Sekda Jateng Tegaskan Pentingnya Kualitas Pengasuhan dan Pendidikan Anak

Avatar photo

- Reporter

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno memberikan sambutan di acara Seminar Hari Anak Nasional, di Gedung Dharma Wanita Jateng, Sabtu (25/7/2026).

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno memberikan sambutan di acara Seminar Hari Anak Nasional, di Gedung Dharma Wanita Jateng, Sabtu (25/7/2026).

Pilarjateng.com, Semarang – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, menegaskan peringatan Hari Anak Nasional tidak berhenti sebagai agenda seremonial tahunan belaka, melainkan momentum untuk terus memperkuat kualitas pengasuhan dan pendidikan anak secara menyeluruh.

Hal itu disampaikan saat Seminar Hari Anak Nasional, yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Daerah Perhimpunan Penyelenggara Pendidikan Anak Usia Dini (DPD PP PAUD) Jawa Tengah, di Gedung Dharma Wanita Jateng, Sabtu (25/7/2026).

Menurutnya, peringatan Hari Anak Nasional harus menjadi momentum bagi seluruh orang tua, pendidik, dan pemangku kepentingan, untuk kembali mengingat tanggung jawab bersama dalam mendidik anak secara menyeluruh. Sebab, pendidikan tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter anak.

Sumarno juga menegaskan bahwa pendidikan formal perlu diimbangi dengan pendidikan karakter, agar anak tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia dan memiliki nilai-nilai kebangsaan. Karena menurutnya, keluarga memiliki peran yang sangat penting dalam membangun karakter anak sejak usia dini.

Baca Juga:  Dindikpora Rembang Beri Pemahaman Hukum kepada Guru PJOK untuk Mitigasi Risiko Pembelajaran

“Hari Anak mengingatkan kembali, tanggung jawab kita sebagai orang tua terhadap anak-anak. Pendidikan tidak hanya pendidikan formal, tetapi juga bagaimana membangun karakter anak secara komprehensif,” ucap Sumarno, yang juga Pembina DPD PP PAUD Jawa Tengah ini.

Ia juga mengapresiasi penyelenggaraan seminar yang bertema “Anak Indonesia Bahagia, Bangsa Sehat” tersebut. Menurutnya, forum tersebut menjadi ruang penting untuk berdiskusi dan berbagi gagasan mengenai peningkatan kualitas PAUD.

“PAUD merupakan pondasi bagi anak-anak kita, sehingga menjadi tahapan pendidikan yang sangat strategis,” katanya.

Sekda menegaskan, kualitas pendidikan pada jenjang PAUD akan sangat menentukan keberhasilan anak pada jenjang pendidikan berikutnya. Karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, guru, dan orang tua untuk memastikan anak memperoleh fondasi pendidikan yang kuat.

Baca Juga:  Sebanyak 96 Tukang Ikuti Pelatihan dan Sertifikasi Jago Bangunan di Polines

Menurut Sumarno, melalui pembelajaran yang tepat sejak usia dini, anak-anak akan memiliki kesiapan belajar, karakter yang baik, serta kemampuan sosial dan emosional yang baik, sehingga bisa menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan masa depan.

Ketua DPD PP PAUD Jawa Tengah, Indah Sumarno, menjelaskan, forum itu diselenggarakan untuk membekali para pendidik, agar mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, sehat, inklusif, dan menyenangkan bagi anak-anak.

“Melalui forum ini, kami berharap para pendidik semakin memahami bahwa setiap anak berhak mendapatkan layanan pendidikan yang bebas dari kekerasan, menghargai keberagaman, serta mendukung kesehatan dan kesejahteraan mereka,” ucapnya.

Indah menambahkan, pendekatan pembelajaran pada anak usia dini harus berpusat pada anak, salah satunya dengan memberikan ruang yang seluas-luasnya untuk belajar melalui bermain.

Baca Juga:  Tim URC Polres Wonosobo Intensifkan Patroli Cegah Kejahatan Jalanan

Selain peningkatan kompetensi teknis mengajar, forum ini juga dirancang sebagai wadah untuk membangun jejaring dan kolaborasi antarpendidik, guna meningkatkan mutu layanan PAUD secara berkelanjutan di Jawa Tengah.

Indah menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah dan masyarakat, dalam memajukan dunia pendidikan anak.

“Keberhasilan pendidikan anak usia dini tidak bisa berdiri sendiri. Ini hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi yang erat antara penyelenggara, pendidik, orang tua, masyarakat, dunia usaha, hingga pemerintah,” tegasnya.

Melalui kegiatan itu, diharapkan seluruh peserta dapat mengimplementasikan ilmu dan wawasan yang diperoleh ke satuan PAUD masing-masing, sehingga tercipta ekosistem pendidikan anak usia dini yang berkualitas, ramah, dan membahagiakan di seluruh Jawa Tengah.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata
Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan
Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo
HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup
Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal
Pemkab Wonosobo Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga
OJK: Perbankan Tetap Optimis, Kinerja dan Risiko Terjaga di Triwulan III 2026
Waka BGN Ancam Tutup Permanen SPPG Tak Layak di Rembang

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 11:16 WIB

Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata

Jumat, 11 September 2026 - 18:52 WIB

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan

Jumat, 11 September 2026 - 18:32 WIB

Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo

Jumat, 11 September 2026 - 16:40 WIB

HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup

Jumat, 11 September 2026 - 09:54 WIB

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Berita Terbaru

Tim Gabungan kembali menggelar operasi rokok ilegal di Kabupaten Wonosobo pada Kamis (10/9/2026).

Daerah

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:54 WIB