Indeks Pertanaman Padi Rembang Tertinggi se Jawa Tengah

Avatar photo

- Reporter

Kamis, 4 Desember 2025 - 15:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penanaman padi di persawahan Kabupaten Rembang

Penanaman padi di persawahan Kabupaten Rembang

Pilarjateng.com, Rembang – Indeks Pertanaman (IP) padi di Kabupaten Rembang tahun 2025 ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Bahkan Rembang ditetapkan sebagai daerah dengan indeks penanaman padi tertinggi se Jawa Tengah.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpan) Kabupaten Rembang, Agus Iwan Haswanto seusai penyaluran Alat Mesin Pertanian (Alsintan) di halaman kantor Dintanpan, Kamis (3/12/2025).

Baca Juga:  Waka BGN Ancam Tutup Permanen SPPG Tak Layak di Rembang

“Ini mengindikasikan bahwa luas lahan pertanaman kita untuk padi meningkat. Mungkin karena kebijakan dari Pemerintah Pusat terkait harga yang pas, relatif terjaga, pupuk bagus , kemudian cuaca juga relatif mendukung,” jelas Agus.

Sedangkan serangan hama pada tahun 2025 ini, menurut Agus relatif rendah. Serangan hama, seperti tikus dan wereng tidak ada. Sehingga tugas dari Dintanpan ke depan menjaga kinerja di tahun ini tetap terjaga.

Baca Juga:  Lantik 11 ASN, Bupati Demak Tekankan Kerja Cepat, Inovatif dan Berorientasi pada Masyarakat

Berdasarkan data dari Dintanpan Rembang, realisasi tanam tahun 2023 /2024 seluas 31.863 hektar dengan luas lahan 26.634 hektar, sehingga Indeks Pertanaman (IP) 1,2 persen.

Sementara itu realisasi tanam tahun 2024/2025 mencapai 45.329 hektar, dari luas lahan 26.634 hektar. Dengan angka tersebut IP Kabupaten Rembang naik menjadi 1,7 persen.

Kepala Bidang (Kabid) Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpan) Kabupaten Rembang, Anung Anindito menambahkan kecamatan dengan luas lahan padi terluas yaitu Kaliori , dan Rembang. Kaliori realisasi tanam 5.971 hektar dan Kecamatan Rembang 4.477 hektar.

Baca Juga:  Solusi Bangun Indonesia Salurkan 400 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Cilacap

“Rembang daerah tadah hujan, jarang kenaikan IP nya tinggi. Alhamdulilah sekarang banyak bantuan irigasi, sumur, listrik masuk desa ditambah tahun 2025 kemarau basah, jadi kita gaspol pertanaman padi,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PLN Jateng Siagakan Sistem Kelistrikan untuk Mendukung MTQ Nasional XXXI Tahun 2026
Polres Wonosobo Salurkan Bantuan dan Trauma Healing untuk Korban Kebakaran di Tieng
Pengajian Akbar Maulid Nabi di Al Khoiriyyah Semarang, Siswa-Siswi Tampilkan Ragam Seni dan Dakwah
Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata
Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan
Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo
HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup
Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 08:02 WIB

PLN Jateng Siagakan Sistem Kelistrikan untuk Mendukung MTQ Nasional XXXI Tahun 2026

Sabtu, 12 September 2026 - 18:22 WIB

Polres Wonosobo Salurkan Bantuan dan Trauma Healing untuk Korban Kebakaran di Tieng

Sabtu, 12 September 2026 - 16:07 WIB

Pengajian Akbar Maulid Nabi di Al Khoiriyyah Semarang, Siswa-Siswi Tampilkan Ragam Seni dan Dakwah

Sabtu, 12 September 2026 - 11:16 WIB

Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata

Jumat, 11 September 2026 - 18:52 WIB

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan

Berita Terbaru