Mendikdasmen Abdul Mu’ti Kunjungi SDN 3 Kertek, Tanamkan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat

Avatar photo

- Reporter

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Republik Indonesia Prof. Dr. Abdul Mu’ti, membaur bersama para siswa SDN 3 Kertek, Kabupaten Wonosobo, Sabtu (15/8/2026).

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Republik Indonesia Prof. Dr. Abdul Mu’ti, membaur bersama para siswa SDN 3 Kertek, Kabupaten Wonosobo, Sabtu (15/8/2026).

Pilarjateng.com, Wonosobo – Suasana ceria dan penuh semangat mewarnai kunjungan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Republik Indonesia Prof. Dr. Abdul Mu’ti ke SDN 3 Kertek, Kabupaten Wonosobo, Sabtu (15/8/2026).

Kunjungan tersebut menjadi momentum istimewa bagi para siswa dan keluarga besar SDN 3 Kertek. Sejak pagi, Menteri Abdul Mu’ti bersama para siswa mengikuti Senam Anak Indonesia Hebat dengan penuh antusias. Kegiatan tersebut berlangsung meriah sekaligus menjadi bagian dari upaya menanamkan kebiasaan hidup sehat, aktif, disiplin, dan penuh keceriaan kepada anak-anak.

Senam Anak Indonesia Hebat sendiri merupakan salah satu bagian pendukung Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang dikembangkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah sebagai bagian dari penguatan karakter peserta didik. Gerakan tersebut diarahkan untuk membangun kebiasaan positif secara konsisten di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Abdul Mu’ti juga menyampaikan pesan moral kepada para siswa mengenai pentingnya membangun kebiasaan baik sejak dini. Iamengajak anak-anak untuk membiasakan bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, serta tidur cepat.

Baca Juga:  Polres Demak Inisiasi Sumur Bor untuk Wilayah Terdampak Kekeringan

Tujuh kebiasaan tersebut tidak hanya berkaitan dengan rutinitas sehari-hari, tetapi menjadi bagian dari pembentukan karakter anak agar tumbuh menjadi pribadi yang sehat, cerdas, disiplin, mandiri, memiliki kepedulian sosial, serta berakhlak baik. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menempatkan pembiasaan tersebut sebagai salahsatu upaya membentuk generasi Indonesia yang unggul dan berkarakter menuju Indonesia Emas 2045.

Suasana semakin akrab ketika Menteri Abdul Mu’ti berinteraksi langsung dengan sejumlah siswa. Ia berdialog dan menanyakan cita-cita serta harapan mereka di masa depan. Interaksi tersebut disambut antusias oleh para siswa yang tampak bersemangat menyampaikan cita-cita masing-masing.

Bagi para siswa, kesempatan bertemu dan berbincang langsung dengan Menteri Pendidikan menjadi pengalaman berharga. Kehadiran Menteri di lingkungan sekolah juga memberikan pesan bahwa pendidikan bukan hanya tentang kegiatan belajar di ruang kelas, tetapi juga tentang membangun keberanian, karakter, semangat meraih cita-cita, dan kepercayaan diri anak-anak untuk menatap masa depan.

Baca Juga:  Kapulaga Dorong Keluarga Naik Kelas dari Keterampilan hingga Akses Pasar

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat menyambut baik kunjungan Mendikdasmen ke Kabupaten Wonosobo, khususnya ke SDN 3 Kertek. Menurutnya, kehadiran Menteri di tengah-tengah para siswa menjadi bentuk perhatian sekaligus penyemangat bagi dunia pendidikan di daerah.

“Tentu kehadiran Bapak Menteri memberikan semangat dan kesan bagi kami, khususnya bagi anak-anak. Ini menjadi pengalaman yang sangat berarti bagi para siswa karena mereka dapat bertemu langsung dengan Menteri Pendidikan, menyampaikan cita-cita, sekaligus mendapatkan motivasi untuk terus belajar,” ujar Afif.

Bupati menilai penguatan karakter melalui pembiasaan positif perlu dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan. Sekolah, keluarga, pemerintah, dan masyarakat memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak, baik dari sisi pengetahuan maupun karakter.

“Kita ingin anak-anak Wonosobo tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, percaya diri, memiliki kepedulian terhadap sesama, dan mampu meraih cita-citanya. Karena itu, pendidikan harus kita dukung bersama, tidak hanya oleh sekolah, tetapi juga keluarga dan lingkungan masyarakat,” lanjutnya.

Baca Juga:  Tim URC Polres Wonosobo Intensifkan Patroli Cegah Kejahatan Jalanan

Kunjungan tersebut sekaligus menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam membangun kualitas pendidikan. Berbagai program penguatan karakter akan semakin optimal apabila diterapkan secara konsisten dan menjadi budaya dalam keseharian peserta didik.

Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat sendiri menekankan bahwa kebiasaan positif perlu dilakukan secara terus-menerus hingga menjadi budaya dan terinternalisasi sebagai karakter. Pelaksanaannya membutuhkan keterlibatan keluarga, satuan pendidikan, masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan.

Melalui kunjungan ini, SDN 3 Kertek tidak hanya menjadin tempat berlangsungnya kegiatan pendidikan, tetapi juga menjadi ruang perjumpaan yang mempertemukan semangat anak-anak, perhatian pemerintah, dan komitmen bersamauntuk membangun generasi masa depan.

Bagi Wonosobo, kehadiran Mendikdasmen di tengah para siswa menjadi penyemangat untuk terus menghadirkan pendidikan yang bermutu, inklusif, menyenangkan, sekaligus mampu membentuk karakter. Dari sekolah-sekolah di daerah, anak-anak Wonosobo diharapkan tumbuh dengan kebiasaan baik, semangat belajar, dan keberanian untuk bermimpi besar serta berkontribusi bagi bangsa dan negara.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan
Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo
Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal
Pemkab Wonosobo Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga
OJK: Perbankan Tetap Optimis, Kinerja dan Risiko Terjaga di Triwulan III 2026
Waka BGN Ancam Tutup Permanen SPPG Tak Layak di Rembang
Pelajar di Demak Tewas Akibat Luka Tusuk, Polisi Periksa Sejumlah Saksi
P4N Lemhannas RI Kaji Ketahanan Energi Wonosobo

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 18:52 WIB

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan

Jumat, 11 September 2026 - 18:32 WIB

Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo

Jumat, 11 September 2026 - 09:54 WIB

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Kamis, 10 September 2026 - 23:58 WIB

Pemkab Wonosobo Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga

Kamis, 10 September 2026 - 22:53 WIB

Waka BGN Ancam Tutup Permanen SPPG Tak Layak di Rembang

Berita Terbaru

Tim Gabungan kembali menggelar operasi rokok ilegal di Kabupaten Wonosobo pada Kamis (10/9/2026).

Daerah

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:54 WIB