Menhan Dorong Penguatan Pertahanan Daerah Melalui Batalyon Teritorial Pembangunan

Avatar photo

- Reporter

Senin, 20 April 2026 - 09:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin memberikan ceramah  dalam rangkaian Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) bagi Ketua DPRD seluruh Indonesia di Akademi Militer Magelang, Sabtu (18/4).

Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin memberikan ceramah dalam rangkaian Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) bagi Ketua DPRD seluruh Indonesia di Akademi Militer Magelang, Sabtu (18/4).

Pilarjateng.com, Magelang – Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) menghadirkan Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin dalam rangkaian Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) bagi Ketua DPRD seluruh Indonesia di Akademi Militer Magelang pada Sabtu (18/4).

Kehadiran Menhan menjadi bagian dari upaya Lemhannas RI dalam memperkuat pemahaman pimpinan DPRD terhadap sistem pertahanan negara serta peran daerah dalam mendukung stabilitas nasional.

Dalam paparannya, Sjafrie menekankan bahwa penguatan pertahanan negara tidak hanya menjadi tanggung jawab TNI, tetapi juga merupakan bagian dari sistem nasional yang melibatkan seluruh komponen bangsa, termasuk pemerintah daerah.

Baca Juga:  Apel Pembinaan Pegawai, Bupati Wonosobo Apresiasi Kinerja ASN dan Serahkan Sejumlah Penghargaan

Sjafrie menjelaskan bahwa strategi pertahanan Indonesia diarahkan untuk menjaga kedaulatan negara melalui pendekatan defensif aktif, serta memastikan stabilitas nasional sebagai prasyarat pembangunan.

Sebagai implementasi konkret, pemerintah mendorong pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan di setiap kabupaten sebagai bagian dari penguatan pertahanan daerah.

“Presiden memerintahkan kita untuk menjaga seluruh kabupaten. Oleh karena itu, kepada Panglima Tentara Nasional Indonesia ditugaskan untuk membangun setiap batalyon menjaga satu kabupaten,” ujar Menteri Pertahanan.

Baca Juga:  76 Atlet Pelajar Rembang Siap Berjuang di Popda Jateng 2026, Turun di 10 Cabor

Ia menyampaikan bahwa hingga tahun 2025 telah dibangun sekitar 150 batalyon, dan jumlah tersebut akan terus ditingkatkan untuk menjangkau seluruh wilayah kabupaten di Indonesia atau sekitar 514 batalyon.

Keberadaan batalyon teritorial tersebut tidak hanya berfungsi dalam aspek pertahanan, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap penguatan lingkungan sosial serta mendorong aktivitas ekonomi masyarakat di daerah melalui interaksi langsung dengan masyarakat.

Baca Juga:  Karnaval Kemerdekaan di Wonosobo Berlangsung Meriah, Satukan Semangat Pengabdian dan Pelestarian Lingkungan

Menhan juga menegaskan bahwa TNI berperan sebagai bagian dari sistem pengaman nasional (national safety belt) yang memastikan seluruh elemen pemerintahan, termasuk pemerintah daerah, dapat menjalankan tugasnya secara optimal.

  1. Melalui KPPD yang berlangsung pada 15 –19 April, Lemhannas RI mendorong pimpinan DPRD untuk memahami dan mengintegrasikan aspek pertahanan dalam kebijakan daerah, termasuk pemanfaatan satuan teritorial sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas dan mendukung pembangunan di daerah.
Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan
Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo
Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal
Pemkab Wonosobo Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga
OJK: Perbankan Tetap Optimis, Kinerja dan Risiko Terjaga di Triwulan III 2026
Waka BGN Ancam Tutup Permanen SPPG Tak Layak di Rembang
Pelajar di Demak Tewas Akibat Luka Tusuk, Polisi Periksa Sejumlah Saksi
P4N Lemhannas RI Kaji Ketahanan Energi Wonosobo

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 18:52 WIB

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan

Jumat, 11 September 2026 - 18:32 WIB

Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo

Jumat, 11 September 2026 - 09:54 WIB

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Kamis, 10 September 2026 - 23:58 WIB

Pemkab Wonosobo Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga

Kamis, 10 September 2026 - 22:53 WIB

Waka BGN Ancam Tutup Permanen SPPG Tak Layak di Rembang

Berita Terbaru

Tim Gabungan kembali menggelar operasi rokok ilegal di Kabupaten Wonosobo pada Kamis (10/9/2026).

Daerah

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:54 WIB