Wonosobo Resmi Launching Makan Bergizi Gratis

Avatar photo

- Reporter

Rabu, 15 Januari 2025 - 01:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat resmi meluncurkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara simbolis di SMP N 3 Wonosobo, Senin (13/1/2025).

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat resmi meluncurkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara simbolis di SMP N 3 Wonosobo, Senin (13/1/2025).

Pilarjateng.com, Wonosobo – Pemerintah Kabupaten Wonosobo telah resmi meluncurkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak di sekolah. Peluncuran program ini dilaksanakan secara simbolis di SMP N 3 Wonosobo, Senin (13/1/2025).

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, dalam wawancara yang dilakukan setelah acara peluncuran, menyampaikan rasa syukur atas dimulainya program ini.

“Kami bersyukur Alhamdulillah, Kabupaten Wonosobo sudah melaunching makan bergizi gratis di SMP N 3 Wonosobo, MAN 1 Wonosobo, dan beberapa SD dan TK. Bersama tim kesehatan, kami memastikan bahwa bahan makanan yang diberikan sudah memenuhi standar kesehatan dan aman untuk dikonsumsi oleh anak-anak,” ujar Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat seusai acara peluncuran.

Afif menambahkan, bahwa program ini masih dalam tahap awal dan baru menjangkau 11 sekolah di Wonosobo. Namun, dengan adanya kerjasama antara Badan Gizi Nasional (BGN) dengan Pemkab, Ia berharap program ini dapat diperluas pada tahap berikutnya. 

Baca Juga:  Ratusan Pelajar Demak Unjuk Strategi di Turnamen Free Fire Kapolres Cup 2026

“Kami dorong masyarakat yang bermitra dengan BGN atau yang telah ditunjuk untuk segera beroperasi sehingga lebih banyak anak-anak kita yang mendapatkan makan bergizi. Setelah bulan Maret, program ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak sekolah dan santri,” tuturnya.

Program ini diyakini memberikan manfaat luar biasa tidak hanya untuk kesehatan anak-anak, tetapi juga memiliki dampak positif yang lebih luas. Bupati Wonosobo menjelaskan bahwa dampak dari program ini tidak hanya terfokus pada sektor kesehatan, tetapi juga akan memberikan manfaat kepada perekonomian masyarakat, khususnya petani dan peternak.

“Proses penyediaan bahan baku hingga distribusi makanan bergizi akan melibatkan banyak pihak, yang tentu saja akan memberikan multiplier effect yang besar bagi perekonomian lokal,” tambahnya.

Baca Juga:  Hardiknas 2026 di Rembang dan Pati Tampilkan Kreativitas Pelajar

Bupati berharap program itu nantinya bisa menjangkau semua anak usia sekolah di Wonosobo dan ditargetkan pada bulan Maret tahap kedua sudah banyak yang dijangkau dan dilanjutkan bulan April untuk tahap ketiga. 

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Wonosobo, Jaelan, juga menyampaikan dukungan penuh terhadap program ini.

“Dinas Kesehatan sangat mendukung dan mensuport program ini sesuai dengan tugas kami, untuk memastikan makanan yang disajikan aman dan bergizi,” ungkapnya.

Dengan diluncurkannya program Makan Bergizi Gratis inibdiharapkan dapat menciptakan generasi yang cerdas, sehat, dan berdaya saing, serta mendukung perekonomian masyarakat di Kabupaten Wonosobo secara lebih luas. Pemkab Wonosobo berkomitmen untuk terus mengembangkan program ini agar dapat menjangkau lebih banyak anak-anak di berbagai sekolah di masa yang akan datang.

Baca Juga:  Rutan Rembang Bersama TNI dan Polri Razia Kamar Hunian Warga Binaan

Dari hasil laporan Kesiapan SPPG Wonosobo Dapur Mitra Mandiri, menyampaikan jumlah penerima manfaat sebanyak 3372 siswa dengan rincian sebagai berikut :  TK PERTIWI BUMIRESO : 47 siswa, SD N 1 ROJOIMO : 159 siswa,  SD N 1 BUMIRESO : 159 siswa, SD N 1 BOMERTO : 239 siswa, SD N WONOLELO : 304 siswa, SD N JOGOYITNAN : 199 siawa, SD SARIYOSO : 145 siswa, SMP N 3 WONOSOBO : 522 siswa, SMP N 4 WONOSOBO : 346 siswa, SMP PGRI WONOSOBO : 109 siswa dan MAN 1 WONOSOBO : 1210 siswa. 

Dari pantuan lapangan di SMPN 3 Wonosobo yang menyasar 522 anak, menu yang disajikan adalah nasi, ayam goreng, tahu goreng, sayur, susu, dan buah salak. Diperkirakan ada 151.000 siswa-siswi penerima di Wonosobo dan jumlah itu belum termasuk pesantren dan madrasah, selain juga ibu hamil dan menyusui.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Puluhan Pesepakbola Cilik Ikuti Festival FORSGI di Stadion Krida Rembang
Polres Demak Sita 324 Botol Miras dalam Razia di Tiga Kecamatan
Dua Jabatan Strategis di Polres Demak Berganti, Kapolres Dorong Kinerja Profesional
Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Kasus Narkoba di Demak
Solusi Bangun Indonesia Salurkan 21 Ekor Hewan Kurban untuk Masyarakat di Cilacap
Warga Kumendung Rembang Sembelih Sapi Kurban Bantuan Presiden Seberat 1 Ton Lebih
Idul Adha 1447 H, Polres Demak Salurkan Daging Kurban kepada Masyarakat
Polres Demak Amankan Pasar Rakyat dan Tradisi Grebeg Besar

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:37 WIB

Puluhan Pesepakbola Cilik Ikuti Festival FORSGI di Stadion Krida Rembang

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:17 WIB

Polres Demak Sita 324 Botol Miras dalam Razia di Tiga Kecamatan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:55 WIB

Dua Jabatan Strategis di Polres Demak Berganti, Kapolres Dorong Kinerja Profesional

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:14 WIB

Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Kasus Narkoba di Demak

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:21 WIB

Solusi Bangun Indonesia Salurkan 21 Ekor Hewan Kurban untuk Masyarakat di Cilacap

Berita Terbaru