Pemprov Jateng Siapkan Antisipasi Dampak Kenaikan BBM, Jaga Harga Pangan Tetap Stabil

Avatar photo

- Reporter

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi.

Pilarjateng.com, Jakarta – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menyiapkan langkah antisipasi dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, terhadap harga bahan pokok penting (bapokting) di wilayahnya.

Langkah itu diambil untuk menjaga stabilitas harga pangan, dan keterjangkauan daya beli masyarakat Jawa Tengah.

“Kita harus mencermati situasi dengan adanya kenaikan harga BBM. Kita harus menyiapkan terkait pergerakan kebutuhan pokok penting masyarakat,” kata Luthfi, di sela kegiatan di Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Baca Juga:  Operasi Pekat, Satuan Samapta Polres Demak Amankan 354 Botol Arak

Menurutnya, komoditas pangan menjadi prioritas yang perlu diantisipasi. Meski hingga saat ini kenaikan harga bapokting di Jateng belum terlihat, Pemprov Jateng bersama Bank Indonesia (BI), BUMD, dan stakeholder lain sudah menyiapkan pantauan di lapangan.

“Pergerakan harga bahan pokok penting belum ada. Tetapi antisipasi sudah kita siapkan, koordinasi dengan BI, BUMD, dan stakeholder lain agar melakukan pantauan di lapangan,” jelasnya.

Baca Juga:  OJK Perkuat Stabilitas dan Integritas Pasar Modal Melalui Tiga Langkah Stategis

Stabilitas harga bapokting, kata Luthfi, menjadi kunci pengendalian inflasi. Karena itu, TPID Provinsi Jawa Tengah bersama TPID dan BUMD kabupaten/ kota, digandeng untuk memantau harga, dan menggelar operasi pasar.

Luthfi juga mewanti-wanti, agar tidak ada spekulan atau oknum yang memainkan harga di pasar.

“Kalau itu ada kenaikan harga bapokting, maka BUMD kita harus mengambil alih. Bagaimana bahan pokok penting, antara ketersediaan barang dan keterjangkauan harga bisa dinikmati masyarakat, sehingga inflasi bisa kita tekan,” tegasnya.

Baca Juga:  Status Karhutla Gunung Sumbing Ditetapkan Tanggap Darurat, Pemkab Wonosobo Siagakan Ratusan Personel Gabungan

Sebagai informasi, pemerintah telah menetapkan tarif baru BBM nonsubsidi per 10 Juni 2026. Berdasarkan keterangan resmi Pertamina Patra Niaga, harga Pertamax (RON 92) kini menjadi Rp16.250 per liter, dari sebelumnya Rp12.300 per liter. Sementara, harga Pertamax Green 95 (RON 95) naik menjadi Rp17.000 per liter dari sebelumnya Rp12.900 per liter.

 

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karhutla Gunung Lawu Tersisa Satu Titik Api, Gubernur Jateng Minta Relawan Tetap Siaga
Tekan Kemiskinan Sebesar 0,22%, Wonosobo Raih Mandaya Awards 2026
Antisipasi Penyalahgunaan Narkotika, Polres Demak Gelar Tes Urine di Tempat Hiburan Malam
OJK Perkuat Stabilitas dan Integritas Pasar Modal Melalui Tiga Langkah Stategis
Cek Kesiapan Personel, Polres Wonosobo Gelar Apel Operasi Patuh Candi 2026
Tekan Angka Kecelakaan, Polres Demak Gelar Operasi Patuh Candi
OJK Jatuhkan Denda RP2,52 Triliun Terhadap Pelaku Pelanggaran Pasar Modal
Wakapolres Demak Pimpin Jumat Keliling, Perkuat Kedekatan Polisi dengan Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Karhutla Gunung Lawu Tersisa Satu Titik Api, Gubernur Jateng Minta Relawan Tetap Siaga

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Tekan Kemiskinan Sebesar 0,22%, Wonosobo Raih Mandaya Awards 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Antisipasi Penyalahgunaan Narkotika, Polres Demak Gelar Tes Urine di Tempat Hiburan Malam

Selasa, 27 Oktober 2026 - 01:02 WIB

OJK Perkuat Stabilitas dan Integritas Pasar Modal Melalui Tiga Langkah Stategis

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:41 WIB

Cek Kesiapan Personel, Polres Wonosobo Gelar Apel Operasi Patuh Candi 2026

Berita Terbaru