Rakor Lintas Sektor Kesiapan Operasi Ketupat Candi 2026, Perkuat Sinergi Pengamanan Idulfitri 1447 H

Avatar photo

- Reporter

Selasa, 3 Maret 2026 - 06:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rakor Lintas Sektor Pemkab Wonosobo, jajaran TNI-Polri dan Forkopimda secara virtual melalui Zoom bersama Kapolri dan jajaran menteri, di Aula Endra Dharma Laksana Polres Wonosobo, Senin (2/3/2026).

Rakor Lintas Sektor Pemkab Wonosobo, jajaran TNI-Polri dan Forkopimda secara virtual melalui Zoom bersama Kapolri dan jajaran menteri, di Aula Endra Dharma Laksana Polres Wonosobo, Senin (2/3/2026).

Pilarjateng.com, Wonosobo – Pemerintah Kabupaten Wonosobo bersama jajaran TNI-Polri dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melaksanakan Rapat Koordinasi Lintas Sektor Bidang Operasional Tingkat Menteri dalam rangka kesiapan Operasi Ketupat Candi 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara virtual melalui Zoom bersama Kapolri dan jajaran menteri, di Aula Endra Dharma Laksana Polres Wonosobo, Senin (2/3/2026).

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, Kapolres Wonosobo, AKBP. M. Kasim Albar Bantilan, Dandim Wonosobo, Kajari Wonosobo, serta para pemangku kepentingan terkait.

Bupati Afif menyampaikan bahwa rakor ini menjadi bagian penting dari upaya bersama dalam mempersiapkan pengamanan arus mudik dan perayaan Idulfitri 1447 H.

Menurutnya, Operasi Ketupat Candi tidak hanya berfokus pada kelancaran lalu lintas, tetapi juga mencakup pengamanan tempat ibadah, pusat keramaian, jalur wisata, hingga stabilitas bahan pokok penting. Dengan koordinasi yang matang dan kolaborasi lintas sektor, seluruh potensi kerawanan diharapkan dapat diantisipasi sejak dini.

Baca Juga:  PLN Permudah Layanan, Pantau Listrik Cukup Lewat Kode Singkat

“Momentum Idulfitri adalah waktu yang penuh makna bagi masyarakat. Kita ingin memastikan setiap warga dapat mudik, bersilaturahmi, dan beribadah dengan rasa aman,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Albar Bantilan menegaskan bahwa pengamanan Idulfitri bukan sekadar agenda tahunan, melainkan tugas besar yang memerlukan perencanaan matang dan sinergi lintas sektoral.

“Perayaan Idulfitri bukan hanya kegiatan keagamaan, tetapi juga telah menjadi tradisi sosial masyarakat yang memicu mobilitas secara masif. Oleh karena itu, pengamanan arus mudik merupakan tugas besar yang memerlukan perencanaan dan koordinasi secara komprehensif,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa keberhasilan Operasi Ketupat Candi 2026 bergantung pada soliditas dan kolaborasi seluruh instansi.

“Pengamanan Idulfitri tidak dapat dilaksanakan secara parsial atau sektoral. Diperlukan sinergi, koordinasi, dan kolaborasi yang erat antarinstansi. Dengan komitmen yang kuat, kita optimistis masyarakat dapat merayakan Idulfitri 1447 H dalam suasana aman, nyaman, dan kondusif,” tegasnya.

Baca Juga:  OJK Serahkan Hasil Pemeriksaan Khusus PT Dana Syariah Indonesia kepada Bareskrim Polri

Operasi Ketupat 2026 dijadwalkan berlangsung dari tanggal 13 hingga 26 Maret 2026, dengan fokus tidak hanya pada pengamanan arus mudik dan arus balik, tetapi juga menjamin keamanan momen sosial dan spiritual masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri.

Dalam arahannya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menekankan pentingnya mitigasi bencana secara terintegrasi dan respons cepat, khususnya demi keselamatan pengendara sepeda motor yang menjadi kelompok paling rentan saat arus mudik.

Pelayanan yang aman, nyaman, dan humanis menjadi prioritas, terutama bagi kelompok rentan seperti ibu hamil, anak-anak, dan lansia. Sinergi antarinstansi juga harus berbasis data riil serta disertai pengecekan langsung di lapangan, termasuk memastikan kesehatan personel tetap prima selama bertugas.

“Langkah-langkah pengamanan, pengaturan, dan pelayanan masyarakat harus disiapkan secara terstruktur dan antisipatif. Kolaborasi lintas sektor menjadi faktor penentu keberhasilan operasi ini,” tegasnya.

Baca Juga:  Koperasi Merah Putih Diharapkan Mampu Perkuat Perekonomian Desa

Operasi Ketupat 2026 mencakup tiga aspek utama, yakni Kesiapan infrastruktur dan kolaborasi, antara Polri, Kementerian Perhubungan, dan pemerintah daerah untuk menjamin keselamatan perjalanan.

Selanjutnya,Pengamanan dan penegakan hukum, melalui penguatan patroli, penindakan pelanggaran, serta pengamanan lalu lintas. Terakhir, Manajemen lalu lintas dan kesiapan darurat, termasuk antisipasi kecelakaan dan bencana.

Adapun pelaksanaan Operasi Ketupat Candi di wilayah Wonosobo meliputi Pendirian pos pengamanan dan pos pelayanan di jalur mudik. Penyediaan bantuan kesehatan dan pertolongan pertama. Pengamanan jalur dari potensi kriminalitas, kemacetan, dan kecelakaan. Pengaturan dan rekayasa lalu lintas. Antisipasi ancaman terorisme dan radikalisme.

Seluruh pihak sepakat bahwa kehadiran aparat di tengah masyarakat menjadi kunci utama terciptanya rasa aman selama periode Lebaran.

Operasi Ketupat Candi 2026 merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dan aparat keamanan untuk memastikan masyarakat dapat melaksanakan mudik, beribadah, dan merayakan Idulfitri dengan penuh keyakinan, kenyamanan, dan kebahagiaan.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

10 PNS Pemprov Jateng Raih Beasiswa S2 dan S3 Skema “Cost Sharing” Bappenas
Diduga Jalankan Investasi Bodong, Satgas PASTI Hentikan Kegiatan Snatboost
Pemkab Rembang Luncurkan Elektronifikasi Transaksi Pemda Melalui Pembayaran Elektronik
Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang
Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat
Sekda Jateng Tegaskan Pentingnya Kualitas Pengasuhan dan Pendidikan Anak
Pisowanan Agung, Merawat Warisan Leluhur Menyatukan Langkah Menuju Wonosobo Loh Jinawi
OJK Panggil Kredivo dan KrediFazz Terkait Dugaan Pelanggaran Etika Penagihan

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:41 WIB

10 PNS Pemprov Jateng Raih Beasiswa S2 dan S3 Skema “Cost Sharing” Bappenas

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:01 WIB

Diduga Jalankan Investasi Bodong, Satgas PASTI Hentikan Kegiatan Snatboost

Senin, 27 Juli 2026 - 21:44 WIB

Pemkab Rembang Luncurkan Elektronifikasi Transaksi Pemda Melalui Pembayaran Elektronik

Senin, 27 Juli 2026 - 21:25 WIB

Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang

Sabtu, 25 Juli 2026 - 23:02 WIB

Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat

Berita Terbaru

Bupati Rembang, Harno menjadi pembina upacara peringatan Hari Jadi ke-285 Kabupaten Rembang di Alun-Alun Rembang, Senin (27/7).

Daerah

Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang

Senin, 27 Jul 2026 - 21:25 WIB

Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, mengingatkan masyarakat agCegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obatar lebih cerdas dalam memilih obat.

Daerah

Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat

Sabtu, 25 Jul 2026 - 23:02 WIB