Gandeng Investor, Pemkab Wonosobo Sulap Sampah Jadi Energi

Avatar photo

- Reporter

Sabtu, 14 Maret 2026 - 05:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat bersama Direktur PT Tribaliv Green Solutions, Trigo Neo Starden, menandatangani proyek pengolahan sampah menjadi energi ramah lingkungan atau waste-to-energy di Ruang Perundingan Pendopo Bupati Wonosobo, Jumat (13/3/2026).

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat bersama Direktur PT Tribaliv Green Solutions, Trigo Neo Starden, menandatangani proyek pengolahan sampah menjadi energi ramah lingkungan atau waste-to-energy di Ruang Perundingan Pendopo Bupati Wonosobo, Jumat (13/3/2026).

Pilarjateng.com, Woosobo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonosobo menjalin kerjasama dengan PT Tribaliv Green Solutions dalam proyek pengolahan sampah menjadi energi ramah lingkungan atau waste-to-energy. Kesepakatan tersebut ditandatangani langsung Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat bersama Direktur PT Tribaliv Green Solutions, Trigo Neo Starden, di Ruang Perundingan Pendopo Bupati Wonosobo, Jumat (13/3/2026).

Kerja sama ini menjadi langkah strategis Pemkab Wonosobo dalam mengatasi persoalan sampah sekaligus mendorong pembangunan rendah karbon. Melalui kerjasama waste-to-energy ino akan mengubah sampah menjadi gas yang memiliki nilai ekonomi, tanpa membebani AnggaranPendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat menjelaskan, kesepakatan bersama tersebut menjadi pedoman awal untuk pelaksanaan kerja sama yang lebih teknis ke depan.

“Pada 9 Maret lalu sudah dilakukan pembahasan dengan Tim Kerja Sama Daerah dan OPD terkait. Alhamdulillah hari ini kita bisa menandatangani nota kesepakatan sebagai pedoman untuk melanjutkan kerja sama yang lebih teknis melalui perjanjian kerja sama,” ujar Afif.

Baca Juga:  OJK: Industri Perbankan Syariah Tumbuh Solid

Dalam kesepakatan tersebut, Pemkab Wonosobo berkomitmen menyediakan pasokan sampah sekitar 350 ton per hari atau bahkan lebih. Selanjutnya, sampah akan dikirim ke fasilitas pengolahan PT Tribaliv Green Solutions di Bandongan, Kabupaten Magelang.

“Total kebutuhan sampah untuk proyek ini sekitar 1.100 ton per hari, sementara dari Wonosobo kita menyiapkan sekitar 350 ton. Nantinya sampah akan kita zonasi dalam beberapa titik TPS untuk memudahkan pengangkutan,” ujarnya.

Afif menambahkan, pengelolaan sampah selama ini memangmenjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah daerah. Berbagai teori pengolahan sampah sudah banyak dibahas, namun implementasinya tidak mudah dilakukan di lapangan.

Ia berharap kerja sama ini dapat menjadi solusi konkret, terutama dalam menjaga kebersihan kawasan wisata Wonosobo seperti Dieng yang menjadi destinasi andalan.

“Wisatawan tentu ingin datang ke tempat yang bersih dan nyaman, bukan bau sampah. Dengan kerja sama ini kita berharap pengelolaan sampah di Wonosobo bisa lebih baik,” ucapanya.

Baca Juga:  Cegah Longsor, Pemkab Wonosobo dan Relawan Tanam 200 Pohon Damar di Jalisu

Sementara itu, Direktur PT Tribaliv Green Solutions, TrigoNeo Starden, mengatakan pihaknya telah menjajaki berbagai daerah selama sekitar tiga tahun sebelum akhirnya memulai kerja sama dengan Wonosobo. Menurutnya, respons cepat dari Pemkab Wonosobo menjadi salah satu alasan utama proyek ini dapat segera direalisasikan.

“Saya sangat menghargai komitmen Pak Bupati. Dalam tigahari saja nota kesepakatan sudah bisa diselesaikan karenabeliau memahami kebutuhan proyek ini dan juga manfaatyang akan diberikan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Trigo menjelaskan, proyek tersebut akan mengolah sekitar1.100 ton sampah setiap hari menjadi gas alam cair atauLiquefied Natural Gas (LNG). Gas yang dihasilkandiperkirakan mencapai sekitar 149 juta meter kubik per hariatau setara dengan potensi listrik hingga 408 megawatt.

Seluruh investasi proyek ini, lanjutnya, akan didanaisepenuhnya oleh investor dari Jerman sehingga tidakmemerlukan dukungan anggaran dari pemerintah daerah.

“Semua investasi 100 persen dibiayai dari Jerman. Kami tidak akan meminta APBD satu rupiah pun. Bahkan armada truk listrik untuk pengangkutan sampah juga akan kami siapkan,” katanya.

Baca Juga:  Polres Wonosobo Ungkap Kasus Dugaan Pencabulan Seorang Ayah Terhadap Anak Kandungnya

Pembangunan fasilitas pengolahan sampah direncanakanberdiri di lahan seluas sekitar lima hektare di Bandongan, Magelang. Peletakan batu pertama ditargetkan dapatdilakukan pada April 2026.

Selain mengolah sampah menjadi energi, proyek ini jugadiharapkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Perusahaan berkomitmen memberdayakan tenaga kerja lokalserta menyediakan program pelatihan bagi sumber dayamanusia di daerah.

“Nanti SDM-nya kita utamakan dari masyarakat lokal. Jikadiperlukan, kami juga siap memberikan pelatihan termasukbahasa Jerman,” tambahnya.

Trigo juga memastikan keberadaan fasilitas pengolahantersebut tidak akan menimbulkan bau maupun penumpukansampah seperti tempat pembuangan akhir konvensional.

Selain itu, sebagian keuntungan proyek akan dialokasikanuntuk program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang mendukung pembangunan masyarakat.

Ke depan, kerja sama pengelolaan sampah ini tidak hanyamelibatkan Wonosobo dan Magelang, tetapi juga berpotensidiperluas ke daerah lain di sekitarnya sebagai solusipengelolaan sampah berkelanjutan.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Puluhan Pesepakbola Cilik Ikuti Festival FORSGI di Stadion Krida Rembang
Polres Demak Sita 324 Botol Miras dalam Razia di Tiga Kecamatan
Dua Jabatan Strategis di Polres Demak Berganti, Kapolres Dorong Kinerja Profesional
Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Kasus Narkoba di Demak
Solusi Bangun Indonesia Salurkan 21 Ekor Hewan Kurban untuk Masyarakat di Cilacap
OJK Percepat Pertumbuhan Ekonomi Daerah Melalui Sinergi Lintas Sektor
Warga Kumendung Rembang Sembelih Sapi Kurban Bantuan Presiden Seberat 1 Ton Lebih
Idul Adha 1447 H, Polres Demak Salurkan Daging Kurban kepada Masyarakat

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:37 WIB

Puluhan Pesepakbola Cilik Ikuti Festival FORSGI di Stadion Krida Rembang

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:17 WIB

Polres Demak Sita 324 Botol Miras dalam Razia di Tiga Kecamatan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:55 WIB

Dua Jabatan Strategis di Polres Demak Berganti, Kapolres Dorong Kinerja Profesional

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:14 WIB

Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Kasus Narkoba di Demak

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:21 WIB

Solusi Bangun Indonesia Salurkan 21 Ekor Hewan Kurban untuk Masyarakat di Cilacap

Berita Terbaru