Tim KKN UGM Gali Potensi Lokal Desa Criwik, Olah Serai Jadi Spray Anti Serangga

Avatar photo

- Reporter

Rabu, 7 Januari 2026 - 20:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim KKN PPM UGM Unit Renjana Rembang.

Tim KKN PPM UGM Unit Renjana Rembang.

Pilarjateng.com, Rembang – Tim KKN PPM UGM Unit Renjana Rembang melakukan sosialisasi pembuatan spray anti serangga (SERASA) kepada para kader jumantik, Minggu (4/1/2026). Sosialisasi dilakukan melalui pemaparan tujuan dan manfaat, dilanjutkan dengan praktik pembuatan SERASA, serta diskusi bersama para kader jumantik.

Program kerja SERASA diinisiasi dari hasil observasi potensi dan permasalahan di Desa Criwik. Di mana potensi tanaman rempah yang belum dimanfaatkan secara optimal dan masih adanya permasalahan nyamuk di lingkungan permukiman.

Baca Juga:  Tim SAR Evakuasi Nenek Tercebur Sumur di Pemalang, Korban Meninggal Dunia

“Pembuatan semprotan ini dilatarbelakangi ketika kami beraktivitas di Desa Criwik, terlihat  banyak nyamuk, sehingga penggunaan produk pengusir nyamuk di pondokan kami pun meningkat. Akhirnya kami berpikir bagaimana cara untuk mengontrol aktivitas dari nyamuk itu sendiri,” terang Ilham, selaku penggagas program kerja ini.

Baca Juga:  Peringati Hari Jadi Propam Polri, Polres Demak Gelar Donor Darah

Ilham menambahkan, bahwa serai dipilih karena mengandung senyawa alami yang berfungsi sebagai pengusir serangga dan tersedia melimpah di Desa Criwik. Adapun  Pengolahannya dengan cara direbus kemudian air rebusannya dicampur dengan ethanol, lalu dituang ke dalam wadah penyemprot.

“Saya sebagai kader jumantik mengapresiasi dan mendukung sepenuhnya program KKN ini, yaitu  mengolah tumbuhan yang ada di sekitar untuk memperoleh manfaat yang lebih banyak”, ucap Ibu Sopi, salah satu Kader Jumantik Desa Criwik.

Baca Juga:  Pasti Ada Solusi Episode 22 Digelar di Semarang, Menkum: Kementerian Hukum Hadir sebagai Pelayan Masyarakat

“Terima kasih juga untuk semua anggota tim KKN,” imbuhnya.

SERASA diharapkan dapat menjadi alternatif yang terjangkau, alami, dan praktis bagi penanganan nyamuk, sekaligus sebagai bentuk pemanfaatan potensi lokal desa sebagai solusi kesehatan lingkungan yang sederhana dan berkelanjutan.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karhutla Gunung Lawu Tersisa Satu Titik Api, Gubernur Jateng Minta Relawan Tetap Siaga
Tekan Kemiskinan Sebesar 0,22%, Wonosobo Raih Mandaya Awards 2026
Antisipasi Penyalahgunaan Narkotika, Polres Demak Gelar Tes Urine di Tempat Hiburan Malam
OJK Perkuat Stabilitas dan Integritas Pasar Modal Melalui Tiga Langkah Stategis
Cek Kesiapan Personel, Polres Wonosobo Gelar Apel Operasi Patuh Candi 2026
Tekan Angka Kecelakaan, Polres Demak Gelar Operasi Patuh Candi
OJK Jatuhkan Denda RP2,52 Triliun Terhadap Pelaku Pelanggaran Pasar Modal
Wakapolres Demak Pimpin Jumat Keliling, Perkuat Kedekatan Polisi dengan Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Karhutla Gunung Lawu Tersisa Satu Titik Api, Gubernur Jateng Minta Relawan Tetap Siaga

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Tekan Kemiskinan Sebesar 0,22%, Wonosobo Raih Mandaya Awards 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Antisipasi Penyalahgunaan Narkotika, Polres Demak Gelar Tes Urine di Tempat Hiburan Malam

Selasa, 27 Oktober 2026 - 01:02 WIB

OJK Perkuat Stabilitas dan Integritas Pasar Modal Melalui Tiga Langkah Stategis

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:41 WIB

Cek Kesiapan Personel, Polres Wonosobo Gelar Apel Operasi Patuh Candi 2026

Berita Terbaru