Ribuan Mahasiswa KKN UPGRIS Siap Bentengi Desa dari Narkoba

Avatar photo

- Reporter

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah, Brigjen Pol. Dr. H. Agus Rohmat dan Rektor Universitas PGRI Semarang, Dr. H. Sapto Budoyo, menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Pelaksanaan Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi, Selasa (21/7).

Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah, Brigjen Pol. Dr. H. Agus Rohmat dan Rektor Universitas PGRI Semarang, Dr. H. Sapto Budoyo, menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Pelaksanaan Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi, Selasa (21/7).

Pilarjateng.com, Semarang – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah bersama Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Pelaksanaan Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi. Penandatanganan kerja sama tersebut dilaksanakan bersamaan dengan pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) kepada 1.134 mahasiswa yang akan diterjunkan ke Kabupaten Semarang, Demak, Kendal, dan Grobogan.

Perjanjian kerja sama yang  ditandatangani oleh Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah, Brigjen Pol. Dr. H. Agus Rohmat dan Rektor Universitas PGRI Semarang, Dr. H. Sapto Budoyo, S.H., M.H, Selasa (21/7) tersebut bertujuan memperkuat implementasi program P4GN melalui pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pembentukan relawan anti narkotika, pelaksanaan magang mahasiswa, penelitian, hingga pengembangan Kampus Bersinar.

Dalam sesi pembekalan materi, Kepala BNNP Jawa Tengah menegaskan bahwa penandatanganan MoU tersebut bukan sekadar seremoni administratif, tetapi menjadi komitmen bersama untuk membangun kolaborasi nyata dalam melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkoba.

“Perguruan tinggi memiliki peran yang sangat strategis dalam mendukung pelaksanaan P4GN melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi. Mahasiswa tidak cukup hanya menjadi peserta sosialisasi, tetapi harus tampil sebagai agent of change sekaligus agent of influence yang mampu menggerakkan masyarakat, termasuk melalui media digital,” tegasnya.

Baca Juga:  DPR Apresiasi Pemkab Rembang yang Telah Sukses Capai Status UHC

Brigjen Pol. Agus Rohmat juga  menjelaskan bahwa mahasiswa memiliki kreativitas, daya kritis, dan pengaruh yang besar di era digital. Karena itu, mahasiswa diharapkan mampu memanfaatkan berbagai platform media sosial untuk menyebarluaskan konten edukatif, kreatif, dan inspiratif mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba.

“Sebanyak seribu134 mahasiswa KKN UPGRIS akan diproyeksikan menjadi Sobat Bersinar, yaitu kader atau relawan anti narkoba yang mendukung Gerakan ANANDA Bersinar. Mari kita lawan propaganda narkoba dengan narasi positif yang mencerdaskan masyarakat. Gunakan media sosial sebagai ruang edukasi untuk mengajak masyarakat hidup sehat, produktif, dan bebas narkoba,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa melalui kerja sama ini mahasiswa UPGRIS memperoleh kesempatan lebih luas untuk mengikuti program magang di BNNP Jawa Tengah, pelatihan Penggiat Anti Narkoba, hingga kolaborasi penelitian terkait kebijakan P4GN berbasis data (evidence-based policy). Menurutnya, hasil penelitian akademik akan menjadi masukan penting dalam penyusunan strategi pemberantasan narkoba yang lebih efektif.

Baca Juga:  OJK Lakukan Sita Aset Perkara Tindak Pidana PT Asuransi Jiwa Prolife Indonesia

“Kolaborasi ini menjadi langkah awal yang melahirkan berbagai inovasi dan aksi nyata dalam membangun generasi muda yang sehat, cerdas, berkarakter, serta bebas dari penyalahgunaan narkoba. Kami percaya bahwa ketika dunia akademik, pemerintah, aparat penegak hukum, media, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat bersinergi, maka cita-cita mewujudkan Jawa Tengah Bersinar menuju Indonesia Bersinar akan semakin kuat dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Sementara itu, Rektor Universitas PGRI Semarang, Dr. H. Sapto Budoyo, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kerja sama dengan BNNP Jawa Tengah merupakan langkah strategis karena mahasiswa akan langsung terjun ke masyarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata.

“Mahasiswa akan hadir di tengah masyarakat sehingga dapat bersama-sama membantu BNN dalam memberikan edukasi mengenai bahaya narkoba. Ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat gerakan pencegahan dari tingkat desa,” ucapnya.

Ia menegaskan bahwa Kuliah Kerja Nyata (KKN) bukan sekadar kewajiban akademik untuk memenuhi beban SKS, melainkan laboratorium kehidupan yang memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam mengabdikan ilmu pengetahuan kepada masyarakat.

Baca Juga:  Sekda Jateng Tegaskan Pentingnya Kualitas Pengasuhan dan Pendidikan Anak

Menurutnya, sinergi dengan BNNP Jawa Tengah akan memberikan nilai tambah karena mahasiswa tidak hanya menjalankan program pengabdian, tetapi juga berkontribusi dalam membangun ketahanan masyarakat terhadap ancaman penyalahgunaan narkoba.

“Apa yang dipelajari di bangku kuliah harus diimplementasikan di tengah masyarakat. KKN menjadi jembatan yang menghubungkan teori dengan realitas kehidupan. Mahasiswa harus mampu menghadirkan solusi, memberikan edukasi, dan menjadi teladan di tengah masyarakat,” ungkap Rektor.

“Saya berharap kehadiran mahasiswa KKN juga mampu membantu BNN mengedukasi masyarakat tentang bahaya narkoba sehingga desa-desa yang menjadi lokasi KKN semakin tangguh dan mampu mewujudkan Desa Bersinar,” tegasnya.

Dalam arahannya kepada para mahasiswa, Rektor UPGRIS berpesan agar seluruh peserta KKN menjalankan pengabdian dengan penuh disiplin, menjaga integritas, mengimplementasikan ilmu yang dimiliki untuk membantu menyelesaikan berbagai persoalan di masyarakat, serta senantiasa menjaga nama baik almamater melalui prestasi dan akhlak yang mulia.

“Saya juga mengajak seluruh mahasiswa untuk turut membantu BNN dalam menyampaikan informasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba kepada masyarakat karena narkoba merupakan musuh bersama yang harus dilawan secara kolektif,” ujarnya.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Rembang Luncurkan Elektronifikasi Transaksi Pemda Melalui Pembayaran Elektronik
Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang
Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat
Sekda Jateng Tegaskan Pentingnya Kualitas Pengasuhan dan Pendidikan Anak
Pisowanan Agung, Merawat Warisan Leluhur Menyatukan Langkah Menuju Wonosobo Loh Jinawi
OJK Panggil Kredivo dan KrediFazz Terkait Dugaan Pelanggaran Etika Penagihan
Jateng dan Fujian Tiongkok Teken Dua Kesepakatan Strategis
Razia Gabungan di Sulang, Petugas Sita 25.200 Batang Rokok Ilegal

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 21:44 WIB

Pemkab Rembang Luncurkan Elektronifikasi Transaksi Pemda Melalui Pembayaran Elektronik

Senin, 27 Juli 2026 - 21:25 WIB

Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang

Sabtu, 25 Juli 2026 - 23:02 WIB

Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:51 WIB

Sekda Jateng Tegaskan Pentingnya Kualitas Pengasuhan dan Pendidikan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:29 WIB

Pisowanan Agung, Merawat Warisan Leluhur Menyatukan Langkah Menuju Wonosobo Loh Jinawi

Berita Terbaru

Bupati Rembang, Harno menjadi pembina upacara peringatan Hari Jadi ke-285 Kabupaten Rembang di Alun-Alun Rembang, Senin (27/7).

Daerah

Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang

Senin, 27 Jul 2026 - 21:25 WIB

Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, mengingatkan masyarakat agCegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obatar lebih cerdas dalam memilih obat.

Daerah

Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat

Sabtu, 25 Jul 2026 - 23:02 WIB