Tim SAR Dikerahkan untuk Mencari Teguh Imanto, Korban Hanyut Terbawa Arus Sungai Welo

Avatar photo

- Reporter

Minggu, 26 Januari 2025 - 22:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR Dikerahkan untuk Mencari Teguh Imanto, Korban Hanyut Terbawa Arus Sungai Welo, Minggu (26/1/2025).

Tim SAR Dikerahkan untuk Mencari Teguh Imanto, Korban Hanyut Terbawa Arus Sungai Welo, Minggu (26/1/2025).

Pilarjateng.com, Pekalongan – Tim SAR gabungan Pencarian korban banjir bandang dan tanah longsor di desa Kasimpar Petungkriyono,  Kabupaten Pekalongan pada hari ke-6, Minggu (26/1/25) difokuskan pada aliran sungai Welo. Hal tersebut dilakukan setelah tim memperoleh informasi yang terkonfirmasi kebenarannya bahwa korban terakhir yang sedang dicari oleh tim SAR gabungan yakni Teguh Imanto ternyata hanyut terbawa arus di jembatan Tinalum, bukan merupakan korban longsor.

Baca Juga:  RLC Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum Berkeadilan, Siap Perluas Pendampingan Gratis

Diketahui Teguh nekat menerjang banjir yang merendam sebagian jembatan Tinalum yang berjarak 5 km dari lokasi longsor. Karena arus yang sangat deras ia tak kuat menahan diri dan terseret arus beserta sepeda motor yang dinaikinya.

“Saudara T saat kejadian dalam perjalanan pulang kerja menuju ke rumahnya di desa Kayupuring Petungkriyono. Namun saat lewat jembatan Tinalum yang terendam banjir, korban terseret arus,” ungkap Budiono, Kepala Kantor Basarnas Semarang, Minggu (26/1).

Baca Juga:  OJK Cabut Izin Usaha PT Credit Saison Indonesia Finance

Budiono menambahkan bahwa banjir yang menerjang sungai Welo itu terjadi bersamaan dengan banjir bandang dan tanah longsor yang menerjang desa Kasimpar Petungkriyono pada senin (20/1/25) sore.

“Hari ini tim kami bagi jadi 4 SRU dimana 3 SRU melakukan penyisiran di lokasi longsor untuk memastikan tidak ada lagi korban yang tertinggal. Sedangkan 1 SRU melakukan penyisiran di sungai Welo hingga jembatan Doro dengan jarak 11 km,” ujarnya.

Baca Juga:  24 Pejabat Administrator dan Pengawas di Lingkungan Pemkab Demak Dilantik

“Namun karena hujan deras, siang tadi operasi SAR kami hentikan karena kondisinya berbahaya bagi tim,” imbuh Budiono.

“Hingga sore ini hasil masih nihil, untuk keberadaan saudara T belum terdeteksi. Besok akan dilakukan lagi penyisiran dari jembatan Doro hingga muara sungai. Untuk selanjutnya operasi sementara kami tutup dan dilanjutkan esok hari,” Pungkas Budiono.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HLN ke-81, PLN Perkuat Peran Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa
Satlantas Polres Demak Sosialisasikan Operasi Patuh Candi 2026
Razia Rokok Ilegal di Rembang, Petugas Sita 19.360 Batang dari Dua Toko
Karhutla Gunung Lawu Tersisa Satu Titik Api, Gubernur Jateng Minta Relawan Tetap Siaga
Tekan Kemiskinan Sebesar 0,22%, Wonosobo Raih Mandaya Awards 2026
Antisipasi Penyalahgunaan Narkotika, Polres Demak Gelar Tes Urine di Tempat Hiburan Malam
OJK Perkuat Stabilitas dan Integritas Pasar Modal Melalui Tiga Langkah Stategis
Cek Kesiapan Personel, Polres Wonosobo Gelar Apel Operasi Patuh Candi 2026

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:17 WIB

HLN ke-81, PLN Perkuat Peran Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Satlantas Polres Demak Sosialisasikan Operasi Patuh Candi 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:53 WIB

Razia Rokok Ilegal di Rembang, Petugas Sita 19.360 Batang dari Dua Toko

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Karhutla Gunung Lawu Tersisa Satu Titik Api, Gubernur Jateng Minta Relawan Tetap Siaga

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Tekan Kemiskinan Sebesar 0,22%, Wonosobo Raih Mandaya Awards 2026

Berita Terbaru