Apindo Pusat Dukung Penuh Jateng Jadi Pusat Investasi

Avatar photo

- Reporter

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menerima kunjungan Ketua Bidang Ketenagakerjaan Apindo Pusat, Bob Azam dan rombongan, Kamis (18/6/2026).

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menerima kunjungan Ketua Bidang Ketenagakerjaan Apindo Pusat, Bob Azam dan rombongan, Kamis (18/6/2026).

Pilarjateng.com, Semarang — Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Pusat mendukung penuh agar Provinsi Jawa Tengah menjadi pusat investasi.

Dukungan itu disampaikan oleh Ketua Bidang Ketenagakerjaan Apindo Pusat, Bob Azam, saat melakukan audiensi dengan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi di Kota Semarang, Kamis (18/6/2026).

Menurut Bob, Jateng memiliki iklim yang baik dalam investasi, sebab provinsi ini punya wilayah, infrastruktur, tenaga kerja yang baik. Menurutnya, Jateng sangat mungkin menjadi daerah kompetitif untuk investasi. Bahkan, bisa bersaing dengan Vietnam.

Hal itu didukung oleh beberapa daerah di Jawa Tengah yang sudah memiliki pertumbuhan sangat bagus, misalnya Kendal dan Batang. Bahkan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kendal pada 2025 sudah mencapai sekitar sembilan persen, jauh di atas rata-rata nasional.

Baca Juga:  OJK Serahkan Tersangka Kasus PT BPR SAWA ke Kejaksaan Negeri Sidoarjo

“Jadi untuk kompetisi dengan Vietnam dan negara lain tidak perlu Indonesia, cukup Jawa Tengah saja. Apalagi dipimpin oleh Gubernur Ahmad Luthfi yang luar biasa,” ujarnya.

Selain memiliki pertumbuhan ekonomi yang bagus, beberapa daerah di Jawa Tengah juga memiliki Incremental Capital Output Ratio (ICOR) cukup rendah.

Dalam kesempatan itu, Bob juga menyampaikan dukungan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, yang terus mengupayakan untuk peningkatan infrastruktur penunjang kawasan industri. Misalnya, revitalisasi pelabuhan Tanjung Emas, dan rencana pembangunan dry port di Batang dan Kendal.

Baca Juga:  OJK Serahkan Hasil Pemeriksaan Khusus PT Dana Syariah Indonesia kepada Bareskrim Polri

Menurutnya, lengkapnya infrastruktur penunjang, akan semakin menguatkan Jawa Tengah sebagai daerah kompetitif untuk tujuan investasi.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan terima kasih kepada Apindo Pusat dan daerah, yang serius mengawal Jawa Tengah untuk menjadi tujuan investasi. Salah satu syarat pertumbuhan ekonomi adalah investasi. Maka, Jawa Tengah harus memiliki daya dobrak investasi.

“Kita tidak bisa hanya mengandalkan APBD dalam membangun wilayah, tetapi ada juga investasi,” katanya.

Menurut Luthfi, iklim di Jawa Tengah sangat mendukung sekali untuk investasi. Di antaranya, dari segi geografis berada di tengah antara Jawa Timur dan Jawa Barat. Selain itu juga memiliki tenaga kerja yang kompetitif dan perizinan investasi dipermudah.

Baca Juga:  OJK Serahkan Tersangka Kasus PT Asuransi Jiwa Prolife ke Kejaksaan

Tak hanya itu, kebutuhan infrastruktur pendukung kawasan industri juga terus dikejar. Berkali-kali Ahmad Luthfi berkomunikasi dengan pemerintah pusat, agar ada percepatan terkait revitalisasi pelabuhan Tanjung Emas dan dry port (tempat bongkar muat) di Kawasan Industri Batang dan Kendal.

Maka dari itu, dukungan dari pengusaha yang tergabung dalam Apindo Pusat dan daerah untuk mengembangkan wilayah, sangat penting. Di sisi lain, Ahmad Luthfi dan jajarannya juga terus mempromosikan potensi investasi Jawa Tengah, kepada para calon investor dalam dan luar negeri.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OJK Panggil Kredivo dan KrediFazz Terkait Dugaan Pelanggaran Etika Penagihan
OJK Serahkan Hasil Pemeriksaan Khusus PT Dana Syariah Indonesia kepada Bareskrim Polri
OJK Serahkan Tersangka Kasus PT Asuransi Jiwa Prolife ke Kejaksaan
OJK, Komdigi dan Perbankan Perkuat Upaya Pemberantasan Scam dan Judol
PLN Permudah Layanan, Pantau Listrik Cukup Lewat Kode Singkat
Tindak Lanjuti Putusan MK, OJK Tetapkan Kebijakan Pembayaran Manfaat Pensiunan
OJK Serahkan Tersangka Kasus PT BPR SAWA ke Kejaksaan Negeri Sidoarjo
OJK Lakukan Sita Aset Perkara Tindak Pidana PT Asuransi Jiwa Prolife Indonesia

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:55 WIB

OJK Serahkan Hasil Pemeriksaan Khusus PT Dana Syariah Indonesia kepada Bareskrim Polri

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:28 WIB

OJK Serahkan Tersangka Kasus PT Asuransi Jiwa Prolife ke Kejaksaan

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:34 WIB

OJK, Komdigi dan Perbankan Perkuat Upaya Pemberantasan Scam dan Judol

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:37 WIB

PLN Permudah Layanan, Pantau Listrik Cukup Lewat Kode Singkat

Senin, 13 Juli 2026 - 23:47 WIB

Tindak Lanjuti Putusan MK, OJK Tetapkan Kebijakan Pembayaran Manfaat Pensiunan

Berita Terbaru

Bupati Rembang, Harno menjadi pembina upacara peringatan Hari Jadi ke-285 Kabupaten Rembang di Alun-Alun Rembang, Senin (27/7).

Daerah

Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang

Senin, 27 Jul 2026 - 21:25 WIB

Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, mengingatkan masyarakat agCegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obatar lebih cerdas dalam memilih obat.

Daerah

Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat

Sabtu, 25 Jul 2026 - 23:02 WIB