Pencarian Hari ke 3 Longsor Petungpriyono, Tim SAR Temukan Satu Korban Meninggal

Avatar photo

- Reporter

Jumat, 24 Januari 2025 - 00:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR Gabungn kembali temukan seorang korban tanah longsor Petungpriyono, Kamis (23/1/2025).

Tim SAR Gabungn kembali temukan seorang korban tanah longsor Petungpriyono, Kamis (23/1/2025).

Pilarjateng.com, Pekalongan – Pada pencarian hari ke-3, kamis 23 Januari 2025, seorang korban tanah longsor kembali ditemukan oleh tim SAR gabungan. Korban ditemukan di sektor 1 atau di area sekitar rumah Sekretaris Desa (Sekdes) pada siang pukul 12.15 WIB.

“Korban yang ditemukan tim atas nama Diyatno (sebelumnya diberitakan Giyatno) umur 42 tahun,  asal desa Gumelem Petungkriyono,  Kabupaten Pekalongan,” ungkap Budiono, Kepala Kantor Basarnas Semarang.

Dengan ditemukan korban atas nama Diyatno tersebut, korban yang belum ditemukan dan masih dalam pencarian berjumlah empat orang.  Adapun keempat korban tersebut adalah :

  1. M Teguh Imanto, warga Desa Kayupuring.
  2. Tigar Hariyanto, warga Batang
  3. M Nasrullah Amin, warga Pekalongan
  4. Aurel, warga Kasimpar.
Baca Juga:  Kapolda Jateng Tekankan Polisi Bersama Masyarakat Harus Dirasakan Lewat Kerja Nyata

Pencarian pada hari ini juga tidak berjalan maksimal karena memasuki siang menjelang sore, mendung memayungi daerah pencarian sehingga proses pencarian dihentikan sementara.

Untuk pencarian esok, berdasarkan evaluasi, tim SAR gabungan akan memfokuskan pencarian di 3 lokasi/sektor (sebelumnya 4 sektor) yakni di area rumah pak Sekdes, area pom mini/pertashop dan area kafe “Allo”. Sedangkan sektor sungai Welo dihentikan, mengingat lokasi sudah disusuri berkali-kali dan tidak ditemukan lagi adanya korban.

Baca Juga:  Ketua DPRD Rembang Tegaskan KUA-PPAS 2027 Sah

“Besok kami akan fokus di tiga sektor yakni di sektor sekitar rumah Sekdes, sektor area pertashop dan kafe Allo. Dan tim yang semula 4 SRU akan kami lebur menjadi 3 SRU sehingga akan lebih maksimal,” ungkap  Budiono.

Baca Juga:  Permudah Bayar Pajak Kendaraan, Bapenda Jateng Kembangkan Samsat Budiman Mobile

“Semoga besok cuaca mendukung, cerah dan korban bisa kami temukan semua,” Pungkas Budiono.

Seperti diberikan sebelumnya, akibat hujan lebat yang cukup lama melanda Kabupaten Pekalongan dan sekitarnya, menyebabkan banjir bandang dan tanah longsor menimpa beberapa wilayah termasuk desa Kasimpar kecamatan Petungkriyono. Akibatnya hingga kini menimbulkan korban jiwa sebanyak 22 korban meninggal dunia, 15 selamat dan 4 orang dinyatakan hilang.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HLN ke-81, PLN Perkuat Peran Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa
Satlantas Polres Demak Sosialisasikan Operasi Patuh Candi 2026
Razia Rokok Ilegal di Rembang, Petugas Sita 19.360 Batang dari Dua Toko
Karhutla Gunung Lawu Tersisa Satu Titik Api, Gubernur Jateng Minta Relawan Tetap Siaga
Tekan Kemiskinan Sebesar 0,22%, Wonosobo Raih Mandaya Awards 2026
Antisipasi Penyalahgunaan Narkotika, Polres Demak Gelar Tes Urine di Tempat Hiburan Malam
OJK Perkuat Stabilitas dan Integritas Pasar Modal Melalui Tiga Langkah Stategis
Cek Kesiapan Personel, Polres Wonosobo Gelar Apel Operasi Patuh Candi 2026

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:17 WIB

HLN ke-81, PLN Perkuat Peran Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Satlantas Polres Demak Sosialisasikan Operasi Patuh Candi 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:53 WIB

Razia Rokok Ilegal di Rembang, Petugas Sita 19.360 Batang dari Dua Toko

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Karhutla Gunung Lawu Tersisa Satu Titik Api, Gubernur Jateng Minta Relawan Tetap Siaga

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Tekan Kemiskinan Sebesar 0,22%, Wonosobo Raih Mandaya Awards 2026

Berita Terbaru