Pemprov Jateng Terus Berupaya Wujudkan Rumah Layak Huni untuk Warga

Avatar photo

- Reporter

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen bersama masyarakat penerima bantuan perbaikan RTLH.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen bersama masyarakat penerima bantuan perbaikan RTLH.

Pilarjateng.com, Semarang – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berkolaborasi dengan berbagai elemen, untuk mewujudkan hunian layak bagi warganya. Salah satu upaya yang dilakukan melalui bantuan perbaikan Rumah Tak Layak Huni (RTLH).

Kolaborasi untuk mewujudkan itu diantaranya dilakukan dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jawa Tengah, dimana pada 2026 Baznas Jateng menyalurkan bantuan perbaikan RTLH kepada 111 penerima manfaat, dengan total nilai Rp2.143.020.000.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen mengatakan, program perbaikan RTLH bukan hanya tentang membangun fisik rumah, tetapi juga menghadirkan kembali harapan dan martabat bagi masyarakat penerima manfaat.

Menurutnya, rumah yang layak merupakan fondasi penting untuk membangun keluarga yang sehat, aman, dan sejahtera. Namun, dia menekankan, kenyamanan tidak hanya lahir dari bangunan rumah, tetapi juga dari lingkungan sosial yang saling peduli.

Baca Juga:  Polres Wonosobo Ungkap Kasus Pembobolan Rumah, Pelaku Berhasil Diringkus Kurang dari 24 Jam

Karenanya, Taj Yasin mengajak masyarakat untuk terus merawat semangat gotong royong. Dia menilai, ketika ada warga yang mengalami kesulitan, masyarakat sekitar semestinya ikut hadir membantu.

“Kalau ada masalah, duduk bareng-bareng, langsung bantu. Ini yang penting,” ujarnya, Rabu (13/5).

Dalam kesempatan tersebut, Taj Yasin juga menyampaikan terima kasih kepada Baznas Jateng, yang terus membantu pemerintah dalam penanganan kemiskinan, termasuk melalui program perbaikan RTLH.

“Kebutuhan rumah layak huni di Jawa Tengah masih cukup besar. Karena itu, penanganannya tidak bisa hanya mengandalkan APBD, tetapi membutuhkan dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah kabupaten/kota, Baznas, CSR perusahaan, hingga masyarakat,” ucapnya.

Taj Yasin juga mengapresiasi aparatur sipil negara atau ASN muslim di lingkungan Pemprov Jateng, yang telah menyisihkan zakat penghasilan melalui Baznas. Dana yang terkumpul kemudian dimanfaatkan untuk membantu masyarakat melalui berbagai program sosial, termasuk perbaikan RTLH.

Baca Juga:  Koperasi Merah Putih Diharapkan Mampu Perkuat Perekonomian Desa

Berdasarkan data yang disampaikan dalam acara tersebut, pada awal 2025 backlog perumahan di Jawa Tengah tercatat 1.332.968 unit. Hingga akhir 2025, realisasi penanganan backlog mencapai 274.514 unit, sehingga sisa backlog menjadi 1.058.454 unit.

“Pada Triwulan I Tahun 2026, realisasi penanganan RTLH mencapai 6.798 unit. Dengan demikian, total penanganan sejak 2025 hingga Triwulan I 2026 mencapai 281.312 unit, dan masih menyisakan backlog sebesar 1.051.656 unit,” ungkap Wagub.

Wagub meminta dinas terkait, khususnya yang menangani perumahan dan kawasan permukiman di kabupaten/ kota, agar mengawal pelaksanaan bantuan tersebut dengan baik. Dia berharap rehab rumah dapat dilakukan dengan semangat gotong royong.

Penerima bantuan perbaikan RTLH, Rohmiyati menyampaikan terima kasih kepada Taj Yasin, Baznas, serta para muzakki (pemberi zakat) yang telah menyalurkan zakatnya, untuk membantu masyarakat kurang mampu.

Baca Juga:  Satresnarkoba Polres Wonosobo Ungkap Peredaran Tembakau Sintetis, Satu Tersangka Diamankan

Perempuan berusia 54 tahun asal Getasan, Kabupaten Semarang itu mengungkapkan, selama ini tinggal di rumah yang kondisinya tidak layak huni. Di tengah keterbatasan ekonomi, Rohmiyati juga harus merawat suaminya yang menderita gagal ginjal. Sang suami harus menjalani cuci darah dua kali dalam sepekan.

Pekerjaan Rohmiyati yang serabutan tak cukup untuk menyisihkan biaya merenovasi rumah. Karena itu, bantuan rehab rumah RTLH dari Baznas Jateng  menjadi kabar yang sangat disyukuri.

“Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami,” ucap Rohmiyati.

Bagi dia, bantuan tersebut bukan sekadar perbaikan bangunan. Lebih dari itu, bantuan rehab RTLH menjadi harapan baru bagi keluarganya, untuk menjalani hidup dengan lebih layak.

 

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Rembang Luncurkan Elektronifikasi Transaksi Pemda Melalui Pembayaran Elektronik
Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang
Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat
Sekda Jateng Tegaskan Pentingnya Kualitas Pengasuhan dan Pendidikan Anak
Pisowanan Agung, Merawat Warisan Leluhur Menyatukan Langkah Menuju Wonosobo Loh Jinawi
OJK Panggil Kredivo dan KrediFazz Terkait Dugaan Pelanggaran Etika Penagihan
Jateng dan Fujian Tiongkok Teken Dua Kesepakatan Strategis
Razia Gabungan di Sulang, Petugas Sita 25.200 Batang Rokok Ilegal

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 21:44 WIB

Pemkab Rembang Luncurkan Elektronifikasi Transaksi Pemda Melalui Pembayaran Elektronik

Senin, 27 Juli 2026 - 21:25 WIB

Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang

Sabtu, 25 Juli 2026 - 23:02 WIB

Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:51 WIB

Sekda Jateng Tegaskan Pentingnya Kualitas Pengasuhan dan Pendidikan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:29 WIB

Pisowanan Agung, Merawat Warisan Leluhur Menyatukan Langkah Menuju Wonosobo Loh Jinawi

Berita Terbaru

Bupati Rembang, Harno menjadi pembina upacara peringatan Hari Jadi ke-285 Kabupaten Rembang di Alun-Alun Rembang, Senin (27/7).

Daerah

Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang

Senin, 27 Jul 2026 - 21:25 WIB

Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, mengingatkan masyarakat agCegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obatar lebih cerdas dalam memilih obat.

Daerah

Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat

Sabtu, 25 Jul 2026 - 23:02 WIB