Hadapi Nataru, Pemkab Wonosobo Gelar Rapat TPID

Avatar photo

- Reporter

Kamis, 19 Desember 2024 - 05:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menghadapi Nataru, Pemerintah Kabupaten Wonosobo menyelenggarakan High Level Meeting TPID, Rabu (18/12/2024).

Menghadapi Nataru, Pemerintah Kabupaten Wonosobo menyelenggarakan High Level Meeting TPID, Rabu (18/12/2024).

Pilarjateng.com, Wonosobo – Menghadapi perayaan dan pengamanan Hari Natal dan Tahun Baru 2025 (Nataru), Pemerintah Kabupaten Wonosobo menyelenggarakan High Level Meeting TPID, Rabu (18/12/2024).

Rapat yang berlangsung di Ruang Mangunkusuma, Setda Wonosobo tersebut dalam rangka mensinergikan Perangkat Daerah, Instansi Vertikal dan stakeholder terkait ketersediaan bahan kebutuhan masyarakat dan layanan umum dalam menghadapi Nataru.

Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat dalam arahannya menyampaikan, melalui forum ini diharapkan akanmeningkatkan sinergi antara Perangkat Daerah, instansi vertikal, dan stakeholder lainnya. Sehingga ketersediaan, keterjangkauan, dan keamanan kebutuhan pokok masyarakatdalam kondisi aman, termasuk layanan umum tetap terfasilitasi.

“Perayaan Nataru menuntut komitmen kita bersama untuk bersinergi dalam memastikan ketersediaan, keterjangkauan, dan keamanan kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) maupun layanan umum. Sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat terlaksana dengan optimal dan tidak timbul gejolak atau permasalahan di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Baca Juga:  Upacara HUT ke-81 RI di Wonosobo Dilaksanakan Tanpa Tenda

Bupati juga meminta untuk pastikan kondisi infrastruktur jalan dan sarana-prasarana lalu lintas dalam kondisi yang baik, termasuk sarana dan prasarana layanan umum tersedia secara memadai. Yang tidak kalah penting, tambah Bupati, perlunya dipersiapkan dengan baik strategi antisipatif terjadinya bencana alam.

“Mari perkuat komitmen dan sinergi untuk mempersembahkan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sekaligus menciptakan kondusivitas wilayah selama Hari Raya Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. Kondusivitas daerah hanya dapat diwujudkan melalui langkah kolaboratif dan strategi yang matang, singkirkan sejenak ego sektoral dan memperkuat soliditas, demi mewujudkan tujuan bersama,” pungkas bupati Afif. 

Baca Juga:  88 Siswa MAN 2 Rembang Alami Gejala Diare, Sekolah Terapkan Pembelajaran Daring

Sementara itu, Sekretaris Daerah Wonosobo One Andang Wardoyo, menekankan terkait langkah-langkah strategis yang perlu ditempuh untuk mencegah lonjakan harga dan menjaga stabilitas ekonomi.

“Perlu dirumuskan bersama jika terjadi inflasi, apa yang akan Pemkab lakukan agar bisa mengendalikan inflasi secara tepat,” tegas Andang.Menurutnya, Pemkab berkomitmen untuk bekerja sama dengan berbagai pihak guna menjaga ketersediaan barang dan jasa esensial pada harga yang terjangkau. Salah satunya melalui monitoring harga dan distribusi barang untuk menanggulangi potensi gejolak inflasi.

“TPID melalukan cek lapangan ketersediaan dan harga bapokting, jika ditemukan harganya tinggi maka dilakukan langkah dan skema antisipasi. Selain itu, pastikan destinasi dan atraksi pariwisata aman, Hotel homestay dan rumah makan dipantau, juga antisipasi gangguan kantibmas agar perayaan Natal bisa berjalan dengan lancar,” ujar Andang.

Baca Juga:  Sebanyak 96 Tukang Ikuti Pelatihan dan Sertifikasi Jago Bangunan di Polines

Sementara, Kepala Bagian Perekonomian Setda Wonosobo, Joko Widodo menjelaskan, rapat koordinasi persiapan perayaan Natal dan Tahun Baru 2025 memiliki relevansi yang sangat penting dalam konteks penyelenggaraan acara akhir tahun. Termasuk memberikan kesempatan kepada penyelenggara keamanan, kesehatan, dan acara dalam menyelaraskan langkah-langkah mereka. 

“Secara keseluruhan, koordinasi ini menjadi instrumen penting dalam menyusun rencana yang holistik dan terkoordinasi untuk merayakan Natal dan Tahun Baru, menjaga stabilitas ekonomi, dan memberikan perlindungan serta kenyamanan kepada masyarakat,” ujar  Joko.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata
Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan
Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo
HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup
Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal
Pemkab Wonosobo Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga
Waka BGN Ancam Tutup Permanen SPPG Tak Layak di Rembang
Pelajar di Demak Tewas Akibat Luka Tusuk, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 11:16 WIB

Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata

Jumat, 11 September 2026 - 18:52 WIB

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan

Jumat, 11 September 2026 - 18:32 WIB

Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo

Jumat, 11 September 2026 - 16:40 WIB

HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup

Jumat, 11 September 2026 - 09:54 WIB

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Berita Terbaru

Tim Gabungan kembali menggelar operasi rokok ilegal di Kabupaten Wonosobo pada Kamis (10/9/2026).

Daerah

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:54 WIB