Polres Demak Gelar Apel Kesiapsiagaan Hadapi Kekeringan dan Karhutla

Avatar photo

- Reporter

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Demak, AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra dan Bupati Demak dr. Hj. Eisti’anah meninjau langsung pasukan siaga lekeringan dan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tingkat Kabupaten Demak Tahun 2026 di Lapangan Wicaksana Laghawa Polres Demak, Selasa (11/8/2026).

Kapolres Demak, AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra dan Bupati Demak dr. Hj. Eisti’anah meninjau langsung pasukan siaga lekeringan dan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tingkat Kabupaten Demak Tahun 2026 di Lapangan Wicaksana Laghawa Polres Demak, Selasa (11/8/2026).

Pilarjateng.com, Demak – Polres Demak menggelar Apel Kesiapsiagaan Menghadapi Bahaya Kekeringan dan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tingkat Kabupaten Demak Tahun 2026 di Lapangan Wicaksana Laghawa Polres Demak, Selasa (11/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapan menghadapi potensi bencana yang meningkat selama musim kemarau. Apel melibatkan personel TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Palang Merah Indonesia (PMI), relawan serta unsur terkait lainnya.

Bupati Demak dr. Hj. Eisti’anah, yang hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan, musim kemarau membawa sejumlah risiko yang perlu diantisipasi bersama. Kekeringan dapat berdampak pada ketersediaan air, pertanian, kesehatan dan aktivitas masyarakat.

Baca Juga:  Lima Kapolsek Polres Demak Bergeser dalam Rotasi Jabatan

Sementara Karhutla berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan, gangguan kesehatan hingga kerugian sosial dan ekonomi. Karena itu, Bupati meminta kesiapsiagaan dilakukan sejak sebelum bencana terjadi. Deteksi dini, pemantauan wilayah rawan, edukasi masyarakat dan respons cepat perlu diperkuat oleh seluruh unsur yang terlibat.

“Kesiapsiagaan tidak boleh dilakukan setelah bencana terjadi. Kita harus bergerak sebelum kejadian, mencegah sebelum meluas, dan bertindak cepat ketika terjadi,” ucapmya.

Bupati juga meminta camat, kepala desa dan lurah mengajak masyarakat menjaga lingkungan serta tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. Selain itu, masyarakat yang terdampak kekeringan diminta mendapat perhatian, terutama dalam pemenuhan kebutuhan air bersih.

Kapolres Demak, AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra mengatakan, apel tersebut menjadi momentum untuk memastikan kesiapan personel, sarana prasarana serta pola koordinasi antarpihak dalam menghadapi potensi kekeringan dan Karhutla.

Baca Juga:  Sebanyak 62 Kios Pasar Desa Sedo Demak Terbakar, Kerugian Mencapai Rp 1,2 Miliar

Menurut AKBP Samel, Polres Demak bersama Polsek jajaran akan meningkatkan langkah pencegahan melalui patroli, pemantauan wilayah rawan serta edukasi kepada masyarakat.

Peran Bhabinkamtibmas juga akan dioptimalkan untuk mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, terutama pembakaran lahan secara sembarangan.

“Kami bersama seluruh stakeholder siap melakukan langkah-langkah pencegahan dan penanganan secara terpadu. Deteksi dini, patroli dan edukasi masyarakat akan terus kami perkuat agar setiap potensi Karhutla dapat diketahui dan ditangani sedini mungkin,” ucap Kapolres.

Baca Juga:  Polres Demak Dorong Pelajar Tak Mudah Terjebak Konten Deepfake

Selain kesiapan personel, Polres Demak juga menekankan pentingnya kesiapan peralatan dan komunikasi. Dengan dukungan lintas sektor, setiap kejadian diharapkan dapat segera ditangani sehingga tidak berkembang menjadi bencana yang lebih luas.

AKBP Samel mengajak masyarakat turut menjadi bagian dari upaya pencegahan. Warga diminta tidak membakar lahan, menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api atau potensi kebakaran.“Pencegahan Karhutla membutuhkan keterlibatan semua pihak. Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melapor apabila menemukan potensi kebakaran. Dengan sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah, relawan dan masyarakat, kita wujudkan Demak yang tangguh dan siap menghadapi ancaman bencana,” pungkasnya.8

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan
Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo
HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup
Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal
Pemkab Wonosobo Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga
OJK: Perbankan Tetap Optimis, Kinerja dan Risiko Terjaga di Triwulan III 2026
Waka BGN Ancam Tutup Permanen SPPG Tak Layak di Rembang
Pelajar di Demak Tewas Akibat Luka Tusuk, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 18:52 WIB

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan

Jumat, 11 September 2026 - 18:32 WIB

Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo

Jumat, 11 September 2026 - 16:40 WIB

HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup

Jumat, 11 September 2026 - 09:54 WIB

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Kamis, 10 September 2026 - 23:58 WIB

Pemkab Wonosobo Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga

Berita Terbaru

Tim Gabungan kembali menggelar operasi rokok ilegal di Kabupaten Wonosobo pada Kamis (10/9/2026).

Daerah

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:54 WIB