yang longsor.

Baca Juga:  Polres Wonosobo Luncurkan Program Peduli CTEV, Dorong Deteksi Dini Kaki Bengkok pada Anak

“Korban terakhir atas nama Hamim telah ditemukan pada Jumat siang pukul 12.50 WIB dalam kondisi meninggal dunia (MD). Selanjutnya korban dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka,” imbuh Budiono.

“Dengan ditemukannya seluruh korban maka seluruh proses operasi pencarian dinyatakan selesai dan resmi ditutup pada hari ini pukul 14.00 WIB. Terimakasih atas seluruh usaha tim SAR gabungan sehingga para korban berhasil ditemukan,” tutup Budiono dalam keterangannya, Jumat (30/1).

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PLN Jateng Siagakan Sistem Kelistrikan untuk Mendukung MTQ Nasional XXXI Tahun 2026
Polres Wonosobo Salurkan Bantuan dan Trauma Healing untuk Korban Kebakaran di Tieng
Pengajian Akbar Maulid Nabi di Al Khoiriyyah Semarang, Siswa-Siswi Tampilkan Ragam Seni dan Dakwah
Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata
Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan
Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo
HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup
Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 08:02 WIB

PLN Jateng Siagakan Sistem Kelistrikan untuk Mendukung MTQ Nasional XXXI Tahun 2026

Sabtu, 12 September 2026 - 18:22 WIB

Polres Wonosobo Salurkan Bantuan dan Trauma Healing untuk Korban Kebakaran di Tieng

Sabtu, 12 September 2026 - 16:07 WIB

Pengajian Akbar Maulid Nabi di Al Khoiriyyah Semarang, Siswa-Siswi Tampilkan Ragam Seni dan Dakwah

Sabtu, 12 September 2026 - 11:16 WIB

Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata

Jumat, 11 September 2026 - 18:52 WIB

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan

Berita Terbaru