BNNP Jateng dan Kodim 0717 Grobogan Berkolaborasi Perangi Narkoba

Avatar photo

- Reporter

Kamis, 11 Juni 2026 - 06:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para prajurit dan ASN di lingkungan Kodim 0717/Grobogan mengikuti sosialisasi pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkotika (P4GN), di Aula Utama Kodim 0717 Grobogan, Rabu (10/6/2026).

Para prajurit dan ASN di lingkungan Kodim 0717/Grobogan mengikuti sosialisasi pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkotika (P4GN), di Aula Utama Kodim 0717 Grobogan, Rabu (10/6/2026).

Pilarjateng.com, Grobogan – Dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2026, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah melaksanakan audiensi dengan Komando Distrik Militer (Kodim) 0717/Grobogan. Kegiatan yang dirangkai dengan sosialisasi pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkotika (P4GN) kepada prajurit dan ASN lingkungan Kodim 0717/Grobogan tersebut berlangsung di Aula Utama Kodim 0717 Grobogan, Rabu (10/6/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara BNNP Jawa Tengah dan TNI dalam menghadapi ancaman penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika yang masih menjadi tantangan serius bagi bangsa.

Audiensi dan sosialisasi dihadiri langsung oleh Kepala BNNP Jawa Tengah, Toton Rasyid beserta jajaran dan diterima oleh Komandan Kodim 0717/Grobogan, Letkol Inf. Wefri Sandiyanto, beserta anggota.

Baca Juga:  76 Atlet Pelajar Rembang Siap Berjuang di Popda Jateng 2026, Turun di 10 Cabor

Kepala BNNP Jawa Tengah, Toton Rasyid menegaskan bahwa sinergi dan kolaborasi antarlembaga merupakan kunci utama dalam memperkuat upaya pencegahan narkoba.

“Perang melawan narkoba tidak dapat dilakukan oleh satu institusi saja, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh komponen bangsa, termasuk TNI sebagai salah satu pilar penting dalam menjaga ketahanan nasional,” tegasnya.

Momentum HANI 2026, lanjut Toton, menjadi pengingat bahwa ancaman narkoba bukan hanya persoalan kesehatan dan hukum, tetapi juga ancaman terhadap kualitas sumber daya manusia dan masa depan bangsa.

“Upaya P4GN yang dilakukan secara masif dan berkelanjutan sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam memperkuat pembangunan manusia, ketahanan sosial, serta menciptakan generasi yang sehat, produktif, dan berkarakter,” ungkapnya.

Toton juga berharap sinergi yang telah terjalin antara BNNP Jawa Tengah dan Kodim 0717/Grobogan dapat terus diperkuat melalui edukasi, deteksi dini, serta penyebarluasan informasi kepada masyarakat.

Baca Juga:  Atletik Rembang Sumbang Medali Perunggu di Popda Jateng 2026

“Prajurit TNI memiliki peran strategis sebagai teladan di tengah masyarakat. Ketika seluruh elemen bangsa bergerak bersama, maka ruang gerak peredaran gelap narkoba akan semakin sempit,” tegasnya.

Sementara itu, Komandan Kodim 0717/Grobogan, Letkol Inf. Wefri Sandiyanto, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan sosialisasi yang diberikan BNNP Jawa Tengah.

“Kegiatan ini sangat penting dalam meningkatkan kewaspadaan dan pemahaman prajurit terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba,” tegasnya.

Menurutnya, peredaran narkoba merupakan ancaman nyata yang dapat menyasar siapa saja tanpa memandang profesi, termasuk aparatur sipil negara maupun prajurit TNI.

“Setiap anggota harus menjaga integritas, disiplin, dan kehormatan diri dengan menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkotika yang merupakan pelanggaran berat baik secara hukum maupun kedinasan,” harapnya.

Baca Juga:  Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Dandim juga menginstruksikan seluruh prajurit untuk mengikuti sosialisasi dengan sungguh-sungguh dan menjadikan informasi yang diperoleh sebagai bekal dalam kehidupan sehari-hari. Ia berharap para anggota dapat menjadi agen pencegahan yang meneruskan pesan-pesan P4GN kepada keluarga dan masyarakat, sehingga upaya memerangi narkoba dapat dilakukan secara lebih luas dan berkelanjutan.

Dengan keterlibatan pemerintah, aparat keamanan, dunia pendidikan, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dan seluruh lapisan masyarakat, upaya memerangi narkoba diyakini akan semakin efektif dalam melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkotika.

Kolaborasi yang kuat dan berkelanjutan menjadi modal penting untuk mewujudkan sumber daya manusia yang unggul, tangguh, dan berdaya saing sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata
Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan
Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo
HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup
Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal
Pemkab Wonosobo Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga
OJK: Perbankan Tetap Optimis, Kinerja dan Risiko Terjaga di Triwulan III 2026
Waka BGN Ancam Tutup Permanen SPPG Tak Layak di Rembang

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 11:16 WIB

Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata

Jumat, 11 September 2026 - 18:52 WIB

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan

Jumat, 11 September 2026 - 18:32 WIB

Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo

Jumat, 11 September 2026 - 16:40 WIB

HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup

Jumat, 11 September 2026 - 09:54 WIB

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Berita Terbaru

Tim Gabungan kembali menggelar operasi rokok ilegal di Kabupaten Wonosobo pada Kamis (10/9/2026).

Daerah

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:54 WIB